Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Punya Kartu Kredit? Siap-siap dengan 5 Risiko Ini Jika Tak Bayar Tagihan!

Arsito Hidayatullah

Kamis, 03 Oktober 2019 | 04:40 WIB
Punya Kartu Kredit? Siap-siap dengan 5 Risiko Ini Jika Tak Bayar Tagihan!
Ilustrasi tagihan kartu kredit. (Shutterstock)

Suara.com - Saat ini, menggunakan kartu kredit seolah sudah menjadi kebutuhan banyak orang. Ya, sebab alat pembayaran yang satu ini memang memberikan banyak keuntungan.

Berbagai kemudahan dan keuntungan ditawarkan kartu kredit bagi Anda selaku pengguna aktif, sehingga berbagai transaksi keuangan Anda bisa berjalan dengan lebih mudah dan nyaman.

Sebagai pengguna fasilitas ini, sudah sepatutnya Anda selalu membayar tagihan dengan tepat waktu. Lalu, apa yang akan terjadi jika Anda tidak membayar tagihan kartu kredit sesuai dengan aturan yang diterapkan oleh pihak bank? Sudah pasti akan ada masalah.

Biasanya, pihak bank pasti menerapkan sejumlah sanksi bagi pengguna kartu kredit yang tidak menunaikan kewajibannya. Seperti dikutip dari Cermati.com, 5 masalah berikut ini harus siap-siap Anda hadapi bila telat atau malah tak membayar tagihan kartu kredit.

1. Siap-siap Kena Denda dan Harus Membayarnya

Saat Anda terlambat membayar tagihan kartu kredit, Anda akan dikenakan sejumlah denda keterlambatan pembayaran. Sesuai aturan yang dikeluarkan Bank Indonesia tahun 2012, besaran denda kartu kredit ini ditetapkan sebesar 3% dari total tagihan Anda di bulan tersebut, atau maksimal Rp 150 ribu setiap bulannya.

Jumlah denda ini tentu tidak bisa dibilang kecil, terutama jika Anda selalu memiliki tagihan kartu kredit yang cukup besar setiap bulannya.

2. Siap-siap Berurusan dan Ditagih oleh Debt Collector

Saat Anda tidak melakukan pembayaran tagihan kartu kredit, maka pihak bank akan segera menghubungi Anda. Kondisi ini akan selesai jika Anda segera melakukan pembayaran.

baca juga

Namun jika Anda tidak kunjung membayar tagihan tersebut, maka Anda bisa segera berurusan dengan debt collector (penagih utang). Debt collector ini akan melakukan penagihan kartu kredit Anda, baik itu dengan cara sopan, atau juga dengan cara yang "keras".

Banyak sudah cerita, betapa berurusan dengan pihak ini tidak menyenangkan. Setidaknya, Anda mungkin akan kerap terganggu dan kehilangan banyak waktu, plus dihantui perasaan tidak tenang.

3. Siap-siap Harus Bayar Bunga Lebih Mahal

Penunggakan pembayaran tagihan kartu kredit jelas akan dikenakan sejumlah bunga tunggakan. Jumlah bunga menjadi berlipat karena tagihan sebelumnya diakumulasikan di tagihan berikutnya.

Besaran bunga ini akan tergantung pada kebijakan pihak bank, namun pastinya tidak bisa dibilang ringan. Bunga ini akan dikenakan ketika Anda hanya membayar sebagian dari tagihan, atau saat Anda hanya melakukan pembayaran minimum saja (10% dari total tagihan).

Bukan hanya itu saja, bunga ini juga akan dikenakan ketika Anda membayar penuh tagihan dari pemakaian yang melampaui batas limit yang ditentukan. Artinya, semakin besar tagihan, maka akan semakin besar juga beban bunga yang akan Anda tanggung di bulan berikutnya.

4. Bisa-bisa Skor Kelayakan Kredit Anda Memburuk

Kartu kredit merupakan produk perbankan yang akan menjadi salah satu tolok ukur skor atau kelayakan Anda menerima kredit di mata perbankan. Untuk berbagai urusan dengan pihak bank (khususnya peminjaman), Anda akan selalu membutuhkan skor kredit yang baik.

Skor kredit ini akan dilihat dari riwayat kredit Anda, termasuk riwayat penggunaan kartu kredit yang Anda miliki. Jika tidak membayar tagihan kartu kredit, maka jelas skor kredit akan memburuk, dan Anda akan sulit mengakses kredit lainnya yang disediakan oleh bank atau lembaga pembiayaan lain.

5. Masuk Blacklist dan Berurusan dengan Hukum

Bank Indonesia memiliki catatan riwayat kredit seluruh nasabah perbankan di Indonesia. Catatan yang disebut dengan Informasi Debitur Individual Historis (IDI Historis) ini akan memuat semua informasi riwayat kredit Anda, di mana hal ini akan dijadikan sebagai tolok ukur kelayakan Anda untuk mengakses layanan kredit di masa yang akan datang.

Jika Anda tidak membayar tagihan kartu kredit, maka hal tersebut akan tercatat di BI, dan Anda akan masuk dalam daftar hitam (blacklist). Anda akan kesulitan untuk mengakses berbagai kredit yang ditawarkan perbankan, bahkan meski kemudian Anda memiliki kemampuan baik untuk membayar cicilannya.

Lebih dari itu, penunggakan pembayaran kartu kredit ini juga akan berisiko membuat Anda berurusan dengan hukum, meskipun rata-rata di lingkup hukum perdata saja.

Gunakan Kartu Kredit dengan Bijak dan Hindari Masalah

Jika Anda memiliki kartu kredit dan aktif menggunakannya, pastikanlah selalu menggunakan alat pembayaran ini dengan bijak. Hindari menunggak pembayaran tagihan, karena Anda bisa menghadapi berbagai masalah. Pastikan selalu membayar tagihan kartu kredit tepat waktu, sehingga riwayat kredit tetap baik dan Anda bebas dari masalah dengan layanan perbankan di masa mendatang.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Surcharge Kartu Kredit, Legal atau Tidak?

Cara Isi Pulsa Pakai Kartu Kredit

Ada Kartu Kredit Syariah, Apa Saja Bedanya Dibanding Kartu Kredit Konvensional?

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Ambil Motor Warga, Debt Collector Dikeroyok hingga Lapor Polisi

Mau Ambil Motor Warga, Debt Collector Dikeroyok hingga Lapor Polisi

Jatim | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 15:09 WIB

Dikejar Debt Collector saat Liburan, Putra Dicegat dan Dilempari Batu

Dikejar Debt Collector saat Liburan, Putra Dicegat dan Dilempari Batu

News | Senin, 08 Juli 2019 | 00:05 WIB

Ingin Tagihan Kartu Kredit Cepat Lunas? Catat 7 Tips Jitu Ini!

Ingin Tagihan Kartu Kredit Cepat Lunas? Catat 7 Tips Jitu Ini!

Bisnis | Rabu, 03 April 2019 | 21:23 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB