Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Defisit APBN di Januari 2019 Capai Rp 45,6 Triliun

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 21 Februari 2019 | 06:43 WIB
Defisit APBN di Januari 2019 Capai Rp 45,6 Triliun
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada Januari 2019 masih mengalami defisit. Dia mencatat, defisit APBN 2019 pada Januari sebesar Rp 45,8 triliun.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebut, defisit APBN pada Januari 2019 lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 37,7 triliun.

"Keseimbangan primer juga mengalami defisit sebesar Rp 22,8 triliun, yang juga sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun lalu Rp 14,2 triliun," ujar Sri Mulyani di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).

Wanita yang akrab disapa Ani ini menuturkan, defisit yang terjadi pada APBN 2019 ini karena posisi belanja lebih tinggi dibandingkan pendapatan.

Dari sisi belanja, papar dia, belanja negara pada Januari 2019 sebesar Rp 153,8 triliun atau naik dibandingkan belanja tahun lalu di periode yang sama sebesar Rp 139,4 triliun.

Kenaikan belanja negara didorong dari belanja pemerintah yang sebesar Rp 76,1 triliun dan transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 77,7 triliun.

"Belanja negara sudah 6,3 persen dari total belanja di APBN. Kalau lihat realisasi belanja kementerian/lembaga melonjak cukup tinggi sebesar Rp 32 triliun lebih tinggi dibandingkan tahun lalu Rp 20,2 triliun. Sementara, belanja non kementerian/lembaga Rp 44,1 triliun hampir sama dengan tahun lalu sebesar Rp 44,4 triliun," tutur dia.

Lebih lanjut, Sri Mulyani mengatakan, dari pendapatan negara pada Januari 2019 mencapai Rp 108,1 triliun. Angka itu meningkat dibandingkan tahun lalu periode yang sama sebesar Rp 101,7 triliun.

"Dari sisi perpajakan sudah dikumpulkan Rp 89,8 triliun atau 5 persen dari target. Ini juga lebih tinggi dari tahun lalu yang terkumpul Rp 82,6 triliun atau 5,1 persen dari target kita," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Ekspor dari KB dan KITE Capai Rp 780,83 Triliun

Nilai Ekspor dari KB dan KITE Capai Rp 780,83 Triliun

Bisnis | Senin, 18 Februari 2019 | 14:34 WIB

Data BPS: Defisit 1,16 miliar Dolar AS Januari 2019 Paling Dalam Sejak 2014

Data BPS: Defisit 1,16 miliar Dolar AS Januari 2019 Paling Dalam Sejak 2014

News | Jum'at, 15 Februari 2019 | 12:38 WIB

APBN Pemerintah Disebut Bocor, Jokowi: Hitungannya dari Mana?

APBN Pemerintah Disebut Bocor, Jokowi: Hitungannya dari Mana?

News | Senin, 11 Februari 2019 | 02:00 WIB

Terkini

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB

Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?

Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:23 WIB