Bayar Rp 15 Juta, Mudik Naik Helikopter dari Jakarta ke Bandung

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 03 Juni 2019 | 14:05 WIB
Bayar Rp 15 Juta, Mudik Naik Helikopter dari Jakarta ke Bandung
Mudik dengan helikopter. (Antara)

Suara.com - Mudik naik helikopter dilirik warga Jakarta yang ingin mudik ke kota terdekat sekitar Banten, dan Jawa Barat. Helikopter saat ini sudah menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat untuk mudik dan balik Lebaran dengan alasan agar cepat dan nyaman sampai tujuan.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis Whitesky Aviation Ari Nurwanda menjelaskan untuk lebaran tahun ini perusahaan sudah mendapat pesanan mengantarkan penumpang untuk mudik tujuan Bandung dan balik ke Jakarta untuk 30 penerbangan, yang sebagian besar dipesan oleh pihak keluarga.

"Alasan kepadatan arus lalu lintas karena pembangunan sejumlah infrastruktur menjadikan helikopter kini sudah menjadi pilihan alat transportasi mudik dan balik, walaupun masih terbatas untuk rute Jakarta-Bandung pergi pulang," kata Ari Nurwanda kepada pers di Jakata, Senin (3/6/2019).

Untuk helikopter yang digunakan mengangkut mudik dan balik adalah jenis Bell 505. Kapasitas angkut maksimal empat penumpang dengan lama perjalanan 40-45 menit rute Jakarta - Bandung.

"Tarif sekali jalan Jakarta ke Bandung saat Lebaran kita diskon jadi Rp 15 juta per satu helikopter yang bisa diisi empat penumpang. Kalau tarif normal selain Lebaran hingga Rp17 juta sekali jalan per helikopter," kata Ari.

Untuk tujuan kota mudik atau balik bisa disesuaikan dengan permintaan calon penumpang, asalkan permintaan dilakukan setidaknya dua hari sebelum hari H keberangkatan.

Terkait dengan peluang bisnis transportasi menggunakan helikopter, Ari Nurwanda, mengatakan kedepannya akan berkembang cukup pesat, apalagi sedang dibangun heliport di Cengkareng, Banten, untuk mengakomodasi penumpang penumpang penerbangan pesawat baik dari dalam maupun luar negeri.

"Kita sudah berdiri sejak 2017 dan perkembangan dari tahun ke tahun, permintaan menggunakan helikopter untuk transportasi bertambah 40 persen," katanya.

Jika dilihat dari segmen penumpang yang menggunakan helikopter, sebagian besar atau 60 persen disewa oleh keluarga dan sisanya 40 persen digunakan oleh perusahaan.

Melihat peluang bisnis transportasi yang cerah tersebut, perusahaan ingin melakukan ekspansi rute penerbangan tidak hanya ke Bandung tapi juga ke sejumlah tujuan lain seperti Kepulauan Seribu, Lampung, Cilegon, dan Pelabuhan Ratu.

Dia optimistis kedepan masyarakat yang menggunakan helikopter sebagai alat transportasi agar lebih cepat dan nyaman akan terus berkembang, sehingga perusahaan akan mendatangkan dua helikopter jenis Bell lagi tahun ini. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Pemudik Pengguna Bus Tujuan Blitar Menurun

Jumlah Pemudik Pengguna Bus Tujuan Blitar Menurun

Lifestyle | Senin, 03 Juni 2019 | 03:00 WIB

556.727 Pemudik dari Jawa Menyeberang ke Sumatera

556.727 Pemudik dari Jawa Menyeberang ke Sumatera

News | Minggu, 02 Juni 2019 | 21:58 WIB

Cerita Para Pemudik Pindah Jalur Saat Tol Dibuat One Way, Kocak

Cerita Para Pemudik Pindah Jalur Saat Tol Dibuat One Way, Kocak

Otomotif | Minggu, 02 Juni 2019 | 18:29 WIB

Tidak Sembarangan, Ternyata Ini Cara Sopir Bus Jika Ingin Lewat Jalan Tol

Tidak Sembarangan, Ternyata Ini Cara Sopir Bus Jika Ingin Lewat Jalan Tol

Otomotif | Minggu, 02 Juni 2019 | 17:25 WIB

Jalur Nagreg Tak Lagi Macet, Wakapolri Sebut Efek Tol Trans Jawa

Jalur Nagreg Tak Lagi Macet, Wakapolri Sebut Efek Tol Trans Jawa

Jabar | Sabtu, 01 Juni 2019 | 18:54 WIB

Terkini

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:51 WIB

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:33 WIB

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:56 WIB

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:51 WIB

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:20 WIB

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:19 WIB