Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

Perang Iran-AS Terus Bergulir, IHSG Makin Merosot ke Level 7.939

Achmad Fauzi

Selasa, 03 Maret 2026 | 17:05 WIB
Perang Iran-AS Terus Bergulir, IHSG Makin Merosot ke Level 7.939
Pekerja mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG ditutup melemah 0,96 persen pada Selasa, 3 Maret 2026, dipicu kekhawatiran dampak perang AS-Iran.
  • Konflik geopolitik meningkat setelah serangan Iran ke Kedubes AS di Riyadh dan ancaman Israel.
  • Penutupan Selat Hormuz oleh Iran menyebabkan harga minyak WTI dan Brent melonjak signifikan.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir memburuk pada perdagangan Selasa, 3 Maret 2026. IHSG ditutup melemah 0,96 persen ke level 7.939, setelah sempat rebound pada awal sesi.

Phintraco Sekuritas menilai kekhawatiran akan dampak perang yang berkepanjangan menjadi sentimen negatif utama pasar. Perkembangan konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran yang memasuki hari keempat memicu lonjakan risiko geopolitik global.

Dilaporkan Kedutaan Besar AS di Riyadh, Arab Saudi, diserang oleh Iran pada 3 Maret 2026. Presiden AS Donald Trump juga memperingatkan bahwa perang tersebut dapat berlangsung lebih lama dari empat pekan yang sebelumnya diperkirakan.

Risiko konflik meluas semakin meningkat setelah Israel menyatakan menargetkan Iran dan Lebanon secara bersamaan, menyusul serangan kelompok militan Hizbullah ke Tel Aviv menggunakan rudal dan drone.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Tekanan geopolitik tersebut berdampak luas ke pasar global. Mayoritas indeks bursa Asia ditutup melemah, sementara bursa Eropa dibuka di teritori negatif. Indeks futures Wall Street juga bergerak turun, mencerminkan investor global yang cenderung menghindari aset berisiko.

Dari pasar komoditas, harga minyak melonjak signifikan. Minyak WTI naik hampir 3 persen di atas USD 74 per barel, sedangkan minyak Brent menguat lebih dari 3 persen di atas USD 81 per barel. Kenaikan dipicu oleh penutupan Selat Hormuz oleh Iran yang menimbulkan gejolak pasar energi global.

Selat Hormuz merupakan jalur perdagangan minyak strategis dunia, dengan sekitar 13 juta barel per hari atau sekitar 31 persen dari total aliran minyak mentah melalui laut pada 2025 melewati jalur tersebut. Penutupan berkepanjangan berpotensi mendorong kenaikan harga minyak lebih lanjut dan memicu inflasi global.

Sementara itu, harga emas futures menguat sekitar 0,52 persen, sedangkan emas spot terkoreksi tipis 0,25 persen meski masih bertahan di sekitar level USD 5.300 per troy ounce.

Secara teknikal, Phintraco mencatat IHSG telah menembus level psikologis 8.000 sekaligus break low dari MA200. Pembentukan histogram negatif pada indikator MACD serta pergerakan Stochastic RSI yang mengarah turun mengindikasikan potensi pelemahan lanjutan.

baca juga

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 44,40 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 29,80 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,90 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 362 saham bergerak naik, sedangkan 365 saham mengalami penurunan, dan 231 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, MPOW, RMKO, ARTA, IFSH, HUMI, BOAT, FUJI, GTSI, LEAD, CARS, LRNA.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, RANC, SOTS, INDS, INDO, DPUM, TFAS, POLI, SKBM, TALF, KONI, ELPI.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkuat Ekosistem Trading, Perusahaan Broker Global Tempuh Jalan Transformasi

Perkuat Ekosistem Trading, Perusahaan Broker Global Tempuh Jalan Transformasi

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:55 WIB

IHSG Naik Tipis Pada Sesi I di Tengah Badai Timur Tengah, 394 Saham Hijau

IHSG Naik Tipis Pada Sesi I di Tengah Badai Timur Tengah, 394 Saham Hijau

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:11 WIB

IHSG Hijau di Awal Perdagangan, Tapi Analis Peringatkan Siap-Siap Ambles Lagi

IHSG Hijau di Awal Perdagangan, Tapi Analis Peringatkan Siap-Siap Ambles Lagi

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 09:12 WIB

Terkini

Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung

Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:33 WIB

OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan

OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:27 WIB

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:35 WIB

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:29 WIB

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:25 WIB

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:20 WIB

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:19 WIB

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:13 WIB

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09 WIB

×