Gelontorkan Dana Rp 37 Miliar, JAPFA Dirikan Research Farm Terbaik di Asia

Chandra Iswinarno

Kamis, 25 Juli 2019 | 20:35 WIB
Gelontorkan Dana Rp 37 Miliar, JAPFA Dirikan Research Farm Terbaik di Asia
Salah satu fasilitas kandang milik PT JAPFA di Mojokerto, Jawa Timur. [Suara.com/Dimas Angga P]

Suara.com - Untuk mencukupi gizi pangan masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Timur, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) melakukan terobosan dalam penyediaan produk protein hewani berkualitas dengan harga terjangkau.

Head of Technology and Nutrition JAPFA Ferry Poernama mengatakan JAPFA Poultry Research Farm (JPRF) akan mendirikan pusat penelitian unggas di Jawa Timur.

Sejak didirikan pada tahun 2012 di atas lahan seluas tujuh hektare, JPRF menyediakan fasilitas dan sumber daya berkolaborasi dengan industri maupun akademisi, khususnya di bidang perunggasan.

"Di pusat penelitian ini, kami melakukan berbagai penelitian dasar dan terapan untuk memajukan industri peternakan unggas di tanah air. Melalui rangkaian penelitian yang dilakukan, kami ingin menghadirkan teknologi peternakan terkini untuk mendukung terwujudnya kemandirian pangan Indonesia, khususnya di Jawa Timur," ujarnya di Pusat Penelitian Mojokerto pada Kamis (25/7/2019).

Pusat penelitian tersebut memiliki dua fasilitas utama yakni, kandang penelitian yang berlokasi di Mojokerto dan fasilitas penelitan pakan (feed mills) yang berlokasi di Sidoarjo.

Untuk fasilitas kandang penelitian ada tiga tipe kandang yang lazim digunakan peternak yakni, Kandang Terbuka-Broiler (Open House Broiler), kandang tertutup (Close House) dan Pullet–layer house facility yang mampu menampung hingga 60 ribu ekor ayam.

Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk mengukur pertumbuhan dan kandungan gizi ayam broiler, tingkat stres ayam terhadap suhu panas, kesesuaian pakan dan serapan nutrisi, hingga efektivitas dan produktivitas pemeliharaan ayam di masing-masing tipe kandang.

"Ada sebanyak 19 kandang dengan tipe berbeda, guna mencari hasil ternak yang terbaik. Dan dari tamu kami yang datang berkunjung ke sini, ini research farm terbaik dan terbesar di Asia," imbuhnya.

Sementara, peneliti asal Amerika Brian membenarkan JAPFA Poultry Research Farm termasuk yang terbaik di Asia dan bisa dikatakan masuk 10 besar dunia.

baca juga

"Research Farm ini terbaik, saya belum pernah melihat tempat penelitian sebesar dan sebaik seperti milik mereka. Mungkin ini terbaik di Asia dan 10 besar di Dunia," ungkapnya.

Untuk diketahui, JAPFA Poultry Research Farm yang didirikan di tanah seluas tujuh hektare tersebut menghabiskan biaya hingga Rp 37 miliar.

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Japfa Rilis Obligasi Senilai Rp1 Triliun

Japfa Rilis Obligasi Senilai Rp1 Triliun

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 09:34 WIB

Harga Ayam Stabil, Kinerja JAPFA Bertahan

Harga Ayam Stabil, Kinerja JAPFA Bertahan

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 12:26 WIB

KKR akan Suntik Modal Rp701,70 Miliar Pada Japfa

KKR akan Suntik Modal Rp701,70 Miliar Pada Japfa

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2016 | 14:29 WIB

KKR Beli 10 Persen Saham Japfa Senilai 81,2 Juta Dolar AS

KKR Beli 10 Persen Saham Japfa Senilai 81,2 Juta Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Juni 2016 | 13:52 WIB

Terkini

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:33 WIB

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan

Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan

Riau | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:18 WIB

×