Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Antam Kantongi Laba Bersih Capai Rp 874,42 Miliar di 2018

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 11 Maret 2019 | 14:33 WIB
Antam Kantongi Laba Bersih Capai Rp 874,42 Miliar di 2018
Direktur Keuangan Antam Dimas Wikan Pramudhito. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) mencatatkan laba bersih tahun 2018 sebesar Rp 874,42 miliar. Laba bersih itu naik 541 persen bila dibandingkan dengan capaian tahun 2017 yang hanya Rp 136,5 miliar.

Direktur Keuangan Antam, Dimas Wikan Pramudhito menerangkan, perolehan laba bersih itu didapat dari penjualan emas dan feronikel.

Tercatat, penjualan perseroan di 2018 sebesar Rp 25,24 triliun atau naik 99 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp 12,65 triliun.

"Komoditas utama Antam yakni emas membukukan capaian penjualan 27.894 kilogram (kg) atau yang tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Pada tahun sebelumnya, penjualan hanya 13.202 kg," kata Dimas di Hotel Intercontinental, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (11/3/2019).

"Dari segi nilai, komoditas itu menjadi komponen pembentuk pendapatan terbesar dengan kontribusi Rp 16,59 triliun atau 66 persen dari total penjualan bersih perseroan. Nilai penjualan ini adalah yang terbesar sepanjang sejarah perusahaan," Dimas menambahkan.

Sementara itu, penjualan feronikel menjadi pendorong kedua meningkatnya capaian laba bersih Antam dengan penjualan bersih sebesar Rp 4,66 triliun atau 18 persen dari total penjualan bersih.

Tak hanya emas dan feronikel, komoditas bauksit pun turut memberikan kontribusi positif. Sepanjang 2018, pendapatan dari bijih bauksit tercatat sebesar Rp 482 miliar atau tumbuh 21 persen dari capaian di tahun sebelumnya.

Sementara dari sisi volume produksi, perseroan telah memproduksi feronikel pada 2018 dengan volume 24.868 ton nikel, lebih besar 14 persen dari tahun sebelumnya.

"Peningkatan volume produksi dan penjualan feronikel sejalan dengan tercapainya stabilitas operasi produksi pabrik di Pomalaa, Sulawesi Tenggara yang saat ini memiliki kapasitas produksi terpasang hingga 27.000 ton nikel per tahun," pingkas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sumpit Emas 18 Karat Dijual di Australia, Tebak Berapa Harganya

Sumpit Emas 18 Karat Dijual di Australia, Tebak Berapa Harganya

Lifestyle | Minggu, 10 Maret 2019 | 09:33 WIB

8 Maret 2019 : Harga Jual Emas Antam Turun Rp 1.000 Per Gram

8 Maret 2019 : Harga Jual Emas Antam Turun Rp 1.000 Per Gram

Bisnis | Jum'at, 08 Maret 2019 | 11:14 WIB

Keindahan Kota Emas di Jantung Gurun Thar India, Bikin Decak Kagum

Keindahan Kota Emas di Jantung Gurun Thar India, Bikin Decak Kagum

Lifestyle | Rabu, 06 Maret 2019 | 18:30 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB