Panen Perdana di Batola, Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani Sukses

Fabiola Febrinastri

Kamis, 07 November 2019 | 15:06 WIB
Panen Perdana di Batola, Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani Sukses
Dirjen PSP Kementan, Sarwo Edhy, saat meresmikan Warehouse UPJA Tani Karya Mandiri, di Desa Karangtinoto Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban, Jawa Timur. (Dok : Kementan)

Suara.com - Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) yang dicanangkan Kementerian Pertanian (Kementan) makin menunjukan hasil yang positif. Salah satu kesuksesan terlihat dari Panen Perdana yang dilaksanakan di Denfarm Serasi, di Desa Jejangkit Muara, Batola, Kalimantan Selatan, Rabu (6/11/2019) .

Panen perdana ini dihadiri 2200 pesert, Yang mewakili petani, penyuluh, peneliti, pemerintah daerah dan masyarakat umum.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengungkapkan, lahan ini tadinya belum ada, yang ada hanya hutan. Kemudian tahun 2017, Kementan melalui Ditjen PSP mulai membuka lahan ini, dan membangun infrastruktur dan sebagainya. 

"Hari ini, kita bersama menyaksikan hasil awal dari implementasi Program Serasi, khususnya di tahun inovasi teknologi pertanian dan untuk tahun pertama di tahun 2019," ujarnya.

Ia menambahkan, sebagian area ini sudah dipanen sejak 28 Oktober yang lalu. Hasilnya mencapai 6,4-7,9 ton per hektare gabah kering panen (GKP).

"Hasil ini sangat menjanjikan untuk peningkatan kesejahteraan petani dibandingkan dengan pertanian konvensional, yang selama ini kita tahu, hasilnya antara 1,5 ton sampai 3 ton per hektare. Berarti ada peningkatan 2 sampai 3 kali lipat," kata Sarwo.

Dia menyebut, dengan Program Serasi, artinya bahwa program rawa ini dapat meningkatkan indeks pertanaman, yang dulu disini hutan belantara bisa dibuka dan bisa tanam awal hanya satu kali, tetapi sekarang bisa ditingkatkan menjadi dua kali bahkan sudah ada tanam tiga kali.

"Selain itu, Program Serasi dapat meningkatkan produktivitas. Masyarakat di sini, kalau panen hanya dapat 1,5 sampai 2,5 ton per hektare, tetapi setelah kita berikan sentuhan teknologi dan kita berikan benih padi unggul bermutu bersertifikat, hasil panen meningkat bisa mencapai 5 ton lebih per hektare, dan bahkan ada yang mencapai 6,7 ton per hektare, yang kita panen di desa Kandangan Tanah Laut," katanya.

Dukungan dari Ditjen PSP untuk Batola ini berupa traktor roda 4 lebih kurang sebanyak 36 unit dan traktor roda 2 sebanyak 70 unit. Kemudian ekskavator lebih kurang ada 54 unit, hand spyer, pompa, dan lain sebagainya.

baca juga

"Optimalisasi lahan rawa ini sangat menjanjikan untuk keberlanjutan usaha budi daya padi di tingkat petani. Pengelolaan lahan rawa yang sudah dioptimalkan ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan petani," ujar Sarwo.

Di Batola sendiri, ada beberapa lokasi yang dijadikan lahan Serasi. Selain di Desa Jejangkit Muara, juga ada di Desa Tumih Kecamatan Wanaraya dan Desa Kokida Kecamatan Barambai.

Sarwo menjelaskan, di Kalsel, potensi lahan rawa ada sekitar 257.300 hektare. Dari jumlah tersebut, yang sudah ada calon petani/calon lahan seluas 160.481 hektare.

"Sudah disurvei seluas 43.188 hektare dan sudah didesain seluas 38.121 hektare. Sementara yang dalam proses pekerjaan fisik kontruksi seluas 2.143 hektare," jelasnya.

Dengan program ini, Sarwo menargetkan, lahan yang belum pernah tanam bisa tanam sekali, yang sudah tanam sekali bisa dua kali, yang sudah tanam dua kali bisa dijadikan tiga kali.

