Crown Group: Pasar Properti akan Menguat Tahun 2020

Bangun Santoso | Muslimin Trisyuliono | Suara.com

Kamis, 11 Juli 2019 | 13:26 WIB
Crown Group: Pasar Properti akan Menguat Tahun 2020
Ilustrasi rumah, salah satu investasi properti. (Shutterstock)

Suara.com - Crown Group, perusahaan pengembang hunian swasta menilai pasar properti di Australia mengalami peningkatan kepercayaan dan aktivitas pembelian selama tiga bulan terakhir. Hal tersebut didukung dari hasil pemilu dan kebijakan pemotongan suku bunga.

Peningkatan tersebut berdasarkan survei ANZ atau Dewan Properti Australia dan harga hunian dari Corelogic. Sehingga kepercayaan industri meningkat sebesar 13 poin indeks dan peningkatan ini terjadi di sebagian besar kawasan Australia.

Head of Australian Economics ANZ, David Plank mengatakan hasil tersebut menunjukan telah muncul tanda-tanda stabilitas di pasar properti residensial selama tiga bulan terakhir.

"Beberapa bulan terakhir terjadi penurunan suku bunga, usulan perubahan suku bunga dasar oleh pemerintah, dan dihapusnya ketidakpastian dari dampak kemungkinan perubahan kebijakan pajak telah mendorong sentiment positif terhadap industri hunian" ujar David.

Kemudian Kepala penelitian CoreLogic, Cameron Kusher menyatakan data terbaru hunian di kota Sydney dan Melbourne mencatat kenaikan sebesar 01 persen dan 0,2 persen pada bulan Juni.

“Sydney dan Melbourne tampaknya merespons dengan sangat baik hasil pemilu pada bulan Mei dan kebijakan penurunan suku bunga” ujar Cameron Kusher.

Menanggapi situasi tersebut, Konsultan Properti Senior Crown Indonesia, Reiza Arief, mengatakan bahwa ini adalah tanda positif yang menunjukkan pasar akan kembali kuat pada tahun 2020.

"Pasar properti Australia secara historis mengalami koreksi setiap 5 atau 6 tahun, namun dengan fundamental ekonomi yang kuat dan pertumbuhan populasi yang sehat, pasar terus melambung dan secara statistik meningkat dari tahun ke tahun," ujar Reiza Arief.

Reiza menerangkan kawasan pinggiran kota paling diminati dan sewa. Ia mencontohkan salah satu bangunan tempat tinggal di Sydney, Infinity by Crown Group yang baru-baru ini telah selesai dibangun hanya membutuhkan waktu 6 minggu saja untuk menyewakan 60 persen dari total unit yang tersedia.

"Ini menunjukkan bahwa selalu ada permintaan untuk tempat tinggal yang indah dan nyaman di kawasan pinggiran kota, seperti yang ditawarkan selama ini oleh Crown Group" tambahnya.

Crown Group saat ini memiliki proyek hunian vertikal di enam lokasi di kota Sydney, Brisbane dan Melbourne serta Amerika Serikat dan Indonesia. Empat proyek apartemen utama saat ini juga sedang dibangun di Sydney.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjualan Properti Crown Group Melejit Hingga 60 Persen

Penjualan Properti Crown Group Melejit Hingga 60 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Juni 2019 | 10:03 WIB

PGL Group Raih The Best Trusted Property Company of The Year 2019

PGL Group Raih The Best Trusted Property Company of The Year 2019

Press Release | Minggu, 14 April 2019 | 04:37 WIB

Pertumbuhan Properti RI Sangat Dipengaruhi Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan Properti RI Sangat Dipengaruhi Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 08 Februari 2018 | 11:20 WIB

Pasar Rumah 'Second' di Jakarta Mulai Menggeliat

Pasar Rumah 'Second' di Jakarta Mulai Menggeliat

Bisnis | Sabtu, 30 September 2017 | 15:04 WIB

Rumah.com: Pasar Properti Nasional Mulai Pulih

Rumah.com: Pasar Properti Nasional Mulai Pulih

Bisnis | Selasa, 25 Juli 2017 | 14:17 WIB

Terkini

Harga Minyak Makin Mendidih: Iran Serang Tanker, Israel Intens Serbu Lebanon

Harga Minyak Makin Mendidih: Iran Serang Tanker, Israel Intens Serbu Lebanon

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:32 WIB

IHSG Berbalik Loyo di Sesi I, 403 Saham Jeblok

IHSG Berbalik Loyo di Sesi I, 403 Saham Jeblok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:27 WIB

Harga BBM Bakal Naik, Bahlil: Presiden Masih Pikirkan Rakyat Kecil!

Harga BBM Bakal Naik, Bahlil: Presiden Masih Pikirkan Rakyat Kecil!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:45 WIB

Peluang Kerja Remote Mendunia Terbuka Lewat Sales Hero dan Herika Angie

Peluang Kerja Remote Mendunia Terbuka Lewat Sales Hero dan Herika Angie

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:32 WIB

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:11 WIB

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:57 WIB

Nuon Maksimalkan Potensi Ekonomi Nasional dengan Mendorong Perkembangan Ekosistem Digital Lifestyle

Nuon Maksimalkan Potensi Ekonomi Nasional dengan Mendorong Perkembangan Ekosistem Digital Lifestyle

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:55 WIB

Bank di Jakarta Bangkrut, OJK Langsung Cabut Izin Usaha

Bank di Jakarta Bangkrut, OJK Langsung Cabut Izin Usaha

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:51 WIB

IHSG Bergerak Fluktuatif, Bos BEI: Itu Wajar

IHSG Bergerak Fluktuatif, Bos BEI: Itu Wajar

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:25 WIB

Harga Pangan Nasional Pascalebaran: Cabai dan Bawang Kompak Turun

Harga Pangan Nasional Pascalebaran: Cabai dan Bawang Kompak Turun

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:14 WIB