Jadi Karya Anak Bangsa, Begini Spesifikasi Bus Listrik PT MAB

Bangun Santoso

Minggu, 03 November 2019 | 11:44 WIB
Jadi Karya Anak Bangsa, Begini Spesifikasi Bus Listrik PT MAB
Bus listrik produksi PT Mobil Anak Bangsa di Jalan Raya Demak - Kudus KM5, Kabuaten Demak, Jawa Tengah. [Suara.com/Adam Iyasa]

Suara.com - Perusahaan bus listrik dalam negeri, PT Mobil Anak Bangsa (MAB) secara resmi beroperasi dengan ditandai penyerahan Surat Tanda Nomor Kendaran (STNK) dan kunci satu unit bus listrik tipe MD 12E NF kepada Presiden Direktur Paiton Energy, Koichiro Miyazaki pada Sabtu (2/11/2019).

Seremoni itu dilakukan langsung oleh Founder PT Mobil Anak Bangsa Moeldoko, yang didampingi Co-Founder PT MAB Stephen Sulistyo.

STNK tersebut sebagai bukti hasil penandatangan Service Procurement Agreement antara PT MAB dengan perusahaan pembangkit listrik swasta yang dikelola PT Mitsui tersebut, Juli 2019.

"Ini adalah penyerahan produksi perdana bus listrik MAB generasi keempat yang dibeli oleh PT Paiton Energy," kata Moeldoko, di Karoseri Anak Bangsa, Demak, Jawa Tengah.

Moeldoko mengatakan, pembelian bus listrik oleh PT Paiton Energy tidak akan berhenti pada satu unit saja. Ke depan sudah ada kesepakatan untuk memiliki kembali bus listrik MAB sebanyak empat unit.

"Kami bangga, karena konsumen pertama adalah Mitsui. Standar PT MAB ada value utilitas tinggi, tentu beliau punya standar tinggi," kata Moeldoko.

Spesifikasi Bus Listrik PT MAB

Bus listrik produksi PT Mobil Anak Bangsa di Jalan Raya Demak - Kudus KM5, Kabuaten Demak, Jawa Tengah. [Suara.com/Adam Iyasa]
Bus listrik produksi PT Mobil Anak Bangsa di Jalan Raya Demak - Kudus KM5, Kabuaten Demak, Jawa Tengah. [Suara.com/Adam Iyasa]

Bus listrik MD 12E NF seharga Rp 4,5 miliar ini memiliki spesifikasi dimensi 12x2, 5x3, 75 meter. Sementara di bagian baterai, bus listrik karya anak bangsa ini dibekali baterai LifePo water cooled berkapasitas 250 Kwh-404 Ah.

Selain itu, us listrik juga memiliki tipe motor permanent magnet syhchronous motor; power 150 KW (rated) 200 KW (peak); dan, torque 1.194 NM (Rated) 2.000 NM (peak). Dengan kapasitas itu, bus listrik ini diklaim memiliki maksimal kecepatan 100 KM.

baca juga

Moeldoko yang juga Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia mengatakan, sejak penyerahan produksi perdana ini, mulai akhir tahun, PT MAB akan kembali mengebut produksi secara massal. Di antaranya untuk memenuhi order Perum Pengangkutan Djakarta (PPD).

"Ada order sebanyak 110 unit dari PPD, kami juga mengembangkan bus listrik berdimensi 8 meter dan 8 meter ke bawah untuk angkutan kota," kata Moeldoko.

Sementara Presiden Direktur PT MAB, Mayjen TNI (Purn) Leonard, menambahkan, produksi bus listrik dimensi 8 meter dan ke bawah merupakan hasil komunikasi dengan kepala daerah sekitar Jabodetabek dan juga lainnya.

Bus listrik PT MAB, kata dia, adalah jawaban atau solusi terhadap angkutan kota yang kurang ramah lingkungan.

"Dimensi 8 meter dan ke bawah untuk mengganti angkutan kota yang makin crowded. Sudah ada komunikasi pembelian lima daerah ada di Bekasi, Bogor, Surabaya,Tangerang, dan Batu," katanya.

"Kami berharap produk PT MAB akan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi polusi udara," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Bus Listrik PT MAB Tidak di Jakarta? Ini Penjelasan Moeldoko

Kenapa Bus Listrik PT MAB Tidak di Jakarta? Ini Penjelasan Moeldoko

Bisnis | Sabtu, 02 November 2019 | 20:18 WIB

Sah! Moeldoko Serahkan Bus Listrik Produk Perdana MAB untuk Payton Energy

Sah! Moeldoko Serahkan Bus Listrik Produk Perdana MAB untuk Payton Energy

Bisnis | Sabtu, 02 November 2019 | 16:33 WIB

Gubernur Anies Janji akan Tambah Bus Listrik nan Ramah Lingkungan

Gubernur Anies Janji akan Tambah Bus Listrik nan Ramah Lingkungan

News | Jum'at, 01 November 2019 | 18:45 WIB

Ingin Seru di Hari Minggu? Yuk, Meriahkan Karnaval Ramah Lingkungan

Ingin Seru di Hari Minggu? Yuk, Meriahkan Karnaval Ramah Lingkungan

Otomotif | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 08:00 WIB

KBL Dinilai Mampu Kurangi Polusi, KPBB Dukung Pengembangannya

KBL Dinilai Mampu Kurangi Polusi, KPBB Dukung Pengembangannya

Otomotif | Senin, 16 September 2019 | 10:00 WIB

Menuju KBL, Transjakarta Siap Tambah Armada dengan Bus Listrik

Menuju KBL, Transjakarta Siap Tambah Armada dengan Bus Listrik

Otomotif | Sabtu, 14 September 2019 | 05:00 WIB

KPBB Mengimbau Pemprov DKI Jakarta Kurangi Polusi Dengan Cara Begini

KPBB Mengimbau Pemprov DKI Jakarta Kurangi Polusi Dengan Cara Begini

Otomotif | Jum'at, 13 September 2019 | 12:10 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×