IHSG Ambles di Bawah Level 8.000, 753 Saham Anjlok

Achmad Fauzi

Senin, 02 Februari 2026 | 17:18 WIB
IHSG Ambles di Bawah Level 8.000, 753 Saham Anjlok
OJK menyambut rencana Danantara untuk menjadi salah satu pemegang saham PT BEI. IHSG anjlok parah pada 28 dan 29 Januari setelah MSCI mengumumkan menerapkan perlakuan sementara terhadap pasar modal Indonesia dengan membekukan sejumlah perubahan dalam evaluasi indeks. [Antara]
baca 10 detik
  • IHSG ditutup melemah signifikan 4,88 persen ke level 7.922,73 akibat sentimen negatif dan koreksi harga komoditas global.
  • Pelemahan pasar domestik diperparah oleh melemahnya Rupiah terhadap Dolar AS menjadi Rp 16.798.
  • Kondisi pasar global turut menekan IHSG, dipicu kekhawatiran The Fed dan aksi jual emas serta perak.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah tajam pada perdagangan Senin (2/2). IHSG terkoreksi 4,88 persen ke level 7.922,73, seiring masih kuatnya sentimen negatif yang menekan pasar saham domestik.

Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya menyatakan, tekanan terhadap IHSG salah satunya berasal dari koreksi harga komoditas global yang selama ini menjadi penopang utama penguatan indeks.

Selain itu, pelaku pasar juga masih bersikap wait and see terhadap perkembangan langkah otoritas, khususnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), yang tengah melakukan pertemuan dengan MSCI guna membahas reformasi transparansi pasar modal Indonesia serta upaya mengembalikan kepercayaan investor global.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Di sisi lain, nilai tukar rupiah juga bergerak melemah. Rupiah ditutup di level Rp 16.798 per dolar AS di pasar spot, turut menambah tekanan terhadap pergerakan pasar keuangan domestik.

Meski demikian, dari sisi data ekonomi, sejumlah indikator domestik menunjukkan sinyal positif. Indeks PMI Manufacturing Indonesia tercatat naik ke level 52,6 pada Januari 2026 dari sebelumnya 51,2, mengindikasikan aktivitas manufaktur mengalami ekspansi selama enam bulan berturut-turut.

Surplus neraca perdagangan juga meningkat menjadi USD 2,52 miliar pada Desember 2025, dibandingkan USD 2,24 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh pertumbuhan ekspor sebesar 11,64 persen secara tahunan.

Sementara itu, inflasi tercatat berakselerasi menjadi 3,55 persen secara tahunan (YoY) pada Januari 2026. Meski demikian, secara bulanan terjadi deflasi sebesar 0,15 persen (MoM), mencerminkan tekanan harga yang masih relatif terjaga.

Dari kawasan regional, mayoritas indeks saham di bursa Asia juga ditutup melemah pada perdagangan Senin (2/2). Pasar Asia mencermati data aktivitas pabrik di China yang meningkat menjelang libur Tahun Baru Imlek.

Namun, tekanan pasar semakin besar setelah indeks Kospi Korea Selatan anjlok tajam hingga memicu otoritas bursa setempat melakukan trading halt.

baca juga

Pelemahan pasar global turut dipicu oleh respons negatif atas pencalonan Kevin Warsh sebagai calon Ketua The Fed selanjutnya, kekhawatiran terbentuknya bubble di sektor kecerdasan buatan (AI), serta aksi jual besar-besaran pada komoditas emas dan perak.

Tekanan jual pada emas dan perak berlanjut pada perdagangan Senin, setelah keduanya mencatat penurunan tajam pada Jumat (30/1) akibat penguatan dolar AS dan aksi profit taking.

Secara teknikal, tekanan terhadap IHSG masih terjaga. Terjadi pelebaran histogram negatif pada indikator MACD yang mengindikasikan pola distribusi. Stochastic RSI berada di area oversold, namun belum menunjukkan sinyal pembalikan arah.

IHSG masih bertahan di atas level MA200 di kisaran 7.786, namun selama indeks bergerak di bawah level psikologis 8.000, IHSG diperkirakan masih berpotensi menguji area support tersebut.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 48,09 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 29,12 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,89 juta kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Ikut Hadir Pertemuan BEI-MSCI, Pandu Sjahrir: Hanya Nonton aja

Danantara Ikut Hadir Pertemuan BEI-MSCI, Pandu Sjahrir: Hanya Nonton aja

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 16:13 WIB

Saham BUMI ARB Meski Ada yang Borong, Apa Penyebabnya?

Saham BUMI ARB Meski Ada yang Borong, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 16:00 WIB

Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI

Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 14:43 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×