Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Ini Tiga Teori Ridwan Kamil untuk Pengentasan Kemiskinan di Jabar

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 03 September 2019 | 15:13 WIB
Ini Tiga Teori Ridwan Kamil untuk Pengentasan Kemiskinan di Jabar
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, memberikan arahannya kepada para Kepala OPD dan pejabat Pemdaprov Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Jabar, Senin (2/9/2019). (Dok : Pemdaprov Jabar)

Suara.com - Ada tiga hal yang perlu dilakukan Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar) untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menekan angka kemiskinan. Ketiganya diyakini mampu mengentaskan kemiskinan.

Demikian dikatakan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, dalam arahannya kepada para Kepala OPD dan pejabat Pemdaprov Jabar.

"Saya yakin, teori pengentasan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi terbagi tiga," kata Emil, demikian Ridwan Kamil disapa, di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (2/9/2019).

Teori pertama, memperbanyak investasi. Promosi dan kondusivitas keamanan wilayah perlu dijaga, agar investor tertarik untuk menanamkan modalnya.

"Saya terus minta kepada bapak/ibu (Kepala OPD dan pejabat Pemdaprov Jabar) memberikan citra positif ke luar, kalau mau investasi di Jawa Barat saja. Urusan kondusivitas keamanan menjadi ujung tombak," ucap Emil.

Teori kedua, menurut Emil, pembangunan infrastruktur merupakan faktor penting penggerak ekonomi daerah, sehingga pembangunan harus dipercepat. Apalagi, penduduk Provinsi Jabar nyaris 50 juta jiwa.

"Investasi berbanding lurus dengan kesiapan infrastruktur. Maka Dinas PUPR dan Bappeda harus meyakinkan urgensi penambahan tol baru, kemacetannya, bandar udara juga mengingat populasi penduduk hampir 50 juta," katanya.

Emil menuturkan, konsep pengembangan infrastruktur transportasi di Jabar harus pula memperhatikan jasa transpotasi barang.

"Pada prinsipnya, setiap ada angkutan jangan melulu angkutan penumpang, tapi di dalamnya juga harus dikonsepkan juga yang namanya angkutan barang. Angkut-angkut barang seperti pakai kereta perlu dimaksimalkan," ucapnya.

"Termasuk Bandara Kertajati, tidak 100 persen hanya mengandalkan pertumbuhan penumpang, tapi juga arus barang yang sedang kita siapkan," tambahnya.

Teori ketiga, pengembangan kewirausahaan. Pemdaprov Jabar memiliki berbagai program seperti One Pesantren One Product, Kredit Mesra, hingga Satu Desa Satu Perusahaan.

"Teori selanjutnya untuk mengembangkan Jawa Barat juara ekonomi adalah mengembangkan entrepreneurship. Itulah kenapa One Pesantren One Product harus sukses dan direalisasikan bersama-sama, program Kredit Mesra," katanya.

"Program Kredit Cinta Rakyat (KCR) kita pindahkan ke Kredit Mesra, karena ada ratusan miliar (dari KCR). Itu segera dieksekusi. Kemudian meng-online-kan proses dari manual, kita punya pusat digital desa bersama salah satu e-commerce," tambahnya.

Emil mencontohkan, saat ini sedang viral sebuah produk desa. Produk tersebut menjadi terkenal ke seluruh Indonesia gara-gara dipromosikan oleh perusahaan e-commerce.

"Gara-gara ada Tokopedia Center, sebuah produk barang dari desa terpencil tiba-tiba jadi hits. Ini menarik, karena ada sabun yang tidak dikenal, tapi karena ada ruang digital di desa dibawa ke ruang itu, lalu dipromosikan oleh standarnya, difoto dengan bagus. Langsung terkenal ke seluruh Indonesia dan pesanannya luar biasa," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

120 Anggota DPRD Jabar 2019 - 2024 Resmi Dilantik

120 Anggota DPRD Jabar 2019 - 2024 Resmi Dilantik

News | Senin, 02 September 2019 | 14:06 WIB

Ridwan Kamil : Program Keumatan untuk Masyarakat yang Lebih Baik

Ridwan Kamil : Program Keumatan untuk Masyarakat yang Lebih Baik

Bisnis | Senin, 02 September 2019 | 11:53 WIB

Banyak yang Terjebak Rentenir, Ridwan Kamil Minta Ekonomi Umat Bergerak

Banyak yang Terjebak Rentenir, Ridwan Kamil Minta Ekonomi Umat Bergerak

Bisnis | Senin, 02 September 2019 | 11:08 WIB

Ridwan Kamil Resmikan Daerah Irigasi Leuwisapi untuk Irigasi Pertanian

Ridwan Kamil Resmikan Daerah Irigasi Leuwisapi untuk Irigasi Pertanian

Bisnis | Minggu, 01 September 2019 | 06:38 WIB

Wacana Ibu Kota Jabar Dipindah, Walkot Depok: Bogor Dulu Diselesaikan

Wacana Ibu Kota Jabar Dipindah, Walkot Depok: Bogor Dulu Diselesaikan

Jabar | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 17:07 WIB

Pemdaprov Jabar Naikkan Level Menuju Birokrasi Dinamis

Pemdaprov Jabar Naikkan Level Menuju Birokrasi Dinamis

News | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 08:23 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB