Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.343,711
LQ45 630,859
Srikehati 307,881
JII 380,533
USD/IDR 17.914

Tiket Pesawat Mahal, Pengusaha Sebut Okupansi Hotel Menurun saat Lebaran

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 11 Juni 2019 | 00:10 WIB
Tiket Pesawat Mahal, Pengusaha Sebut Okupansi Hotel Menurun saat Lebaran
Ilustrasi hotel murah. (Pixabay)

Suara.com - Pengusaha hotel mengeluhkan okupansi atau unit terpakai yang mengalami penurunan pada musim mudik lebaran 2019. Penurunan jumlah tersebut akibat imbas dari mahalnya tiket pesawat.

Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran mengatakan, penurunan jumlah pengunjung tidak dirasakan hanya di Pulau Jawa saja. Mahalnya tiket pesawat dinilai membuat pemudik tidak bisa memaksimalkan kunjungannya kekampung halamannya.

"Di daerah Jawa ada beberapa masih ada yang cukup baik, karena transportasinya ada melalui darat, tetapi untuk daerah lain seperti Sumatera dan Kalimantan terkendala masalah tiket pesawat," ujar Maulana Yusran saat dihubungi Suara.com, Senin (10/6/2019).

Yusran menuturkan, pada mudik tahun ini jumlah pengunjung hotel mengalami pergeseran. Menurutnya pemudik banyak yang menggunakan jalur darat menuju kampung halaman, sehingga durasi kunjungan lebih singkat.

"Yang kita hitung sekarang berapa lama momentum tingkat hunian itu bisa tinggi. Kalau biasanya dari tahun ke tahun bisa lima atau tujuh hari, kalau sekarang menjadi pendek antara dua hingga tiga hari," tambahnya.

Ia menyebut penurunan jumlah pengunjung saat mudik lebaran baru terjadi pada tahun ini. Bahkan, Yusran menegaskan banyak masyarakat memanfaatkan berlibur lebaran untuk bepergian keluar negeri.

"Tahun kemarin kita tidak ada masalah dengan tiket pesawat ya, banyak masyarakat memanfaatkan momentum mudik ada berwisata ke daerah. Kalau sekarang berbeda, mereka justru melakukan perjalan ke luar negeri," terangnya.

Untuk wilayah Jabodetabek, Yusran mengatakan terjadi penurunan pengunjung. Menurutnya hal tersebut terjadi karena mayoritas pendatang yang memanfaatkan mudik ke kampung halaman.

"Momentum lebaran daerah lain seperti Jakarta tentu lebih rendah," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berharap BUMN Bisa Lebih Baik, Menteri Rini: Supaya Jauh dari Korupsi

Berharap BUMN Bisa Lebih Baik, Menteri Rini: Supaya Jauh dari Korupsi

Bisnis | Senin, 10 Juni 2019 | 19:28 WIB

Opsi Undang Maskapai Asing Masuk RI Bakal Dibahas Pekan Depan

Opsi Undang Maskapai Asing Masuk RI Bakal Dibahas Pekan Depan

Bisnis | Senin, 10 Juni 2019 | 12:47 WIB

Rektor Unbaja Kecelakaan Setelah Mudik Lebaran, Dua Anaknya Tewas

Rektor Unbaja Kecelakaan Setelah Mudik Lebaran, Dua Anaknya Tewas

Banten | Senin, 10 Juni 2019 | 03:00 WIB

Ratusan Ribu Pemudik Arus Balik Lebaran Mulai Melintas di Kota Bekasi

Ratusan Ribu Pemudik Arus Balik Lebaran Mulai Melintas di Kota Bekasi

Jabar | Minggu, 09 Juni 2019 | 22:15 WIB

120 Orang Tewas, Kemenhub Sebut Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2019 Menurun

120 Orang Tewas, Kemenhub Sebut Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2019 Menurun

News | Minggu, 09 Juni 2019 | 20:18 WIB

Terkini

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM

Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram

Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan

Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:51 WIB

Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional

Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Sport | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:33 WIB

×