Menaker : Pakaian Daerah Jadi Potensi Indonesia Kembangkan Industri Fesyen

Fabiola Febrinastri

Minggu, 13 Oktober 2019 | 09:32 WIB
Menaker : Pakaian Daerah Jadi Potensi Indonesia Kembangkan Industri Fesyen
Menaker, M. Hanif Dhakiri, saat membuka "Fashion Paradise 2019", di BBPLK Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/10/2019). (Dok : Kemnaker)

Suara.com - Selain memiliki keragaman suku, bangsa, dan agama, Indonesia merupakan negara yang kaya pakaian daerah. Keragaman model dan corak khas pakaian daerah tersebut dinilai sebagai sebuah potensi besar bagi Indonesia untuk mengembangkan industri fesyen.

Hal tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M. Hanif Dhakiri, saat membuka "Fashion Paradise 2019", di BBPLK Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/10/2019).

"Industri fesyen memiliki peluang untuk terus tumbuh dan berkembang, karena kita adalah negara yang memiliki kekayaan budaya yang luar biasa," katanya.

Menaker menjelaskan, potensi besar industri fesyen tersebut merupakan salah satu alasan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mentransformasikan kejuruan menjahit di BBPLK Semarang menjadi kejuruan fashion technology. Menurutnya, potensi industri fesyen dapat dimaksimalkan dengan cara penyiapan sumber daya manusia (SDM) terampil di bidang fesyen.

"Oleh karenanya, kejuruan menjahit kita transformasikan menjadi kejuruan fashion technology, untuk mendidik dan melatih anak-anak kita untuk tidak hanya punya skill menjahit, tetapi bisa melakukan kreativitas di industri fesyen," jelas Menaker.

Menaker menambahkan, industri fesyen merupakan salah satu jenis industri kreatif. Industri ini memiliki keunggulan dalam hal adaptasi terhadap perubahan zaman, karena industri ini menitik beratkan pada kretivitas dan inovasi pelaku industri.

Industri ini dinilainya akan mampu terus bersaing di tengah perubahan jenis pekerjaan dan keterampilan di era digital.

"Di Indonesia, kita tidak akan pernah kehabisan ide untuk berkreasi. Di masa depan, pekerjaan yang paling bisa diandalkan adalah pekerjaan yang mengandalkan kretivitas, mengandalkan inovasi," ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemnaker, Bambang Satrio Lelono, menambahkan, Fashion Paradise 2019 merupakan kompetisi fashion design yang diikuti desainer nasional. Kompetisi ini hasil kerja sama BBPLK Semarang dengan Pemprov Jateng, Kreasi Lintas Cipta (KLC), dan Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia.

baca juga
"Fashion Paradise 2019", di BBPLK Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/10/2019). (Dok : Kemnaker)
"Fashion Paradise 2019", di BBPLK Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/10/2019). (Dok : Kemnaker)

Kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM di bidang fashion technology, meningkatkan mutu usaha pelaku bisnis, sekaligus menjadi ajang promosi bagi para pelaku bisnis fesyen maupun pelaku bisinis lainnya.

"Sasaran kompetisi adalah para desainer pemula di seluruh Indonesia, termasuk lulusan pelatihan kejuruan fashion technology BBPLK Semarang, maupun BLK/LPK lainnya, para lulusan akademi/universitas, serta para personil yang menggeluti fesyen secara otodidak," kata Bambang.

Tahap awal kompetisi ini diikuti lebih 200 peserta. Setelah dilakukan seleksi I, sebanyak 50 desain diperagakan di catwalk Fasion Paradise 2019. Adapun dari 50 desain tersebut, akan dipilih 3 besar desain terbaik.

Dewan Juri Fashion Paradise 2019 adalah Elkana Gunawan (IFC Semarang), Sugeng Waskito (APPMI Yogyakarta), Nadia Ardiwinata (Radio Idola), serta Menteri Ketenagakerjaan sebagai juri kehormatan.

Turut hadir dalam acara ini, Staf Ahli Menaker Bidang Kebijakan Publik, Reyna Usman; Plt. Dirjen Binwasnaker dan K3, Iswandi Hari; Seditjen Binalattas, Surya Lukita; Direktur Stankom Kemnaker, Sukiyo; Kepala Biro Humas Kemnaker, Soes Hindharno; Plt. Kadisnakertrans Provinsi Jawa Tengah, Susi Handayani; dan Kepala BBPLK Semarang, Edi Susanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemnaker : Pelatihan Kopi Saring di Banda Aceh Makin Diminati

Kemnaker : Pelatihan Kopi Saring di Banda Aceh Makin Diminati

Bisnis | Kamis, 10 Oktober 2019 | 10:02 WIB

Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Pemerintah Dorong Pemanfaatan Teknologi

Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Pemerintah Dorong Pemanfaatan Teknologi

Bisnis | Selasa, 08 Oktober 2019 | 12:33 WIB

Kemnaker Minta Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0

Kemnaker Minta Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0

Bisnis | Senin, 07 Oktober 2019 | 17:00 WIB

Balai Latihan Kerja Komunitas Cetak SDM Berakhlak dan Kompeten

Balai Latihan Kerja Komunitas Cetak SDM Berakhlak dan Kompeten

Bisnis | Senin, 07 Oktober 2019 | 15:00 WIB

Kemnaker Latih Para Trainer Membuat Perjanjian Kerja Bersama

Kemnaker Latih Para Trainer Membuat Perjanjian Kerja Bersama

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 13:28 WIB

Kemnaker Dorong Pembentukan Gerakan Peningkatan Produktivitas

Kemnaker Dorong Pembentukan Gerakan Peningkatan Produktivitas

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 14:53 WIB

Terkini

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:32 WIB

×