Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Tiket Pesawat Mahal, Pengusaha Sebut Okupansi Hotel Menurun saat Lebaran

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 11 Juni 2019 | 00:10 WIB
Tiket Pesawat Mahal, Pengusaha Sebut Okupansi Hotel Menurun saat Lebaran
Ilustrasi hotel murah. (Pixabay)

Suara.com - Pengusaha hotel mengeluhkan okupansi atau unit terpakai yang mengalami penurunan pada musim mudik lebaran 2019. Penurunan jumlah tersebut akibat imbas dari mahalnya tiket pesawat.

Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran mengatakan, penurunan jumlah pengunjung tidak dirasakan hanya di Pulau Jawa saja. Mahalnya tiket pesawat dinilai membuat pemudik tidak bisa memaksimalkan kunjungannya kekampung halamannya.

"Di daerah Jawa ada beberapa masih ada yang cukup baik, karena transportasinya ada melalui darat, tetapi untuk daerah lain seperti Sumatera dan Kalimantan terkendala masalah tiket pesawat," ujar Maulana Yusran saat dihubungi Suara.com, Senin (10/6/2019).

Yusran menuturkan, pada mudik tahun ini jumlah pengunjung hotel mengalami pergeseran. Menurutnya pemudik banyak yang menggunakan jalur darat menuju kampung halaman, sehingga durasi kunjungan lebih singkat.

"Yang kita hitung sekarang berapa lama momentum tingkat hunian itu bisa tinggi. Kalau biasanya dari tahun ke tahun bisa lima atau tujuh hari, kalau sekarang menjadi pendek antara dua hingga tiga hari," tambahnya.

Ia menyebut penurunan jumlah pengunjung saat mudik lebaran baru terjadi pada tahun ini. Bahkan, Yusran menegaskan banyak masyarakat memanfaatkan berlibur lebaran untuk bepergian keluar negeri.

"Tahun kemarin kita tidak ada masalah dengan tiket pesawat ya, banyak masyarakat memanfaatkan momentum mudik ada berwisata ke daerah. Kalau sekarang berbeda, mereka justru melakukan perjalan ke luar negeri," terangnya.

Untuk wilayah Jabodetabek, Yusran mengatakan terjadi penurunan pengunjung. Menurutnya hal tersebut terjadi karena mayoritas pendatang yang memanfaatkan mudik ke kampung halaman.

"Momentum lebaran daerah lain seperti Jakarta tentu lebih rendah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berharap BUMN Bisa Lebih Baik, Menteri Rini: Supaya Jauh dari Korupsi

Berharap BUMN Bisa Lebih Baik, Menteri Rini: Supaya Jauh dari Korupsi

Bisnis | Senin, 10 Juni 2019 | 19:28 WIB

Opsi Undang Maskapai Asing Masuk RI Bakal Dibahas Pekan Depan

Opsi Undang Maskapai Asing Masuk RI Bakal Dibahas Pekan Depan

Bisnis | Senin, 10 Juni 2019 | 12:47 WIB

Rektor Unbaja Kecelakaan Setelah Mudik Lebaran, Dua Anaknya Tewas

Rektor Unbaja Kecelakaan Setelah Mudik Lebaran, Dua Anaknya Tewas

Banten | Senin, 10 Juni 2019 | 03:00 WIB

Ratusan Ribu Pemudik Arus Balik Lebaran Mulai Melintas di Kota Bekasi

Ratusan Ribu Pemudik Arus Balik Lebaran Mulai Melintas di Kota Bekasi

Jabar | Minggu, 09 Juni 2019 | 22:15 WIB

120 Orang Tewas, Kemenhub Sebut Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2019 Menurun

120 Orang Tewas, Kemenhub Sebut Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2019 Menurun

News | Minggu, 09 Juni 2019 | 20:18 WIB

Terkini

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:23 WIB

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:17 WIB

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:51 WIB

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:47 WIB

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:32 WIB

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg

Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:10 WIB