Beda DNA, Rhenald Khasali Ingatkan Pemain Lama Tak Ikut-ikutan Bakar Uang

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 04 Desember 2019 | 10:46 WIB
Beda DNA, Rhenald Khasali Ingatkan Pemain Lama Tak Ikut-ikutan Bakar Uang
Ilustrasi bakar uang (Shutterstock).

Suara.com - Fenomena bakar uang di perusahaan rintisan atau startup saat ini tengah ramai diperbincangkan. Hal ini dilakukan startup agar bisa memberikan diskon sebesar-sebesarnya untuk mengambil hati konsumen.

Namun, dengan maraknya aksi bakar uang tersebut, pengusaha lama justru malah ikut-ikutan bakar uang.

Melihat fenomena tersebut, Pakar bisnis Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pengusaha lama tak ikut-ikutan melakukan aksi bakar uang.

Mengingat DNA perusahaan rintisan startup dengan pengusaha yang telah berdiri sejak lama sangat berbeda.

"Pengusaha lama yang terganggu ikut-ikutan bakar uang untuk mengimbangi persaingan. Motifnya untuk mempertahankan pelanggan. Padahal business model dan value creation yang terjadi dalam bisnis model lama dengan start up itu sangat berbeda," ujar Prof Rhenald dalam keterangannya, Rabu (4/12/2019).

Profesor Doktor Rhenald Kasali. [Suara.com/Erick Tanjung]
Profesor Doktor Rhenald Kasali. [Suara.com/Erick Tanjung]

Guru besar UI dan Chairman PT Telkom ini menjelaskan bahwa DNA keduanya sangat bertolak belakang dan masing-masing mempunyai struktur, proses bisnis dan manajemen yang barbeda. Pada akhirnya kelincahan gerak dan struktur biayanya membedakan mereka di pasar.

"Basis manajemen pemain-pemain lama itu adalah heavy assets, sangat tangible, controlling, supply-side, skala ekonomis, dan sangat mengandalkan branding. Ini berbeda dengan basis manajemen start-up yang light assets, intangibles, orkestrasi ekosistem, data dan mengandalkan review dan rating," imbuhnya.

Maka dari itu, pemain baru memilih jalan mobilisasi ketimbang marketing, dan orkestrasi ketimbang manajemen. Karena itulah ia mengingatkan sebagian proses bakar uang sudah memasuki tahap stabil dan tak perlu perang-perangan.

Itu tampak dalam bisnis transportasi. Namun pertempuran besar masih bakal terjadi di sektor retail dan e commerce, dan yang berpotensi ricuh ada di sektor keuangan, kesehatan dan pendidikan.

baca juga

Ia juga mengingatkan, keluhan chairman Lippo terkait strategi bakar uang yang harus dihentikan grup ini dengan menjual sebagian besar sahamnya di OVO sebagai sebuah fenomena baru.

"Saya menyebutnya sebagai pertarungan antara old power vs new power. Bakar uang itu adalah tradisi new power yang sudah dilakukan sejak awal revolusi industri oleh setiap pendatang baru atau pendobrak pasar. Namun hari ini mereka datang dengan strategi longtail. Ekornya yang terlihat dulu tapi panjang sekali, sedangkan sosok hewannya baru kelihatan 10-20 tahun ke depan. Sedangkan oldpower maunya selalu melihat hewannya dulu, baru ekor pedeknya di belakang," tutur dia.

Masalahnya pembakar uang di era start up itu sangat light asetnya dan bukan dibiayai oleh hutang bank. Jadi kelak di dunia startup akan tampak perbedaan antara EBITDA dengan EAT (pendapatan bersih) yang tidak selisih jauh.

Maka supaya berhasil dalam memasuki era baru, Rhenald menyarakan agar pengusaha paham betul karakter manajemen dunia baru, ubah mindset dan lakukan transformasi mendasar.

"Jangan ikut-ikutan melakukan digitalisasi atau melakukan akuisisi startup sembarangan kalau struktur DNAnya masih oldpower," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heru Sutadi: Stop Bakar Uang, Startup Unicorn Indonesia Bisa Samai Alibaba

Heru Sutadi: Stop Bakar Uang, Startup Unicorn Indonesia Bisa Samai Alibaba

Bisnis | Rabu, 27 November 2019 | 08:25 WIB

NTT Ltd Umumkan Tiga Startup Pemenang Terinspiratif di Asia Tenggara

NTT Ltd Umumkan Tiga Startup Pemenang Terinspiratif di Asia Tenggara

Bisnis | Senin, 25 November 2019 | 21:08 WIB

Gojek Xcelerate Latih 10 Startup yang Semua Foundernya Perempuan

Gojek Xcelerate Latih 10 Startup yang Semua Foundernya Perempuan

Lifestyle | Sabtu, 02 November 2019 | 11:07 WIB

Terkini

Megawati Baru Tiba dari Manado, Jenazah Guruh Soekarnoputra Segera Dimakamkan

Megawati Baru Tiba dari Manado, Jenazah Guruh Soekarnoputra Segera Dimakamkan

News | Sabtu, 26 September 2026 | 13:37 WIB

Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping

Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 13:37 WIB

Ciri-Ciri Sepatu New Balance 530 Original, Cek 7 Detail Ini Sebelum Beli

Ciri-Ciri Sepatu New Balance 530 Original, Cek 7 Detail Ini Sebelum Beli

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 13:35 WIB

Aldi Taher Perkenalkan Atta Rumnan  dan Lagu Maafkan di Ajang PestaPora 2026

Aldi Taher Perkenalkan Atta Rumnan dan Lagu Maafkan di Ajang PestaPora 2026

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 13:35 WIB

Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT

Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT

Jogja | Sabtu, 26 September 2026 | 13:31 WIB

Kehilangan Tokoh Besar, Prof Dasco: Karya Guruh Soekarnoputra Akan Selalu Dikenang Bangsa

Kehilangan Tokoh Besar, Prof Dasco: Karya Guruh Soekarnoputra Akan Selalu Dikenang Bangsa

News | Sabtu, 26 September 2026 | 13:30 WIB

Mendengar Sure Thing: Bukti Kalau Lagu Bagus Tak Punya Kedaluwarsa

Mendengar Sure Thing: Bukti Kalau Lagu Bagus Tak Punya Kedaluwarsa

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 13:30 WIB

6.870 Pasar Rakyat Mulai Masuk Ekosistem Digital, 300 Ribu Pedagang Difasilitasi

6.870 Pasar Rakyat Mulai Masuk Ekosistem Digital, 300 Ribu Pedagang Difasilitasi

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 13:29 WIB

John Herdman Paham Duel Timnas Indonesia vs Malaysia Punya Arti Lebih, 3 Poin Wajib Didapat

John Herdman Paham Duel Timnas Indonesia vs Malaysia Punya Arti Lebih, 3 Poin Wajib Didapat

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 13:27 WIB

Niat Tambah Nafkah Berujung Duka, Guru SDN 6 Kare Korban Tragedi KM Virgo Ditemukan Tewas

Niat Tambah Nafkah Berujung Duka, Guru SDN 6 Kare Korban Tragedi KM Virgo Ditemukan Tewas

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 13:24 WIB

×