Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Korban Bencana Sigi: Kapan Ya Kita Bisa Menikmati Listrik?

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 05 Juli 2019 | 15:13 WIB
Korban Bencana Sigi: Kapan Ya Kita Bisa Menikmati Listrik?
Banjir bandang Sigi. (Antara)

Suara.com - Ribuan kepala keluarga (KK) yang tersebar di lima desa di Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah hingga kini belum juga menikmati listrik PLN.

"Kapan ya kami bisa menikmati listrik seperti yang dirasakan oleh warga lain di Sigi yang selama ini telah menikmati penerangan listrik dari PLN," keluh Apner, salah seorang warga Desa Tomado, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi di Palu, Jumat.

Ia mengatakan warga di desanya dan desa lain di Lindu selama ini mendambahkan penerangan listrik PLN.

Sebenarnya, kata dia, PLN telah membangun tiang listrik dari Desa Sadaunta, Kecamatan Kulawi sampai di Lindu, tetapi sampai sekarang ini belum juga diikuti dengan pemasangan jaringan.

Padahal, tiang-tiang listrik sudah berdiri. Akan tetapi saat terjadi gempa bumi 7,4 SR pada 28 September 2018, banyak tiang listrik yang roboh dan sampai sekarang belum juga diperbaiki pihak PLN.

Keluhan senada juga disampaikan Barnabas, seorang tokoh agama dan masyarakat di Desa Olu, Kecamatan Lindu. Desa Olu merupakan salah satu desa di Kecamatan Lindu yang berada di seberang Danau Lindu.

Untuk menuju desa tersebut, warga harus naik perahu motor atau kapal motor dari pelabuhan Desa Tomado menuju pelabuhan Desa Kanawu selama setengah jam perjalanan.

Semua desa di wilayah itu hingga kini masih diterangi malam hari melalui listrik tenaga surya dan juga lentera.

Karena itu, masyarakat sangat menginginkan listrik PLN secepatnya bisa masuk ke Dataran Tinggi Lindu yang selama ini menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Sigi yang banyak dikunjungi wisatawan, termasuk dari berbagai negara di dunia.

Wisatawan mancanegara banyak yang tertarik mengunjungi Lindu karena di kecamatan itu terdapat danau yang sangat indah panoramanya.

Wilayah tersebut dikelilingi kawasan hutan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) yang juga kaya akan berbagai satwa endemik, hutan yang lebat dan terdapat pula banyak jenis tumbuhan obat.

Bahkan di sekitar Danau Lindu menjadi habitat dari berbagai jenis burung elang Sulawesi dan elang endemik yang hanya hidup dan berkembangbiak di hutan sekitarnya.

Camat Lindu, Karya membenarkan wilayahnya belum juga terjangkau listrik PLN.

Tetapi, PLN, kata dia, sudah membangun tiang listrik sejak beberapa tahun terakhir ini, tetapi saat gempa bumi banyak tiang listrik roboh dan harus dibangun kembali.

Sementara kondisi geografi maupun topografi wilayah Kecamatan Lindu terbilang cukup berat karena tiang dan jaringan listrik harus melawati kawasan hutan konservasi TNLL.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tumpukan Duit Rp 173 Miliar Hasil Korupsi Eks Dirut PT PLN Nur Pamudji

Tumpukan Duit Rp 173 Miliar Hasil Korupsi Eks Dirut PT PLN Nur Pamudji

News | Jum'at, 28 Juni 2019 | 12:50 WIB

Siap Topang Kebutuhan Listrik Industri, Ini yang Dilakukan PLN

Siap Topang Kebutuhan Listrik Industri, Ini yang Dilakukan PLN

Press Release | Selasa, 25 Juni 2019 | 13:30 WIB

Viral Tarif Listrik Naik, Kementerian ESDM: Tidak Benar

Viral Tarif Listrik Naik, Kementerian ESDM: Tidak Benar

Bisnis | Jum'at, 21 Juni 2019 | 09:52 WIB

Terkini

Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR

Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:57 WIB

Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU

Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:58 WIB

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:17 WIB

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:08 WIB

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:58 WIB

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:47 WIB

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:05 WIB

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:00 WIB

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:27 WIB

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:03 WIB