Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Pembahasan Soal Pengangguran di Debat Cawapres Dinilai Tak Komprehensif

M. Reza Sulaiman | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 19 Maret 2019 | 02:00 WIB
Pembahasan Soal Pengangguran di Debat Cawapres Dinilai Tak Komprehensif
Cawapres nomor urut 01 K.H. Ma'ruf Amin dengan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno saat mengikuti debat putaran ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3).[Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Debat Calon Wakil Presiden sudah selesai digelar. Banyak gagasan-gagasan yang dilontarkan kedua cawapres, terutama soal pengangguran. Keduanya pun dengan tegas mengklaim bisa menurunkan pengangguran di Indonesia.

Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin memberikan gagasan hampir sama dengan pasangannya yakni bisa menurun pengangguran dengan kartu pra-kerja. Sedangkan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno bakal membasmi pengangguran dengan program OK OCE.

Lantas, bagaimanakah efektivitas dari gagasan yang dilontarkan dalam upaya menurunkan pengangguran?

Ekonom dari Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah menilai, kedua pasangan tidak melihat secara komperhensif terkait pengangguran ini.

Artinya, kedua pasangan hanya melihat dari suplai angkatan kerjanya saja, tidak memikirkan permintaan (demand) dari angkatan kerja itu.

"Keduanya enggak melihat dari sisi demandnya dari sisi industri dan ekonomi, jadinya selama hanya melaihat dari satu sisi efektivitasnya dipertanyakan. Jadi dua-duanya tidak menjadi solusi yang komperhensif," kata Piter saat dihubungi, Senin (18/3/2019) malam.

Menurut Piter, harusnya kedua pasangan melihat dari sisi industri yang menciptakan lapangan pekerjaan. Dia menjelaskan, harus meningkatkan pertumbuhan ekonomi agar industri bisa berkembang.

Jika ekonomi tumbuh tinggi, maka lapangan pekerjaan akan tercipta tersendiri dan bisa menyerap pengganguran.

"Dengan pertumbuhan ekonomi yang hanya 5 persen dibandingkan pertumbuhan pengangguran 3 juta per tahun kita sangat sulit. Kalau pertumbuhan ekonomi 5 persen daya serap pengangguran hanya 1,5 juta maksimum 2 juta, artinya kita bisa menyerap 1 juta," imbuh dia.

"Ini enggak bisa di atasi dengan kartu pra kerja, pelatihan atau OK Oce, ini enggak bisa yang harus ditumbuhkan ekonomi. Jadi itu tidak cukup," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPU Tegaskan Tak Larang Paslon Bawa Contekan dan Gadget saat Debat

KPU Tegaskan Tak Larang Paslon Bawa Contekan dan Gadget saat Debat

News | Senin, 18 Maret 2019 | 21:32 WIB

Sandiaga: Kalau Jadi Wapres, Semua Gaji Saya Bakal Diberikan ke Kaum Dhuafa

Sandiaga: Kalau Jadi Wapres, Semua Gaji Saya Bakal Diberikan ke Kaum Dhuafa

News | Senin, 18 Maret 2019 | 21:14 WIB

Prabowo - Sandiaga Bakal Alokasikan 10 Persen Dana Pendidikan buat Olahraga

Prabowo - Sandiaga Bakal Alokasikan 10 Persen Dana Pendidikan buat Olahraga

News | Senin, 18 Maret 2019 | 20:30 WIB

Bukan untuk Menuju Akhirat, TKN Jelaskan Infrastruktur Langit Ma'ruf Amin

Bukan untuk Menuju Akhirat, TKN Jelaskan Infrastruktur Langit Ma'ruf Amin

News | Senin, 18 Maret 2019 | 19:49 WIB

Debat Cawapres, Dekan FKUI Anggap Pembahasan Soal Stunting Belum Optimal

Debat Cawapres, Dekan FKUI Anggap Pembahasan Soal Stunting Belum Optimal

Health | Senin, 18 Maret 2019 | 18:02 WIB

Terkini

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:00 WIB

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:48 WIB

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:18 WIB

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:15 WIB

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Produksi Listrik EBT Tembus 8.743 GWh, Pertamina Genjot Transisi Energi

Produksi Listrik EBT Tembus 8.743 GWh, Pertamina Genjot Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:06 WIB

BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026

BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:59 WIB

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:56 WIB

IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya

IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:52 WIB