Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bangun Ibu Kota Baru, Bappenas Minta Masukan Suku Dayak

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 17 Oktober 2019 | 11:21 WIB
Bangun Ibu Kota Baru, Bappenas Minta Masukan Suku Dayak
Sekretaris Utama Kementerian PPN/Bappenas Himawan Hariyoga Djojokusumo. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Pemerintah bakal memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur tepatnya sebagian di Penajam Paser Utara dan sebagian di Kutai Kertanegara. Nantinya, pembangunan ibu kota baru akan dilakukan pada 2020.

Namun sebelum membangun, Pemerintah meminta masukan kepada beberapa pihak agar pembangunan ibu kota baru itu tak asal-asalan. Salah satunya, dengan meminta masukan kepada suku di Kalimatan yaitu masyarakat Dayak.

Menurut Sekretaris Utama Kementerian PPN/Bappenas Himawan Hariyoga Djojokusumo, suku dayak telah berperan dalam membangun peradaban di Indonesia. Sehingga, masukannya penting dalam membangun peradaban di Ibu Kota Baru.

"Suku bangsa dayak telah ada jauh sebelum Indonesia merdeka identitasnya lahir dari sistem religinya yang berakar adat istiadat dan hukum dayak. Dalam konteksi itu budaya dayak turut andil dalam ideologi pancasila. Sistem religinya bukti kecerdasan berpikiir. Nilai-nilainya hormat patuh ke leluhur orang tua dan negara. Berperan penting menempatkan hutan sebagai sumber peradaban," kata Himawan dalam sambutannya, di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (17/10/2019).

Himawan menuturkan, nilai-nilai yang perlu dipelajari dalam suku dayak yaitu pemberdayaan Sumber daya Manusia (SDM). Sehingga, nilai tersebut yang akan dipegang pemerintah untuk membangun peradaban di Ibu Kota Baru.

"Oleh sebab itu perlindungan terhadap nilainilai suku dayak pemberdayaan SDM dan keberlanjutan kehidupannya menjadi penting untuk perkuat perdamaian dan kesejahteraan yang diperlukan dalam proses tahap pemindahan ibu kota," jelas dia.

Kendati demikian, Himawan mengaku Bappenas selalu menyelenggarakan pertemuan kepada perwakilan masyarakat dayak. Hal ini semata-mata untuk membuat konsep ibu kota baru yang diinginkan para pemimpin.

"Bappenas telah persiapkan sejumlah kajian pendalaman dan melanjutkan penyelenggaraan pertemuan-pertemuan dialogis dengan berbagai pihak untuk dapat masukan spesifik dan komprehensif. Agar berjalan lancar dan maksimal," pungkas dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bappenas Sebut Keberhasilan Kerja Jokowi Jilid I Nyata

Bappenas Sebut Keberhasilan Kerja Jokowi Jilid I Nyata

Bisnis | Kamis, 17 Oktober 2019 | 09:33 WIB

Pindah Ibu Kota Dipercaya Bisa Menghapus Jawa Sentris

Pindah Ibu Kota Dipercaya Bisa Menghapus Jawa Sentris

Bisnis | Senin, 14 Oktober 2019 | 15:10 WIB

Mimpi Menhub Ibu Kota Baru Punya MRT LRT Hingga Bus Amfibi

Mimpi Menhub Ibu Kota Baru Punya MRT LRT Hingga Bus Amfibi

Bisnis | Kamis, 10 Oktober 2019 | 15:20 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB