- GEBRAK gandeng vapestore Jakarta edukasi bahaya tar dan pengurangan risiko bagi perokok dewasa.
- Vapestore jadi garda terdepan edukasi penggunaan vape yang bertanggung jawab dan bebas narkoba.
- Gerakan sosial GEBRAK pastikan produk alternatif hanya untuk konsumen dewasa berusia 21 ke atas.
Suara.com - Gerakan Bebas Asap Tar dan Rokok (GEBRAK) kembali tancap gas dalam memperkuat perannya sebagai motor penggerak edukasi bagi perokok dewasa. Kali ini, GEBRAK menggandeng sejumlah unit usaha vapestore di Jakarta untuk mendorong penyebaran informasi yang akurat mengenai produk tembakau alternatif sebagai upaya pengurangan risiko kesehatan.
Langkah nyata ini dimulai melalui rangkaian sosialisasi perdana di tiga titik strategis pada Senin (9/3/2026), yakni Panda Vapestore, VapePackers, dan Sarang Vapers. Dalam aksi tersebut, GEBRAK melakukan pemasangan stiker edukasi sekaligus memberikan sertifikat partisipasi sebagai simbol komitmen toko dalam mendukung penggunaan produk yang bertanggung jawab.
Ketua GEBRAK, Garindra Kartasasmita, menegaskan bahwa vapestore memiliki posisi krusial sebagai garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan konsumen. Menurutnya, keterlibatan pemilik toko adalah kunci agar informasi yang sampai ke masyarakat bersifat objektif dan berbasis bukti ilmiah.
“Edukasi ini penting karena perilaku pengguna berperan besar dalam membentuk pandangan masyarakat terhadap produk ini. Kami ingin perokok dewasa yang ingin beralih memahami betul produk yang mereka gunakan, sehingga bisa membuat keputusan cermat untuk mengurangi paparan asap rokok dan tar,” ujar Garindra di Jakarta.
Selain soal pengurangan risiko, GEBRAK juga menitikberatkan pada aspek legalitas dan keamanan, termasuk imbauan keras untuk menghindari penyalahgunaan vape dengan narkoba serta memastikan produk hanya dikonsumsi oleh mereka yang berusia 21 tahun ke atas.
Senada dengan visi tersebut, para pelaku usaha menyambut positif gerakan non-merek ini. Pemilik Panda Vapestore, Azkanio Panda, menilai industri vape saat ini sangat membutuhkan gerakan sosial yang murni merangkul masyarakat tanpa kepentingan dagang tertentu.
“Industri vape butuh gerakan yang benar-benar terjun ke masyarakat tanpa membawa brand. Itulah alasan saya selalu mendukung GEBRAK. Kita maju bareng-bareng,” kata Azkanio.
Di sisi lain, Rhomedal Aquino selaku pemilik VapePackers menekankan bahwa peran toko bukan sekadar mengejar target penjualan, melainkan memberikan solusi bagi perokok dewasa. Ia pun memberlakukan aturan ketat terkait batasan usia bagi konsumennya.
“Kami sangat tegas terhadap pembatasan usia dan tidak ragu melakukan pemeriksaan identitas. Gerakan GEBRAK ini menyenangkan karena menghidupkan kembali semangat edukasi,” tegas Rhomedal.
Baca Juga: BRIN Ungkap Produk Tembakau Alternatif Minim Risiko Toksikan, Apa Itu?
Hal serupa diamini oleh Wayne atau yang akrab disapa Koko Sarang, pemilik Sarang Vapers. Ia memastikan setiap konsumen yang datang akan mendapatkan konsultasi personal untuk memastikan produk yang dipilih sesuai dengan kebutuhan dan digunakan secara bertanggung jawab.
Ke depan, GEBRAK berencana memperluas jangkauan roadshow edukasi ini ke berbagai daerah melalui kolaborasi dengan lebih banyak komunitas dan pemilik toko, baik secara tatap muka maupun melalui aktivitas digital yang intensif.