Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Ibu Kota Pindah, Bagaimana Nasib Dana Rp 571 Triliun untuk Bangun Jakarta?

Iwan Supriyatna | Stephanus Aranditio | Suara.com

Minggu, 05 Mei 2019 | 11:52 WIB
Ibu Kota Pindah, Bagaimana Nasib Dana Rp 571 Triliun untuk Bangun Jakarta?
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pintu Air Manggarai. [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan dana Rp 571 triliun yang sudah diajukan ke pemerintah pusat tetap milik Jakarta meski ada wacana pemindahan Ibu Kota ke luar Pulau Jawa. Dana itu akan digunakan untuk pembangunan Jakarta.

Anies mengatakan, dana pembangunan itu sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro sehingga tidak bisa diubah lagi.

"Kemarin di dalam sidang ini digarisbawahi oleh presiden ini dua hal berbeda. Ini (dana) untuk pembangunan di Jakarta dengan atau tanpa ibu kota di Jakarta, pembangunan itu tetap dilakukan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Sabtu (4/5/2019).

Mantan Mendikbud itu menjelaskan, dana Rp 571 triliun itu nantinya berasal dari banyak sumber seperti pinjaman, kerja sama swasta dan APBD.

Sementara jika menggunakan pinjaman atau investasi dari luar negeri, Pemprov DKI perlu mendapat persetujuan dari pemerintah pusat terlebih dahulu.

Namun hingga saat ini, Anies mengaku belum mengetahui rincian besaran dana dari tiap sumber anggaran.

"Nah, ini belum diputuskan besaran masing-masingnya," ujar Anies.

Sebelumnya, Anies sejalan dengan kenginan Presiden Joko Widodo yang meminta Pemprov DKI mengelola integrasi transportasi di Jabodetabek.

Namun demikian, untuk membangun proyek tersebut, Pemprov DKI membutuhkan dana sebesar Rp 571 triliun.

Anies menuturkan, anggaran ratusan triliun yang diajukan Pemprov itu untuk proses pembangunan dalam jangka waktu 10 tahun.

"Pembangunan sistem transportasi, pembangunan air bersih, surrey system, itu akan dikebut dalam 10 tahun. Proposal yang dibawa (Pemprov DKI) Jakarta disetujui. Bahwa diperlukan anggaran sebesar 571 Triliun. Lalu itu nanti akan dicarikan pendanaannya," kata Anies seusai menemani Jokowi menjajal MRT di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2019) lalu.

Dana tersebut dijelaskan Anies akan digunakan untuk membangun sarana transportasi umum di Jabodetabek yang lebih luas dan terjangkau seperti membangun kembali jalur MRT di berbagai titik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Mau Pindahkan Ibu Kota, Sandiaga: Its Not the Time

Jokowi Mau Pindahkan Ibu Kota, Sandiaga: Its Not the Time

News | Sabtu, 04 Mei 2019 | 17:31 WIB

Pemindahan Ibu Kota, Jokowi Diminta Lobi Politik ke Anggota DPR Baru

Pemindahan Ibu Kota, Jokowi Diminta Lobi Politik ke Anggota DPR Baru

News | Sabtu, 04 Mei 2019 | 16:41 WIB

Rencana Pemindahan Ibu Kota Juga Harus Dibarengi dengan Penataan Jakarta

Rencana Pemindahan Ibu Kota Juga Harus Dibarengi dengan Penataan Jakarta

News | Sabtu, 04 Mei 2019 | 15:33 WIB

Terkini

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:08 WIB

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:02 WIB

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:01 WIB

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:48 WIB

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:45 WIB

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB