Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Menaker : Pakaian Daerah Jadi Potensi Indonesia Kembangkan Industri Fesyen

Fabiola Febrinastri

Minggu, 13 Oktober 2019 | 09:32 WIB
Menaker : Pakaian Daerah Jadi Potensi Indonesia Kembangkan Industri Fesyen
Menaker, M. Hanif Dhakiri, saat membuka "Fashion Paradise 2019", di BBPLK Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/10/2019). (Dok : Kemnaker)

Suara.com - Selain memiliki keragaman suku, bangsa, dan agama, Indonesia merupakan negara yang kaya pakaian daerah. Keragaman model dan corak khas pakaian daerah tersebut dinilai sebagai sebuah potensi besar bagi Indonesia untuk mengembangkan industri fesyen.

Hal tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M. Hanif Dhakiri, saat membuka "Fashion Paradise 2019", di BBPLK Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/10/2019).

"Industri fesyen memiliki peluang untuk terus tumbuh dan berkembang, karena kita adalah negara yang memiliki kekayaan budaya yang luar biasa," katanya.

Menaker menjelaskan, potensi besar industri fesyen tersebut merupakan salah satu alasan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mentransformasikan kejuruan menjahit di BBPLK Semarang menjadi kejuruan fashion technology. Menurutnya, potensi industri fesyen dapat dimaksimalkan dengan cara penyiapan sumber daya manusia (SDM) terampil di bidang fesyen.

"Oleh karenanya, kejuruan menjahit kita transformasikan menjadi kejuruan fashion technology, untuk mendidik dan melatih anak-anak kita untuk tidak hanya punya skill menjahit, tetapi bisa melakukan kreativitas di industri fesyen," jelas Menaker.

Menaker menambahkan, industri fesyen merupakan salah satu jenis industri kreatif. Industri ini memiliki keunggulan dalam hal adaptasi terhadap perubahan zaman, karena industri ini menitik beratkan pada kretivitas dan inovasi pelaku industri.

Industri ini dinilainya akan mampu terus bersaing di tengah perubahan jenis pekerjaan dan keterampilan di era digital.

"Di Indonesia, kita tidak akan pernah kehabisan ide untuk berkreasi. Di masa depan, pekerjaan yang paling bisa diandalkan adalah pekerjaan yang mengandalkan kretivitas, mengandalkan inovasi," ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemnaker, Bambang Satrio Lelono, menambahkan, Fashion Paradise 2019 merupakan kompetisi fashion design yang diikuti desainer nasional. Kompetisi ini hasil kerja sama BBPLK Semarang dengan Pemprov Jateng, Kreasi Lintas Cipta (KLC), dan Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia.

"Fashion Paradise 2019", di BBPLK Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/10/2019). (Dok : Kemnaker)
"Fashion Paradise 2019", di BBPLK Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/10/2019). (Dok : Kemnaker)

Kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM di bidang fashion technology, meningkatkan mutu usaha pelaku bisnis, sekaligus menjadi ajang promosi bagi para pelaku bisnis fesyen maupun pelaku bisinis lainnya.

"Sasaran kompetisi adalah para desainer pemula di seluruh Indonesia, termasuk lulusan pelatihan kejuruan fashion technology BBPLK Semarang, maupun BLK/LPK lainnya, para lulusan akademi/universitas, serta para personil yang menggeluti fesyen secara otodidak," kata Bambang.

Tahap awal kompetisi ini diikuti lebih 200 peserta. Setelah dilakukan seleksi I, sebanyak 50 desain diperagakan di catwalk Fasion Paradise 2019. Adapun dari 50 desain tersebut, akan dipilih 3 besar desain terbaik.

Dewan Juri Fashion Paradise 2019 adalah Elkana Gunawan (IFC Semarang), Sugeng Waskito (APPMI Yogyakarta), Nadia Ardiwinata (Radio Idola), serta Menteri Ketenagakerjaan sebagai juri kehormatan.

Turut hadir dalam acara ini, Staf Ahli Menaker Bidang Kebijakan Publik, Reyna Usman; Plt. Dirjen Binwasnaker dan K3, Iswandi Hari; Seditjen Binalattas, Surya Lukita; Direktur Stankom Kemnaker, Sukiyo; Kepala Biro Humas Kemnaker, Soes Hindharno; Plt. Kadisnakertrans Provinsi Jawa Tengah, Susi Handayani; dan Kepala BBPLK Semarang, Edi Susanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemnaker : Pelatihan Kopi Saring di Banda Aceh Makin Diminati

Kemnaker : Pelatihan Kopi Saring di Banda Aceh Makin Diminati

Bisnis | Kamis, 10 Oktober 2019 | 10:02 WIB

Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Pemerintah Dorong Pemanfaatan Teknologi

Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Pemerintah Dorong Pemanfaatan Teknologi

Bisnis | Selasa, 08 Oktober 2019 | 12:33 WIB

Kemnaker Minta Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0

Kemnaker Minta Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0

Bisnis | Senin, 07 Oktober 2019 | 17:00 WIB

Balai Latihan Kerja Komunitas Cetak SDM Berakhlak dan Kompeten

Balai Latihan Kerja Komunitas Cetak SDM Berakhlak dan Kompeten

Bisnis | Senin, 07 Oktober 2019 | 15:00 WIB

Kemnaker Latih Para Trainer Membuat Perjanjian Kerja Bersama

Kemnaker Latih Para Trainer Membuat Perjanjian Kerja Bersama

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 13:28 WIB

Kemnaker Dorong Pembentukan Gerakan Peningkatan Produktivitas

Kemnaker Dorong Pembentukan Gerakan Peningkatan Produktivitas

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 14:53 WIB

Terkini

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:11 WIB

IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara

IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:41 WIB

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:30 WIB

Kabar Pasar Saham Indonesia Turun ke Frontier Market MSCI, BEI Buka Suara

Kabar Pasar Saham Indonesia Turun ke Frontier Market MSCI, BEI Buka Suara

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:27 WIB

Tak Sekadar untuk Ibadah, Masjid 3 Lantai Fakultas Teknik UGM Jadi Tempat Favorit Mahasiswa Nugas

Tak Sekadar untuk Ibadah, Masjid 3 Lantai Fakultas Teknik UGM Jadi Tempat Favorit Mahasiswa Nugas

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:15 WIB

Prodi Kebidanan dan Manajemen Paling Banyak Ditutup Tahun 2026, Efek Sepi Peminat?

Prodi Kebidanan dan Manajemen Paling Banyak Ditutup Tahun 2026, Efek Sepi Peminat?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:15 WIB

Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan

Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:48 WIB

Dolar AS Mahal, RI Pakai Skema 'Barter' Dagang dengan Filipina

Dolar AS Mahal, RI Pakai Skema 'Barter' Dagang dengan Filipina

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:20 WIB

Mendag 'Senang' Rupiah Melemah, Bisa Cuan dari Ekspor

Mendag 'Senang' Rupiah Melemah, Bisa Cuan dari Ekspor

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:15 WIB

Rupiah Semakin Tak Berharga, SBY Beberkan Ciri Pemimpin yang Kuat

Rupiah Semakin Tak Berharga, SBY Beberkan Ciri Pemimpin yang Kuat

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:14 WIB