Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Simpang Semanggi Era Ahok Dikritik, Stafsus BUMN: Bang Marwan Halu

Iwan Supriyatna | Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 28 November 2019 | 08:40 WIB
Simpang Semanggi Era Ahok Dikritik, Stafsus BUMN: Bang Marwan Halu
Marwan Batubara dan Arya Sinulingga di ILC TV One (Screenshot YouTube Indonesian Lawyers Club)

Suara.com - Direktur Indonesia Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara mempermasalahkan pembangunan Simpang Susun Semanggi yang digadang-gadang sebagai keberhasilan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat menjadi Gubernur DKI Jakarta. Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga membantah hal itu.

Perdebatan antara Marwan Batubara dan Arya Sinulingga terjadi dalam acara ILC TV One bertema "Bisakah Ahok Membasmi Mafia Migas?" yang tayang Selasa (26/11/2019) malam.

Marwan merasa Ahok telah melanggar prinsip tata kelola keuangan ketika proses pembangunan Simpang Susun Semanggi. Sehingga membuat Ahok tidak layak masuk dalam jabatan penting di BUMN.

"Ahok melanggar prinsip-prinsip tata kelola keuangan, terutama bicara tentang anggaran yang off budget. Ini saya kira melanggar Undang-undang Nomor 17 tahun 2003 tentang keuangan negara kemudian Undang-undang Nomor 1 tahun 2004 tentang perbendaharaan negara," kata Marwan.

Ia kemudian menyinggung pembangunan Simpang Susun Semanggi. Menurut Marwan itu melanggar aturan.

"Ada kasus denda terhadap tinggi bangunan kemudian ini bisa digunakan untuk infrastruktur, sanksi pelanggaran ini lalu dipakai misalnya untuk lintas Susun Semanggi. Ahok menepuk dada bahwa berhasil membangun Simpang Susun ini tanpa uang APBD. Tapi ini jelas melanggar," tutur Marwan.

"Tadi saya sebutkan, tidak boleh lagi ada pembangunan atau spending pemerintah pusat atau daerah dengan pengelolaan keuangan yang off budget," imbuhnya.

Marwan Batubara dan Arya Sinulingga di ILC TV One (Screenshot YouTube Indonesian Lawyers Club)
Marwan Batubara dan Arya Sinulingga di ILC TV One (Screenshot YouTube Indonesian Lawyers Club)

Pernyataan itu dibantah oleh Arya Sinulingga. Ia menganggap Marwan hanya berhalusinasi.

"Tadi semua yang dikatakan oleh Bang Marwan tadi adalah halusinasinya bang Marwan. Bagi kaum milenial Bang Marwan dalam kondisi halu, nah ini yang berbahaya kalau sudah dalam kondisi halusinasi," ujar Arya.

Ia kemudian membalas argumen Marwan soal pembangunan Simpang Susun Semanggi.

"Kontraktornya Simpang Susun, Bang Marwan tahu enggak kontraktornya? Itu BUMN bos. Artinya negara-negara juga yang mengerjakannya bukan pihak swasta," ujarnya.

Menurut Arya, tidak perlu ada rasa curiga karena yang mengerjakan proyek Simpang Susun Semanggi itu adalah BUMN.

"Jadi tadi kalau dikatakan bahwa coba dihitung biayanya, silahkan hitung, jangan-jangan enggak sesuai dengan nilai denda itu, enggak mungkin. Kalau dari swasta boleh curiga, mungkin ada kong kalikong, ini dengan BUMN juga kok, yang untung juga BUMN, punya negara juga," imbuhnya.

Tidak puas dengan jawaban Arya, Marwan kemudian membalas.

"Saya kira, silahkan saja Pak Arya mengatakan seperti itu karena beliau harus mengatakan seperti itu, sebagai staf Menteri BUMN dan itu juga di bawah kendali Pak Jokowi mungkin juga Ahok," balas Marwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahok Bakal Pimpin Rapat Besar Pertamina Pekan Depan

Ahok Bakal Pimpin Rapat Besar Pertamina Pekan Depan

Bisnis | Rabu, 27 November 2019 | 16:20 WIB

Jadi Bos Pertamina, Politikus PDIP Ungkap Kekhawatiran soal Ahok

Jadi Bos Pertamina, Politikus PDIP Ungkap Kekhawatiran soal Ahok

News | Rabu, 27 November 2019 | 13:04 WIB

Ahok Jadi Komut Pertamina, Pengamat Politik Duga Ada Pengalihan Isu

Ahok Jadi Komut Pertamina, Pengamat Politik Duga Ada Pengalihan Isu

News | Rabu, 27 November 2019 | 10:35 WIB

Terkini

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB