Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Ridwan Kamil Bahas Keadilan Fiskal di Depan Para Wali Kota se-Indonesia

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 10 September 2019 | 08:36 WIB
Ridwan Kamil Bahas Keadilan Fiskal di Depan Para Wali Kota se-Indonesia
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil memberikan pengayaan kepada para wali kota berbagai daerah di Indonesia dalam Mayor Caucus 2019 55th ISOCARP World Planning Congress, di Balai Kota Bogor, Jabar, Senin (9/9/2019). (Dok : Pemdaprov Jabar)

Suara.com - Mayor Caucus 2019, yang merupakan rangkaian "55th ISOCARP World Planning Congress", menjadi ruang bagi para wali kota se-Indonesia untuk berdiskusi soal kepemimpinannya dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, hadir memberikan pengayaan kepada sekitar 28 wali kota dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam paparannya, ia fokus terhadap keadilan fiskal dari pemerintah pusat.

Menurut Emil, sapaan Ridwan Kamil, pemberiaan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah berbanding lurus dengan jumlah satuan administrasi daerah, bukan jumlah penduduk.

Hal itu, kata Emil, membuat provinsi dengan jumlah kota/kabupaten yang banyak mendapat dana berlimpah, sementara pemerintah daerah dengan jumlah kota/kabupaten sedikit, mendapat kucuran dana yang juga minim.

Emil berujar, Provinsi Jawa Barat merupakan contoh daerah dengan jumlah penduduk besar dan wilayah luas yang harus dikembangkan. Menurutnya, DAU yang dialokasikan pemerintah pusat ke daerah otonom lebih baik berbanding lurus dengan jumlah penduduk.

"Pemerintah pusat memberi uang berbanding lurus dengan jumlah daerah. Kalau daerahnya dikit, duitnya dikit, kalau daerahnya banyak, duitnya banyak. Padahal jumlah penduduknya tidak imbang. Mudah-mudahan bisa dipahami sehingga ada yang dirasakan oleh masyarakat," kata Emil, di Balai Kota Bogor, Jabar, Senin (9/9/2019).

Salah satu solusi, tambah Emil, adalah pemekaran daerah. Meski begitu, usulan beberapa Daerah Otonomi Baru (DOB) tingkat dua di Jabar masih dimoratorium oleh pemerintah pusat. Maka gagasan lain yang bisa diupayakan adalah pemekaran desa atau kelurahan.

"Kalau dimekarkan, 'kan berbanding lurus dengan dana desa, dana kelurahan," tegas Emil.

Emil sendiri mendukung positif Mayor Caucus dalam Kongres Perencanaan Kota Sedunia atau International Society of City and Regional Planners (ISOCARP).

Menurut mantan wali kota Bandung ini, ada semangat kolaborasi karena di rapat tersebut, para wali kota membahas tantangan, langkah-langkah perbaikan, bentuk kolaborasi antar daerah, hingga berbagai dukungan yang diperlukan dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan.

"Kalau Indonesia mau maju, para wali kota harus kompak. Kompaknya apa? Menyamakan yang bagus-bagus di daerahnya. Saya mengusulkan agar forum wali kota ini rutin dua bulan sekali," ujar Emil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wagub Jabar : Haornas Jadikan Momentum Olahraga sebagai Kebutuhan Hidup

Wagub Jabar : Haornas Jadikan Momentum Olahraga sebagai Kebutuhan Hidup

News | Selasa, 10 September 2019 | 08:29 WIB

Beasiswa Jabar Future Leaders 2019, Cetak Pemimpin Masa Depan Jawa Barat

Beasiswa Jabar Future Leaders 2019, Cetak Pemimpin Masa Depan Jawa Barat

News | Rabu, 04 September 2019 | 15:04 WIB

Desa Jadi Salah Satu Skala Prioritas Pembangunan di Jawa Barat

Desa Jadi Salah Satu Skala Prioritas Pembangunan di Jawa Barat

Bisnis | Rabu, 04 September 2019 | 15:00 WIB

Wacana Pemindahan Ibu Kota Jabar, Mendagri: Silakan, Ini Negara Demokratis

Wacana Pemindahan Ibu Kota Jabar, Mendagri: Silakan, Ini Negara Demokratis

News | Selasa, 03 September 2019 | 17:52 WIB

Gubernur Jabar Tandatangani Tiga Prasasti Groundbreaking Fly Over

Gubernur Jabar Tandatangani Tiga Prasasti Groundbreaking Fly Over

Bisnis | Selasa, 03 September 2019 | 15:36 WIB

1.076 Ponpes Lolos Seleksi One Pesantren One Product

1.076 Ponpes Lolos Seleksi One Pesantren One Product

Bisnis | Selasa, 03 September 2019 | 15:24 WIB

Terkini

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB