Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Pemerintah Diminta Buat Inisiatif Baru Tangkal Perang Dagang AS - China

Pebriansyah Ariefana | Muslimin Trisyuliono | Suara.com

Minggu, 09 Juni 2019 | 15:08 WIB
Pemerintah Diminta Buat Inisiatif Baru Tangkal Perang Dagang AS - China
Ketua DPR Bambang Soesatyo. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan pemerintah harus mengantisipasi dampak perang dagang antara Amerika Serikat dan China dalam waktu dekat. Menurutnya perang dagang tersebut berpotensi merusak sistem dan mekanisme perdagangan dunia termasuk di Indonesia.

Dalam seruannya, pria yang biasa disapa Bamsoet ini mengajak pemerintah dan DPR tidak boleh pasif dalam menanggapi hal tersebut. Oleh karena itu, pihaknya meminta TNI dan Polri turut serta menjaga stabilitas keamanan nasional dan ketertiban umum.

"Pemerintah dan DPR perlu merumuskan berbagai inisiatif baru untuk menyiasati periode ketidakpastian global yang tereskalasi akibat potensi rusaknya sistem dan mekanisme perdagangan dunia, ekses dari perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan Cina," ujar Bambang Soesatyo dari keterangan yang diterima Suara.com, Minggu (9/6/2019).

Selain itu, Bambang menilai pasar Indonesia berpotensi dibanjiri produk impor asal China sehingga melemahkan ekspor. Ia mencontohkan salah satu produk yaitu baja asal China yang akan berpotensi mendepresiasasi atau penyusutan rupiah akibat tingginya volume impor.

"Bisa dipastikan bahwa kinerja ekspor akan melemah, sehingga defisit neraca perdagangan bisa berkepanjangan. Laju ekspor sejumlah komoditas unggulan Indonesia, seperti minyak sawit mentah atau CPO (crude palm oil) dan karet, tidak akan mulus lagi," tambahnya.

Menurutnya, Indonesia memiliki modal pertumbuhan lainnya seperti konsumsi masyarakat yang diupayakan tetap tinggi oleh pemerintah. Seperti yang dinyatakan oleh tiga lembaga pemeringkat internasional, yakni Standard and Poor's atau S&P Global Rating, Fitch Ratings dan Moody’s.

"Modal dasar itu bisa dieksploitasi untuk mempertebal daya tahan ekonomi nasional. Syarat utamanya adalah terjaganya stabilitas keamanan nasional, ketertiban umum dan terjaganya stabilitas politik," terangnya.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menaikan tarif impor 200 miliar dolar AS pada 25 persen barang-barang China. Trump menilai China telah menaikan jumlah barang impornya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjebak Perang Dagang, Harley-Davidson Bakal Hengkang ke Eropa?

Terjebak Perang Dagang, Harley-Davidson Bakal Hengkang ke Eropa?

Otomotif | Kamis, 06 Juni 2019 | 20:00 WIB

Ketua DPR : Elite Politik harus Terapkan Nilai-nilai Pancasila

Ketua DPR : Elite Politik harus Terapkan Nilai-nilai Pancasila

DPR | Sabtu, 01 Juni 2019 | 15:58 WIB

Ketua DPR : Ani Yudhoyono Turut Andil Sukseskan Pembangunan Indonesia

Ketua DPR : Ani Yudhoyono Turut Andil Sukseskan Pembangunan Indonesia

DPR | Sabtu, 01 Juni 2019 | 16:00 WIB

Perang Dagang dengan AS Disebut Pengaruhi Industri Otomotif China

Perang Dagang dengan AS Disebut Pengaruhi Industri Otomotif China

Otomotif | Sabtu, 01 Juni 2019 | 13:26 WIB

Ketua DPR Berpesan agar Pemudik Patuhi Peraturan Lalu Lintas

Ketua DPR Berpesan agar Pemudik Patuhi Peraturan Lalu Lintas

DPR | Jum'at, 31 Mei 2019 | 18:34 WIB

Terkini

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:58 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:22 WIB

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:14 WIB

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:55 WIB

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:08 WIB

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:02 WIB

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:01 WIB

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB