Pupuk Indonesia Raih Penghargaan Indonesia Most Creative Company 2019

Chandra Iswinarno, Muslimin Trisyuliono

Rabu, 19 Juni 2019 | 23:29 WIB
Pupuk Indonesia Raih Penghargaan Indonesia Most Creative Company 2019
PT Pupuk Indonesia (Persero) mendapatkan penghargaan sebagai Indonesia Most Creative Company 2019 dari majalah SWA.(Dok. PT Pupuk Indonesia)

Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) mendapatkan penghargaan sebagai Indonesia Most Creative Company 2019 dari majalah SWA. Penghargaan tersebut diberikan karena Pupuk Indonesia dinilai berhasil mewujudkan sinergi antar anak perusahaan di bidang pupuk sehingga produk yang dihasilkan memiliki daya saing tinggi.

Penghargaan diberikan oleh Pimpinan Umum majalah SWA Kemal Gani dan Direktur Eksekutif PPM Management Bramantyo Ilham kepada Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia Wijaya Laksana.

Menurutnya, kunci untuk meningkatkan daya saing produk pupuknya dilakukan melalui program revitalisasi pabrik yang terus dilakukan.

"Untuk meningkatkan daya saing kami akan terus melakukan efisiensi. Salah satu upaya efisiensi yang sudah berhasil diwujudkan yakni dalam hal efisiensi pemakaian bahan baku, dan ditopang juga dengan program revitalisasi pabrik yang kami lakukan," ujar Wijaya Laksana, Rabu (19/6/2019).

Wijaya menuturkan sebagai Investment Holding Company yang menaungi 10 perusahaan agrokimia dan petrokimia, Pupuk Indonesia memiliki fokus untuk memperkuat mutu dan daya saing melalui pengembangan inovasi dan produktivitas di setiap anak usahanya. Alhasil, dari usahanya tersebut dapat memacu pertumbuhan perusahaan yang positif setiap tahunnya.

Ia juga mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus memberi semangat untuk Pupuk Indonesia Grup dalam berinovasi mengembangkan perusahaan. Menurutnya kinerja positif pada tahun 2018 membuat gencarnya program transformasi yang diterapkan Pupuk Indonesia.

"Kami juga akan semakin fokus kepada bisnis-bisnis anak perusahaan yang bergerak di bidang non pupuk sehingga dapat lebih berkontribusi terhadap kinerja holding," tambahnya.

Diketahui, transformasi di tahun 2018 Pupuk Indonesia telah mencanangkan program Proyek NPK 2,4 juta ton yaitu pembangunan pabrik-pabrik NPK baru sebagai wujud upaya Perusahaan untuk lebih fokus pada produk non urea.

Proyek ini telah ditandai dengan pembangunan pabrik NPK di PT Pusri Palembang dan juga rencana pembangunan pabrik NPK di PT PIM pada awal tahun 2019.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intip Capaian Produksi Pupuk Indonesia Hingga April 2018

Intip Capaian Produksi Pupuk Indonesia Hingga April 2018

Bisnis | Jum'at, 01 Juni 2018 | 15:03 WIB

Pupuk Indonesia Bidik Pengembangan NPK Hingga 2,4 Juta Ton

Pupuk Indonesia Bidik Pengembangan NPK Hingga 2,4 Juta Ton

Bisnis | Jum'at, 11 Mei 2018 | 16:41 WIB

Mentan: Pupuk Telat 1 Minggu Bisa Timbul Kerugian Rp40 Triliun

Mentan: Pupuk Telat 1 Minggu Bisa Timbul Kerugian Rp40 Triliun

Bisnis | Senin, 12 Maret 2018 | 21:45 WIB

PT Pupuk Indonesia Revitalisasi Dua Pabrik Pupuk

PT Pupuk Indonesia Revitalisasi Dua Pabrik Pupuk

Bisnis | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 02:22 WIB

Terkini

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

×