"Sehingga terjadi optimalisasi dan nambah produksi untuk petani. Selain itu, ada juga manfaat lainnya yang bisa menambah penghasilan petani," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Optimalkan Lahan Rawa lewat Program Serasi

Kementan Optimalkan Lahan Rawa lewat Program Serasi

Bisnis | Kamis, 07 November 2019 | 10:39 WIB

Gara-gara Investigasi Masalah Gula, Majalah Tempo Digugat Mentan

Gara-gara Investigasi Masalah Gula, Majalah Tempo Digugat Mentan

News | Rabu, 06 November 2019 | 18:23 WIB

Di DPR, Mentan Syahrul Tegaskan Pertanian Harus Lebih Maju

Di DPR, Mentan Syahrul Tegaskan Pertanian Harus Lebih Maju

Bisnis | Selasa, 05 November 2019 | 16:25 WIB

Sektor Hortikultura harus Mampu Bersaing di Pasar Internasional

Sektor Hortikultura harus Mampu Bersaing di Pasar Internasional

News | Selasa, 05 November 2019 | 09:35 WIB

Mentan : Sektor Perkebunan Jadi Andalan Devisa dan Kesejahteraan Petani

Mentan : Sektor Perkebunan Jadi Andalan Devisa dan Kesejahteraan Petani

Bisnis | Selasa, 05 November 2019 | 09:16 WIB

Kementan Targetkan Swasembada Daging Sapi Tercapai Secepatnya

Kementan Targetkan Swasembada Daging Sapi Tercapai Secepatnya

Bisnis | Senin, 04 November 2019 | 16:01 WIB

Terkini

Indonesia Tumbang dari Kazakhstan, Tim Voli Putra Tutup Asian Games 2026 di Peringkat 12

Indonesia Tumbang dari Kazakhstan, Tim Voli Putra Tutup Asian Games 2026 di Peringkat 12

Sport | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Dave Laksono: Reshuffle Kabinet Bagian dari Evaluasi dan Penataan

Dave Laksono: Reshuffle Kabinet Bagian dari Evaluasi dan Penataan

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Direstui Pemerintah, Warga Bunuh 23 Ekor Gajah, Dagingnya Jadi Jamuan HUT Kemerdekaan

Direstui Pemerintah, Warga Bunuh 23 Ekor Gajah, Dagingnya Jadi Jamuan HUT Kemerdekaan

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Samsung Galaxy Tab S12 Ultra Punya Layar 14,6 Inci, AI Jadi Andalan Baru

Samsung Galaxy Tab S12 Ultra Punya Layar 14,6 Inci, AI Jadi Andalan Baru

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:21 WIB

The Assassin(s) Batalkan Seluruh Agenda BIFF 2026 di Tengah Kontroversi

The Assassin(s) Batalkan Seluruh Agenda BIFF 2026 di Tengah Kontroversi

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:20 WIB

5 Rekomendasi Kompor Gas Dua Tungku Terbaik, Api Besar dan Hemat Gas

5 Rekomendasi Kompor Gas Dua Tungku Terbaik, Api Besar dan Hemat Gas

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Kenapa Cushion Tidak Menempel di Wajah? Ini 5 Tipsnya agar Makeup Lebih Menyatu

Kenapa Cushion Tidak Menempel di Wajah? Ini 5 Tipsnya agar Makeup Lebih Menyatu

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Soroti Pergantian Menlu ke Diplomat Karir, Pakar Kritik Lemahnya Artikulasi Diplomasi Era Sugiono

Soroti Pergantian Menlu ke Diplomat Karir, Pakar Kritik Lemahnya Artikulasi Diplomasi Era Sugiono

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Belanda Untung Rp11 Triliun Lebih dari Perbudakan, Indonesia Pernah Jadi Korban

Belanda Untung Rp11 Triliun Lebih dari Perbudakan, Indonesia Pernah Jadi Korban

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Suporter Singapura Duga Ada Kejanggalan Usai Malaysia Menang Mudah 6-0, Bongkar Fakta Ini

Suporter Singapura Duga Ada Kejanggalan Usai Malaysia Menang Mudah 6-0, Bongkar Fakta Ini

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:00 WIB

×