Gamis Turki Banyak Diburu Emak-emak di Tanah Abang untuk Lebaran

Pebriansyah Ariefana | Muslimin Trisyuliono | Suara.com

Minggu, 12 Mei 2019 | 12:05 WIB
Gamis Turki Banyak Diburu Emak-emak di Tanah Abang untuk Lebaran
Gamis Turki di Tanah Abang. (Suara.com/Muslimin)

Suara.com - Gamis Turki menjadi buruan utama busana muslimah di Tanah Abang. Gamis Turki paling banyak dicari emak-emak dan anak muda untuk lebaran.

Pasar Tanah Abang menjadi alternatif pilihan berbelanja untuk mencari busana muslimah bagi warga Jakarta. Salah satu busana muslimah yang paling banyak dipilih yaitu jenis gamis Turki karena sedang tren dipasaran.

Menjelang lebaran ini terlihat pengunjung sudah memadati kawasan Pasar Tanah Abang. Seperti toko di Blok B bernama Larissa yang menjual berbagai jenis gamis terlihat pengunjung mulai berdatangan.

Dewi (40) pemilik toko mengatakan penjualan gamis Turki saat bulan puasa cukup meningkat. Modelnya yang simpel, menarik dan trendi membuat jenis gamis Turki banyak dicari pengunjung.

"Penjualan bisa dibilang meningkat dari seminggu sebelum puasa untuk gamis Turki. Ini saya bikin sendiri kita sesuaikan dengan yang sedang model dipasaran sekarang," ujar Dewi saat ditemui Suara.com, Minggu (12/5/2019).

Gamis Turki yang ia jual satu setel dengan kerudung dan aksesoris seperti kalung. Untuk bahan yang ia gunakan untuk gamis Turki yaitu kodorai dan ceruti karena dinilai tidak panas dan mudah dicuci.

Dewi menuturkan jenis gamis Turki bisa digunakan diberbagai acara. Modelnya yang simpel dengan bordir yang tidak terlalu ramai dan warnanya gampang diperpadukan dengan kerudung membuat gamis Turki ini laris dipasaran.

"Biasanya hari biasa paling bisa menjual 10-20 pasang, Sekarang pas puasa sudah bisa kejual 100 pasang untuk hampir satu minggu ini" tambahnya.

Selain itu gamis Turki bisa digunakan untuk ibu-ibu atau anak muda. Ia menyarankan untuk ibu-ibu muda bisa memperpadukan gamis Turki dengan kerudung tuban.

Untuk pengunjung gamis Turki disediakan semua ukuran mulai dari S hingga XL. Harga yang ditawarkan pun memurut Dewi relatif bersaing seperti di butik mengingat model yang dihasilkan tidak pasaran karena dibuat sendiri.

"Harga untuk gamis kita jual Rp 350 ribu - Rp 900 ribu tergantung bahan dan model. Untuk puasa saat ini yang beli bukan pedagang saja orang biasa banyak yang beli juga," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jual Kurma di Tanah Abang Mendadak Tajir, Untung Rp 5 Juta Sehari

Jual Kurma di Tanah Abang Mendadak Tajir, Untung Rp 5 Juta Sehari

Bisnis | Jum'at, 10 Mei 2019 | 17:32 WIB

Pasar Tanah Abang Blok G Dibongkar, 500 Pedagang Direlokasi

Pasar Tanah Abang Blok G Dibongkar, 500 Pedagang Direlokasi

News | Rabu, 24 April 2019 | 12:50 WIB

Ratapi Nasib, Korban Kebakaran Tanah Abang Jual Sisa Dagangan yang Selamat

Ratapi Nasib, Korban Kebakaran Tanah Abang Jual Sisa Dagangan yang Selamat

News | Senin, 22 April 2019 | 12:21 WIB

Kebakaran Blok C Tanah Abang Diduga karena Arus Pendek Listrik

Kebakaran Blok C Tanah Abang Diduga karena Arus Pendek Listrik

News | Senin, 22 April 2019 | 12:12 WIB

Kebakaran di Blok C Pasar Tanah Abang, Api Berasal dari Gudang Pakaian

Kebakaran di Blok C Pasar Tanah Abang, Api Berasal dari Gudang Pakaian

News | Senin, 22 April 2019 | 11:58 WIB

Terkini

OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027

OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:07 WIB

Penumpang Whoosh Naik 11% saat Lebaran 2026, Tren Pengguna Kereta Cepat ke Bandung Masih Tinggi

Penumpang Whoosh Naik 11% saat Lebaran 2026, Tren Pengguna Kereta Cepat ke Bandung Masih Tinggi

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:50 WIB

Diskon Tol 30 Persen Jasa Marga Berlaku 2627 Maret 2026, Strategi Urai Puncak Arus Balik Lebaran

Diskon Tol 30 Persen Jasa Marga Berlaku 2627 Maret 2026, Strategi Urai Puncak Arus Balik Lebaran

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:36 WIB

IHSG Babak Belur di Sesi I: Merosot 1,21Persen, Tertekan Pelemahan Rupiah

IHSG Babak Belur di Sesi I: Merosot 1,21Persen, Tertekan Pelemahan Rupiah

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:23 WIB

Awas Harga BBM Naik! Indonesia Tidak Termasuk Negara Diizinkan Lewat Selat Hormuz

Awas Harga BBM Naik! Indonesia Tidak Termasuk Negara Diizinkan Lewat Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:18 WIB

Geopolitik Memanas, IHSG Terkoreksi ke Level 7.214

Geopolitik Memanas, IHSG Terkoreksi ke Level 7.214

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:15 WIB

H+5 Lebaran, Harga Pangan Mulai Turun: Cabai Rawit dari Rp110 Ribu ke Rp90 Ribu Per Kilogram

H+5 Lebaran, Harga Pangan Mulai Turun: Cabai Rawit dari Rp110 Ribu ke Rp90 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:11 WIB

Penerimaan Bea Cukai Tumbuh 7% di Maret 2026, Purbaya Akan Lebih Galak ke Rokok Ilegal

Penerimaan Bea Cukai Tumbuh 7% di Maret 2026, Purbaya Akan Lebih Galak ke Rokok Ilegal

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:58 WIB

Resmi Diperpanjang, Ini Cara Lapor SPT Tahunan melalui Coretax 2026

Resmi Diperpanjang, Ini Cara Lapor SPT Tahunan melalui Coretax 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:51 WIB

Rapor Bagus PGE Dinilai sebagai Sinyal Positif untuk Pengembangan Energi Panas Bumi di Indonesia

Rapor Bagus PGE Dinilai sebagai Sinyal Positif untuk Pengembangan Energi Panas Bumi di Indonesia

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:46 WIB