Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Kementan Kembangkan Sentra Hortikultura di Modoinding

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 16 Oktober 2019 | 15:22 WIB
Kementan Kembangkan Sentra Hortikultura di Modoinding
Tanaman hortikultura. (Dok : Kementan).

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengembangkan sentra tanaman hortikultura di sejumlah daerah. Pengembangan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan nasional dan meningkatkan pasar ekspor.

"Salah satu yang sedang berkembang adalah sentra produksi terbesar di kawasan Indonesia bagian timur seperti di Kecamatan Modoinding, Minahasa Selatan," ujar Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Prihasto Setyanto saat menghadiri Modoinding Potato Festival ke-6 yang digelar di Desa Sinisir, Selasa (15/10/2019).

Menurut Prihasto, di Kecamatan Modoinding saat ini sedang berkembang jenis sayuran kentang, wortel, bawang daun, labu, tomat, bawang merah hingga bawang putih dengan kualitas yang sangat bagus.

"Khusus untuk kentang, Modoinding bahkan tercatat sebagai produsen penghasil kentang berkualitas bagus dan terbesar di seluruh daratan Pulau Sulawesi atau nomor 9 terbesar di Indonesia," katanya.

Prihasto mengatakan, pemerintah juga telah mengalokasikan anggaran 13,5 milyar untuk mendukung dan mendorong pengembangan kawasan bawang putih, buah-buahan dan aneka sayuran di Kecamatan Modoinding. Anggaran sebesar itu khususnya diperuntukan untuk proses penanaman 225 hektar bawang putih.

"Tahun depan rencananya akan kami tambah lagi 200 hektar. Jadi total bantuan pemerintah mencapai 425 hektar. Kita berharap kawasan ini menjadi salah satu sentra bawang putih terbesar di Sulawesi," katanya.

Sementara Direktur Perbenihan Hortikultura, yang juga sekaligus Plt Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian, Sukarman menyatakan bahwa varietas kentang yang banyak dikembangkan petani Modoinding adalah Kentang SupeJohn.

"Kentang varietas SupeJohn memiliki bentuk lonjong bagus dan tidak mudah rusak. Sementata bagian kulitnya tidak mudah terkupas karena ukuran umbinya cukup besar. Jenis kentang ini juga sudah terdaftar di Kementerian Pertanian melalui SK Mentan Nomor 3936/Kpts/Sr.120 tahun 2013," katanya.

Mengenai hal ini, Bupati Minahasa Selatan, Christiany Eugenia Paruntu, menyatakan terimakasih atas berbagai bantuan pemerintah pusat dalam hal ini bibit dan benih unggul dari Kementerian Pertanian. Karena itu, Christiany berharap masyarakat Modoinding menjaga alam yang subur dan melimpah ini dengan cara bersyukur.

"Setiap tahun total pendapatan masyarakat dari hasil budidaya sayuran di kawasan ini bisa mencapai 1 triliun. Pendapatan petani Modoindingjuga menjadi yang tertinggi di Sulawesi Utara. Makanya saya mengajak semua warga di sini tetap bersyukur," katanya.

Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Modoinding, Renly Liow, menyambut baik bantuan dan program pemerintah dalam mengembangkan sayuran di daerahnya termasuk bawang putih.

"Dengan bantuan ini kami semakin optimis sektor hortikultura di wilayah ini terus berkembang. Terlebih petani disini sudah mampu membuat olahan makanan berbahan dasar kentang seperti kripik, dodol dan donat," tukasnya.

Berdasarkan catatan statistik BPS, produksi kentang nasional tahun 2018 mencapai 1,28 juta ton atau naik 10,3 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 1,16 juta ton. Khusus Minahasa Selatan, produksi kentang tahun 2018 mencapai 46 ribu ton atau naik 19 persen jika dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 36 ribu ton. Dengan peningkatan yang signifikan ini, Indonesia berhasil mencatatkan diri sebagai negata swasembada kentang dan sayur.

Asal tau saja, Festival Kentang Modoinding ini diikuti oleh ratusan peserta karnaval dari perwakilan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), perwakilan wilayah desa se-Modoinding serta dinas-dinas terkait.

Adapun kawasan Modoinding sendiri sejak lama sudah dikenal sebagai daerah sentra hortikultura sayuran terbesar di Sulawesi Utara. Kecamatan yang identik dengan hasil pertanian ini sebagai The kitchen of Business untuk Wilayah Indonesia bagian timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menaker : Pemerintah Masih Kaji Revisi UU Ketenagakerjaan

Menaker : Pemerintah Masih Kaji Revisi UU Ketenagakerjaan

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 14:59 WIB

Beragam Acara Adat Ditebar Festival Keraton Kesultanan Buton 2019

Beragam Acara Adat Ditebar Festival Keraton Kesultanan Buton 2019

Bisnis | Rabu, 16 Oktober 2019 | 11:32 WIB

Kementan Lepas Kopi Amstirdam asal Jatim ke Australia Sebanyak 20 Ton

Kementan Lepas Kopi Amstirdam asal Jatim ke Australia Sebanyak 20 Ton

Bisnis | Rabu, 16 Oktober 2019 | 11:26 WIB

Kementan Dorong Kawasan Perbatasan Jadi Lumbung Beras dan Ekspor

Kementan Dorong Kawasan Perbatasan Jadi Lumbung Beras dan Ekspor

Bisnis | Rabu, 16 Oktober 2019 | 11:18 WIB

Antisipasi Penyakit Demam Babi Afrika, Kementan Siapkan Kebijakan Strategis

Antisipasi Penyakit Demam Babi Afrika, Kementan Siapkan Kebijakan Strategis

Bisnis | Rabu, 16 Oktober 2019 | 11:14 WIB

Kementan Beri Keuntungan Bagi Korban Terdampak Erupsi Sinabung

Kementan Beri Keuntungan Bagi Korban Terdampak Erupsi Sinabung

Bisnis | Rabu, 16 Oktober 2019 | 11:09 WIB

Terkini

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:10 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:09 WIB

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:05 WIB

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:00 WIB

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:44 WIB

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:13 WIB

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:23 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB