Kementan Serahkan Klaim Asuransi Usaha Tani Padi di Batola

Fabiola Febrinastri

Kamis, 07 November 2019 | 16:19 WIB
Kementan Serahkan Klaim Asuransi Usaha Tani Padi di Batola
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Sarwo Edhy melakukan kunjungan kerja ke Lokasi Serasi (Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani) di Kabupaten Barito Kuala, Propinsi Kalimantan Selatan. (Dok : Kementan).

Suara.com - Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) turut berperan dalam Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) di lahan Denfarm, Desa Jejangkit, Batola, Kalimantan Selatan (Kalsel). Dari sejumlah lahan yang gagal panen, petani tetap bisa tersenyum, karena klaim asuransi dibayarkan.

Penyerahan klaim asuransi AUTP progam Kementerian Pertanian (Kementan) bersama PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) ini dilaksanakan dalam panen perdana di Desa Jejangkit Muara, Rabu (6/11/2019).

Klaim asuransi senilai 28,5 juta dengan luas 4,75 hektare ini, secara simbolis diberikan kepada Kelompok Tani Berkat Usaha 1, dari Desa Tabing Rimbah, Barito Kuala.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengatakan, Program AUTP mulai disosialisasikan tidak hanya di Batola saja. Seluruh petani di Kalsel diharapkan ikut AUTP, karena program asuransi ini sangat menjanjikan.

"Program AUTP membuat petani tenang dalam berusaha tani, tidak takut kering sawahnya dalam musim kemarau, dan tidak takut kebanjiran dalam musim hujan. Dengan membayar Rp 36 ribu per hektare ketika lahan sawahnya terkena banjir, terkena kekeringan, atau terkena hama penyakit, itu mendapat penggantian sebesar Rp 6 juta rupiah per hektarenya," ujar Sarwo.

Dalam kegiatan panen perdana juga dilaksanakan penyerahan polis AUTP kepada sejumlah kelompok tani, diantaranya Kelompok Tani Karya Mandiri dari Desa Tabing Rimbah, Barito Kuala dengan luas 42 hektare, Kelompok Tani Berkat Usaha dari Desa Tabing Rimbah dengan luas 35 hektare, dan Kelompok Tani Sido Muyu dari Desa Tabing Rimbah seluas 40 hektare.

Sarwo mengatakan, program AUTP dari 13 kabupaten di Kalsel, terdiri dari daftar peserta definitif seluas 2.204 hektare, sudah membayar premi dan sudah diterbitkan surat keputusan peserta asuransi oleh Dinas Kabupaten.

Dari daftar peserta sementara seluas 898 hektare, sudah membayar premi dan sudah diterbitkan polis tetapi belum diterbitkan surat keputusan oleh Dinas Kabupaten.

"Peserta asuransi hanya membayar 20 persen biaya premi, karena 80 persennya disubsidi pemerintah. Program AUTP ini memang masih dalam tahap sosialisasi, dari target 38.000 hektare baru terealisasi sebesar 3,104 hektare," ujarnya.

baca juga

Sarwo menambahkan, pihaknya terus mengupayakan petani yang tergabung dalam program Serasi mengikuti AUTP. Program asuransi pertanian yang dilaksanakan Kementan saat ini adalah dalam upaya menjalankan amanat UU No 19/2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

"Kami upayakan semua untuk juga ikut asuransi program pemerintah, karena lahan di mana saja, bisa mengalami gagal panen. Dalam Pasal 37 diamanahkan kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk melindungi usaha petani dalam bentuk asuransi pertanian," tambahnya.

Dalam AUTP, petani padi hanya dengan membayar premi sebesar Rp 36.000 per hektare per musim. Jika terdapat musibah, banjir di musim hujan atau kekeringan di musim kemarau, atau terkena hama penyakit, para petani akan dapat penggantian sebesar Rp 6 juta per hektare.

"Artinya, ketika petani mengalami musibah, dia bisa bangkit kembali dengan uang Rp 6 juta sebagai modal awal untuk budi daya padi kembali," pungkas Sarwo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panen Perdana di Batola, Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani Sukses

Panen Perdana di Batola, Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani Sukses

Bisnis | Kamis, 07 November 2019 | 15:06 WIB

Kementan Optimalkan Lahan Rawa lewat Program Serasi

Kementan Optimalkan Lahan Rawa lewat Program Serasi

Bisnis | Kamis, 07 November 2019 | 10:39 WIB

Gara-gara Investigasi Masalah Gula, Majalah Tempo Digugat Mentan

Gara-gara Investigasi Masalah Gula, Majalah Tempo Digugat Mentan

News | Rabu, 06 November 2019 | 18:23 WIB

Di DPR, Mentan Syahrul Tegaskan Pertanian Harus Lebih Maju

Di DPR, Mentan Syahrul Tegaskan Pertanian Harus Lebih Maju

Bisnis | Selasa, 05 November 2019 | 16:25 WIB

Sektor Hortikultura harus Mampu Bersaing di Pasar Internasional

Sektor Hortikultura harus Mampu Bersaing di Pasar Internasional

News | Selasa, 05 November 2019 | 09:35 WIB

Mentan : Sektor Perkebunan Jadi Andalan Devisa dan Kesejahteraan Petani

Mentan : Sektor Perkebunan Jadi Andalan Devisa dan Kesejahteraan Petani

Bisnis | Selasa, 05 November 2019 | 09:16 WIB

Terkini

Biaya Pengobatan Dijamin! Kasus Satpol PP dan Pekerja Proyek di Bulungan Berakhir Damai

Biaya Pengobatan Dijamin! Kasus Satpol PP dan Pekerja Proyek di Bulungan Berakhir Damai

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Mediasi Gagal, Penagihan Utang Berdarah di Kudus Berakhir Penetapan 24 Tersangka

Mediasi Gagal, Penagihan Utang Berdarah di Kudus Berakhir Penetapan 24 Tersangka

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Diduga Terlibat Konglikong Kecurangan Gibran, Koalisi Sipil Adukan KPU ke DKPP

Diduga Terlibat Konglikong Kecurangan Gibran, Koalisi Sipil Adukan KPU ke DKPP

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Kenapa GJLS: Berapi-Api Terasa Begitu Personal Buat Generasi Burnout: Inilah Realitasnya

Kenapa GJLS: Berapi-Api Terasa Begitu Personal Buat Generasi Burnout: Inilah Realitasnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Masuk Daftar Menteri Berkinerja Buruk Versi CELIOS, Gus Ipul Pertanyakan Indikator Penilaian

Masuk Daftar Menteri Berkinerja Buruk Versi CELIOS, Gus Ipul Pertanyakan Indikator Penilaian

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:55 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran: MBG & KDMP Cuma Bebani Anggaran, Tak Ada Manfaat

2 Tahun Prabowo-Gibran: MBG & KDMP Cuma Bebani Anggaran, Tak Ada Manfaat

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Bakal Baku Tumbuk di Liga Champions, Pelatih Keturunan Indonesia: Gaya Main Como Mirip Barcelona

Bakal Baku Tumbuk di Liga Champions, Pelatih Keturunan Indonesia: Gaya Main Como Mirip Barcelona

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Mendagri Minta Pemda Perkuat Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

Mendagri Minta Pemda Perkuat Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Febrie Adriansyah Siap Kembali Mengabdi ke Penegakan Jika Divonis Tak Bersalah

Febrie Adriansyah Siap Kembali Mengabdi ke Penegakan Jika Divonis Tak Bersalah

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:49 WIB

Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig

Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:45 WIB

×