Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mau Kerja Sampai Tua? Jangan Lakukan 6 Hal Ini

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 18 September 2019 | 12:23 WIB
Mau Kerja Sampai Tua? Jangan Lakukan 6 Hal Ini
Ilustrasi masa tua. (Shutterstock)

Suara.com - Tak sedikit orang yang berandai-andai mengenai hari tuanya. Membayangkan di hari tua bisa menghabiskan waktu bersama cucu kesayangan tanpa kekurangan finansial.

Namun, pada kenyataannya tak sedikit juga di hari tuanya justru masih sibuk bekerja untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Pertanyaannya, kamu mau menjalani masa tua mu seperti apa? Kalau masa tua mu tak ingin dihabiskan dengan sibuk bekerja, seperti dilansir dari Moneysmart.id jaringan Suara.com cobalah menghindari 6 pemikiran ini sejak usia muda.

1. Berhenti berfikir "rezeki tak akan kemana-mana"

Lulus kuliah lalu masuk dunia kerja, sesampainya di tahap tersebut kamu mendapatkan promosi jabatan dan penghasilan atau gajimu naik. Usai melalui proses tersebut yang namanya kesempatan buat naik jabatan lagi pasti bakal ada.

Saat mendapatkan pertanyaan soal masa depan, jawaban yang sering kali terucap banyak orang adalah “rezeki pasti ada di mana-mana”.

Seandainya hal ini berjalan sesuai rencana atau cita-citamu tentunya kamu wajib bersyukur. Tapi apa yang terjadi jika sebaliknya?

Kamu tentunya bakal menikah dan mempunyai anak. Sementara itu, inflasi adalah hal yang bakal ada. Sedia payung sebelum hujan itu hukumnya wajib. Sama halnya dengan mempersiapkan kebutuhan finansial untuk hal-hal yang gak diinginkan.

2. Boros

Ilustrasi pasangan boros saat belanja. (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan boros saat belanja. (Shutterstock)

Membiarkan gaji ludes untuk belanja barang yang kita inginkan bukanlah hal yang tepat buat dibiarkan begitu aja. Kebiasaan ini seringkali dilakukan di usia kepala dua, maka sulit bagimu buat merdeka finansial di usia kepala empat.

Gak sedikit perencana keuangan yang bilang kalau generasi millenial saat ini memang sangat mementingkan gaya hidup. Hingga akhirnya mereka cuek buat membeli properti atau aset lain yang berguna buat masa depan.

Apakah kamu salah satu di antara mereka? Hati-hati lho, nanti masa tuamu gak tenang.

3. Pelit investasi

Beberapa investasi seperti reksadana atau P2P lending memang bisa dimulai dengan bujet Rp 50 ribu atau 100 ribu. Jangankan Rp 50 ribu, tabungan emas atau saham bahkan bisa dimulai dengan uang Rp 6 ribu perak!

Nominal kecil ini sejatinya mencoba mengajari kita bahwa investasi itu bukanlah hal yang mahal. Tapi bisa dimulai dengan uang yang “sesuai dengan penghasilan kita”.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Berita Tekno Apik Ini Temani Aktivitas Anda

5 Berita Tekno Apik Ini Temani Aktivitas Anda

Tekno | Senin, 16 September 2019 | 07:08 WIB

5 Berita Menarik: Irish Bella Didiagnosa Penyakit Hingga Jack Ma Pensiun

5 Berita Menarik: Irish Bella Didiagnosa Penyakit Hingga Jack Ma Pensiun

Lifestyle | Minggu, 15 September 2019 | 19:44 WIB

Tampil Keren, Ini Gaya Perpisahan Jack Ma dari Alibaba

Tampil Keren, Ini Gaya Perpisahan Jack Ma dari Alibaba

News | Rabu, 11 September 2019 | 07:51 WIB

Terkini

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:45 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB