Balai Latihan Kerja Komunitas Cetak SDM Berakhlak dan Kompeten

Fabiola Febrinastri
Balai Latihan Kerja Komunitas Cetak SDM Berakhlak dan Kompeten
BLK Komunitas Pondok Pesantren (Ponpes) Al Badar, di Kabupaten Tangerang. (Dok : Kemnaker)

Program ini dapat membantu menciptakan SDM yang berakhlak dan terampil.

Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Kemnaker), M Hanif Dhakiri berharap, Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Pondok Pesantren (Ponpes) Al Badar, di Kabupaten Tangerang dapat melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang berakhlak, berkarakter, dan kompeten.

"BLK Komunitas ini untuk membekali karakter, softskill, sekaligus membekali keterampilan kepada lulusan pesantren," kata Hanif, dalam keterangan resmi, Jakarta, Sabtu (14/9/2019).

Dalam lima tahun ke depan, pemerintah akan fokus dalam pembangunan SDM. BLK Komunitas, kata Menaker, merupakan salah satu upaya pemerintah mendekatkan akses pelatihan vokasi kepada masyarakat.

"Agar daya saing anak muda kita di pasar kerja semakin diperhitungkan dan membekali keterampilan berwirausaha," jelasnya.

Hanif menjelaskan, pembangunan BLK Komunitas di pesantren dilatari oleh budaya pesantren itu sendiri. Santri pada zaman dulu, jelas Menaker, tidak hanya menimba ilmu kepada kiai saja. Santri juga membantu aktivitas lain kiai, seperti berkebun, bercocok tanam, ataupun berdagang, sehingga di samping mendapat ilmu agama, santri juga mendapat pengalaman berkebun, bercocok tanam, berdagang, dan sebagainya.

Namun sejak diterapkannya sistem syariah pada biaya bulanan, santri hanya fokus belajar ilmu agama saja. Dengan adanya Program BLK Komunitas, santri diharapkan tak hanya belajar agama, namun juga mendapat bekal keterampilan, sehingga ketika sudah lulus, mereka dapat masuk ke pasar kerja atau berwirausaha.

"Selain itu, BLK Komunitas juga bermanfaat membantu warga di sekitar pesantren yang membutuhkan keterampilan," katanya.

Wakil Bupati Tangerang, Mad Lomri mengapresiasi bantuan BLK Komunitas oleh Kemnaker. Menurutnya, program ini dapat membantu menciptakan SDM yang berakhlak dan terampil.

"Semoga BLK Komunitas dapat memberi dampak positif yang signifikan, tidak hanya bagi santri Al Badar, namun juga masyarakat sekitar," ujarnya.

Kepala Subdit Sarana dan Prasarana Pelatihan Kemnaker, Ady Nugroho, menambahkan, Kemnaker telah mencanangkan pembangunan 1000 BLK Komunitas pada 2019. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 80 persen.

"Kalau peralatan pelatihan masih proses lelang," kata Ady.

Sementara itu, Kasi Program BBPLK Serang, Budi Prabowo, menjelaskan, BLK Komunitas dibangun melalui 2 tahap. BLK Komunitas Ponpes Al Badar yang diresmikan oleh Menaker hari itu merupakan salah satu BLK binaan BBPLK Serang, yang dibangun melalui tahap pertama.

BLK Komunitas ini terletak di Kompleks Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al Badar 2, di Desa Dandeur, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

"Kejuruan BLK Komunitas ini adalah teknologi informasi. Masuk dalam binaan kami, tahap pertama, masuk dari bagian 55 BLK tahap pertama," terang Budi.

Saat ini, BLK Komunitas Ponpes Al Badar masih menunggu proses kelengkapan peralatan pelatihan. Untuk kemudian dapat sesegera mungkin memulai pelatihan.

"Awal tahun 2020 sudah mulai bisa pelatihan," ujarnya.

Turut hadir, Gubernur Provinsi Banten, Wahidin Halim; Direktur Bina Produktivitas Kemnaker, Fachrurozi; dan Ketua Yayasan Al Badar, Weskurni.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS