Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Penggabungan Layananan Keuangan Linkaja, Apa Keuntungannya?

Dythia Novianty | Manuel Jeghesta Nainggolan | Suara.com

Senin, 25 Februari 2019 | 10:22 WIB
Penggabungan Layananan Keuangan Linkaja, Apa Keuntungannya?
Ilustrasi aplikasi LinkAja. [Telkomsel]

Suara.com - Kartika Sutandi, CFA Director of institutional Equity Sales CGS-CIMB Securities menilai, penggabungan layanan keuangan berbasis elektronik milik perusahaan di bawah Kementrian BUMN menjadi LinkAja, dinilai sebagai sebuah langkah positif.

Kartika mengambil contoh di Hongkong, pemerintahnya hanya mengeluarkan satu kartu saja yaitu Octopus Card untuk melayani masyarakat dan turis yang hendak menggunakan public transport, berbelanja makanan, membeli tiket, dan berbelanja. Hal ini juga diterapkan di Singapura, pemerintahnya memiliki satu kartu yaitu EZ-Link Card.

"Sudah saatnya pemerintah memiliki universal payment system seperti LinkAja. Di negara lain Octopus dan Ez Card sudah ada sejak lama sekali dan di negara tersebut hanya ada satu," kata Kartika, di Jakarta, Senin (25/2).

Lebih lanjut, Kartika mengatakan, di Indonesia e-money baru ada beberapa tahun dan semua bank mengeluarkannya. Sebenarnya universal payment system lebih bagus kalau di keluarkan oleh pemerintah karena banyak data yang bisa di dapatkan dari penggunaan universal payment.

"Dengan satu perusahaan layanan keuangan berbasis digital, pemerintah dapat memiliki data keuangan serta behavior masyarakat dan turis yang datang," terangnya.

Selain itu dengan satu kartu yang dikeluarkan oleh pemerintah, menurut Kartika, akan terjadi efisiensi. Karena perusahaan BUMN tak perlu keluarkan CAPEX yang besar dan tidak perlu saling ‘membakar’ uang.

"Jika penyedia layanan keuangan berbasis elektronik lainnya harus membakar uang untuk mendapatkan pengguna, LinkAja tidak perlu. Cukup dengan menjadi penyedia pembayaran di jalan tol, transportasi publik milik negara, BPJS dan SPBU Pertamina sudah sangat cukup," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Alasan Migrasi Pengguna T-Cash ke LinkAja Bermasalah

Ini Alasan Migrasi Pengguna T-Cash ke LinkAja Bermasalah

Tekno | Sabtu, 23 Februari 2019 | 18:39 WIB

LinkAja Bermasalah, Migrasi Pengguna dari T-Cash Ditunda

LinkAja Bermasalah, Migrasi Pengguna dari T-Cash Ditunda

Tekno | Jum'at, 22 Februari 2019 | 21:28 WIB

3 Fakta Penting LinkAja, Aplikasi Pengganti T-Cash

3 Fakta Penting LinkAja, Aplikasi Pengganti T-Cash

Tekno | Jum'at, 22 Februari 2019 | 18:04 WIB

Lebih Mudah, Tcash Resmi Berubah Menjadi LinkAja

Lebih Mudah, Tcash Resmi Berubah Menjadi LinkAja

Tekno | Jum'at, 22 Februari 2019 | 12:44 WIB

Sinergi BRI - Tcash Perluas Layanan Keuangan Digital di Indonesia

Sinergi BRI - Tcash Perluas Layanan Keuangan Digital di Indonesia

Bisnis | Rabu, 28 Maret 2018 | 16:31 WIB

Terkini

Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?

Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB

Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta

Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:50 WIB

Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia

Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:30 WIB

Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!

Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:26 WIB

Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?

Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:00 WIB

Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal

Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:51 WIB

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:41 WIB

Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog

Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:31 WIB

IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat

IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:03 WIB

Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?

Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 12:59 WIB