Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Tingkatkan Hasil Pertanian, Kementan Lakukan Percepatan Luas Tambah Tanam

Fabiola Febrinastri

Rabu, 28 Agustus 2019 | 09:08 WIB
Tingkatkan Hasil Pertanian, Kementan Lakukan Percepatan Luas Tambah Tanam
Mentan, Andi Amran dan Dirjen PSP Kementan, Sarwo Edhy, dalam Rapat Koordinasi Percepatan Kegiatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan Serasi 2019, di Sumsel, Selasa (27/8/2019). (Dok : Kementan)

Suara.com - Demi meningkatkan produksi pertanian, Kementerian Pertanian menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Kegiatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan Serasi 2019, di Hotel Harpper, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (27/8/2019). Setiap kepala dinas pertanian yang hadir diminta segera mendata Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengatakan, Kementan akan berkomitmen memberikan bantuan kepada para petani. 

"Segera diusulkan, kami akan siapkan Brigade Alsintan (alat mesin pertanian), jika memang dibutuhkan untuk mempercepat pertanaman," ujarnya.

Sarwo menjelaskan, Program Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani (Serasi) di Sumsel ditargetkan mencapai 200.000 hektare. Progres hingga 27 Agustus 2019, sudah dilakukan SID seluas 167.644 hektare dan SP2D : 111.690 hektare, dengan nilai Rp 334,7 miliar.

Program Serasi Sumsel ini tersebar di berbagai daerah, yaitu Banyuasin 82.559 hektare dengan 67 ekskavator, Muba 35.143 hektare dengan 12 ekskavator, OKI 67.948 hektare dengan 19 ekskavator, Ogan Ilir 1.200 hektare,  OKU Timur 4.000 hektare dengan 6 ekskavator, Muratara 1.000 hektare dengan 3 ekskavator, Pali 5.850 hektare dengan 2 ekskavator, OKU 300 hektare dengan 1 ekskavator, dan Muara Enim 2.000 hektare dengan 3 ekskavator.

"Akan ada langkah strategis. Salah satunya memetakan posisi ekskavator dan membuat rencana (road map) pergiliran ekskavator. Pekerjaan dilaksanakan simultan antara penggunaan ekskavator dan pekerjaan saluran kecil (kwarter) melalui padat karya petani," jelas Sarwo.

Selain itu, ada juga pendampingan aspek penyelesaian teknis, administratif dan keuangan di tingkat UPKK/Gapoktan dan Dinas. Pengawalan percepatan kegiatan akan melibatkan TNI, Kejaksaan Agung, Penyuluh dan PJ, yang ditunjuk dari pusat, provinsi dan kabupaten.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru menyatakan, sektor pertanian merupakan salah satu potensi yang dapat menurunkan angka kemiskinan di Sumsel. Provinsi ini mendapatkan kuota lebih kurang 200.000 hektare dalam program Serasi dan hampir separuh lokasinya berada di Kabupaten Banyuasin, yang kondisi alamnya rawa dan lebak.

"Saat ini, Sumsel menjadi penyumbang pangan terbesar kelima di Indonesia. Dengan adanya program Serasi ini, target berikutnya ada di posisi ketiga," ujar Herman Deru.

baca juga

Ia menyambut baik adanya terobosan pemerintah pusat melalui Kementan, yang telah merealisasikan program Serasi di Sumsel. Dia optimistis, program ini akan membawa kesejahteraan bagi petani Sumatera Selatan.

"Melalui program ini, kita berharap ada peningkatan produksi. Jika sebelumnya tujuh ton per hektare, naik menjadi delapan ton setiap hektare. Saya ajak petani untuk menggunakan teknologi, salah satunya penggunaan alat ukur PH air dan tanah sebelum menanam benih," jelasnya.

Di tempat yang sama, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan, tahap pertama optimasi bantuan alsintan akan dilakukan terhadap sekitar 200 ribu hektare lahan. Nantinya lahan tersebut akan ditanami padi varietas baru yang dikatakan cocok untuk tanah rawa.

"Kita mempunyai varietas baru yang cocok untuk daerah rawa. Dengan begitu akan bisa meningkatkan pendapatan petani. Kalau di Sumsel, optimasi lahan rawa pasang surut seluas 200 hektare jadi (berjalan), maka akan meningkatkan pendapatan Provinsi Sumsel hingga Rp 12 triliun," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan : Brigade Alsintan Permudah Petani Melakukan Pinjam Sewa Alat

Kementan : Brigade Alsintan Permudah Petani Melakukan Pinjam Sewa Alat

Bisnis | Selasa, 27 Agustus 2019 | 08:49 WIB

Rehabilitas Irigasi hingga Asuransi Selamatkan Petani dari Kekeringan

Rehabilitas Irigasi hingga Asuransi Selamatkan Petani dari Kekeringan

Bisnis | Senin, 26 Agustus 2019 | 08:58 WIB

Pendapatan Petani di Kabupaten Bandung Meningkat karena Bantuan Irigasi

Pendapatan Petani di Kabupaten Bandung Meningkat karena Bantuan Irigasi

Bisnis | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 11:03 WIB

Petani di Lampung Timur Maksimalkan Irigasi Saat Musim Kemarau

Petani di Lampung Timur Maksimalkan Irigasi Saat Musim Kemarau

Bisnis | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 09:33 WIB

Petani Indonesia Wajib Punya Kartu Tani, Ini Sejumlah Manfaatnya

Petani Indonesia Wajib Punya Kartu Tani, Ini Sejumlah Manfaatnya

Bisnis | Kamis, 22 Agustus 2019 | 08:51 WIB

Kementan Ikutsertakan Para Petani Sumsel dalam Asuransi Usaha Tani Padi

Kementan Ikutsertakan Para Petani Sumsel dalam Asuransi Usaha Tani Padi

Bisnis | Rabu, 21 Agustus 2019 | 09:00 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB