MRT Jakarta Akan Siapkan Gerbong Khusus Wanita

Dwi Bowo Raharjo | Achmad Fauzi
MRT Jakarta Akan Siapkan Gerbong Khusus Wanita
Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar memeriksa rangkaian kereta MRT di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta, Kamis (19/4).

Pihak MRT Jakarta tidak menyediakan tempat sampah di dalam rangkaian kereta.

Suara.com - Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta telah dilakukan uji coba dengan penumpang. Nantinya, Ratangga atau sebutan dari nama rangkaian Moda Raya Terpadu akan memanjakan penumpang, terutama perempuan.

PT MRT Jakarta akan menyediakan gerbong khusus perempuan di satu rangkaian kereta. Untuk diketahui, dalan satu rangkaian MRT terdapat 6 gerbong kereta.

"Akan ada satu unit (gerbong) kereta hanya untuk wanita. Gerbong khusus wanita," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Syahbandar, dalam konferensi pers di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).

William menerangkan, pihaknya tidak menyediakan tempat sampah di dalam rangkaian kereta. Hal ini sengaja untuk membiasakan diri masyarakat tidak membawa sampah ke transportasi massal.

"Kita juga enggak melengkapi tempat penyimpanan barang, karena ini di design kereta jarak pendek," tutur dia.

Sejumlah kereta listrik Ratangga di Depo Lebak Bulus, Jakarta, Senin (10/12). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Sejumlah kereta listrik Ratangga di Depo Lebak Bulus, Jakarta, Senin (10/12). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Ia menjelaskan, uji coba pengoperasian MRT Jakarta sebagai ajang meminta masukan penumpang dari pelayanan yang telah disediakan pemerintah.

"Kita sudah sediakan penunjuk jalan juga dan jalur antrian, tapi kita akan terus minta masukan dari para penumpang," ujar dia.

Untuk diketahui, uji coba operasional MRT hanya untuk publik yang sudah mendaftar. William mengungkapkan, sebanyak 285.600 orang akan menjajal uji publik transportasi massal ini.

"Pagi ini kita mulai membuka diri untuk uji coba publik. Selama 2 minggu ini kita akan mengundang penumpang 285.600 penumpang. Ini sudah kita buka pendaftaran, per 11 maret 184.730. Minggu ini semua udah abis. Minggu depan full kapasitas 28.800 setiap hari," kata dia di kantornya, Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2019) kemarin.

William melanjutkan, uji coba publik ini mulai dioperasikan pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Namun, minggu depan waktu operasional tersebut akan kembali diubah.

"Minggu depan kalau berjalan dengan baik kita tingkatan misal mulai jam 7, sehingga masyarakat bisa rasakan naik MRT ke kantor," jelas dia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS