Selain Transfer Uang, Pastikan Anda Cermat Mengatur Finansial!

Fabiola Febrinastri
Selain Transfer Uang, Pastikan Anda Cermat Mengatur Finansial!
Ilustrasi transfer uang. (Shutterstock)

Transfer uang bisa dibilang kegiatan yang boros, karena Anda mengeluarkan uang dari simpanan.

Suara.com - Di zaman modern ini, transfer uang sudah menjadi kegiatan yang dilakukan setiap orang. Tak hanya transfer uang untuk memberikan uang kepada keluarga, tapi sering juga Anda melakukan transaksi belanja online yang mengharuskan untuk melakukan transfer.

Setelah dipikir-pikir, transfer uang itu bisa dibilang kegiatan yang boros, karena tentunya Anda mengeluarkan uang dari simpanan. Teknologi online yang ada saat ini, juga memudahkan orang untuk melakukannya tanpa harus menempuh jarak jauh. Sebenarnya, Anda boleh saja melakukan transfer uang tetapi harus ingat bahwa mengatur finansial juga hal yang penting. Inilah cara untuk melakukannya!

1. Kurangi Gaya Hidup Tinggi
Keinginan berbelanja bisa menjadi salah satu faktor Anda harus transfer uang dan gagal mengatur finansial. Sebenarnya sah saja jika Anda ingin memenuhi keinginan berbelanja, tetapi perlu diingat bahwa Anda harus berbelanja sesuatu yang sesuai dengan kemampuan. Hindari belanja terlalu berlebihan, dan jangan sampai kegiatan belanja jadi merusak pengelolaan finansial Anda. Sebagai tips, setiap bulannya Anda bisa menyisakan 10 persen uang gaji untuk berbelanja. Dengan syarat, Anda tidak boleh mengambil uang lainnya, jika uang tersebut habis. Jadi, pastikan Anda belanja sesuai dana yang telah disiapkan sebelumnya.

Ilustrasi gaya hidup tinggi. (Shutterstock)
Ilustrasi gaya hidup tinggi. (Shutterstock)

2. Hindari Utang Konsumtif
Selain transfer uang, tak sedikit masyarakat sekarang yang rela berutang karena tuntutan gaya hidup. Banyak dari mereka yang tanpa berpikir panjang melakukan utang konsumtif, tanpa mempersoalkan bunga yang tinggi dan bagaimana pembayaran tagihannya. Padahal dengan melakukan hal tersebut, tentu akan menyulitkan diri Anda saat nanti jatuh tempo. Saat Anda melakukan hutang besar, lalu tak mampu membayar maka jumlahnya akan semakin besar. Ke depannya, hal ini bisa berujung dengan penjualan aset untuk melunasi hutang tersebut.

Ilustrasi membayar tagihan. (Shuttestock)
Ilustrasi membayar tagihan. (Shuttestock)

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan klik di sini.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS