Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Dorong Pertumbuhan Ekonomi di 2020, Kebijakan BI Bakal Lebih Luwes

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 10 Desember 2019 | 09:00 WIB
Dorong Pertumbuhan Ekonomi di 2020, Kebijakan BI Bakal Lebih Luwes
Kantor Pusat Bank Indonesia di Jakarta Pusat, Selasa (5/9/2017).

Suara.com - Guna mendorong pertumbuhan ekonomi di 2020, arah kebijakan Bank Indonesia (BI) akan tetap longgar dan akomodatif.

Hal tersebut dirasa perlu dilakukan di tengah bayang-bayang dampak dari perlambatan ekonomi global terhadap ekonomi domestik.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Endy Dwi Tjahjono mengatakan, BI juga akan tetap mempertimbangkan data-data ekonomi terbaru untuk membuka ruang penurunan suku bunga acuan pada 2020, setelah tahun ini bank sentral empat kali memberikan pelonggaran suku bunga.

"Stance (arah) 2020 kita tetap akomodatif," ujar Endy Dwi Tjahjono di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (10/12/2019) kemarin.

Jika dibutuhkan pelonggaran kembali suku bunga acuan, kata Endy, maka Bank Indonesia tidak akan ragu untuk melakukan penyesuaian.

"Kalau mengatakan suku bunga masih turun, tetap data-dependent. Kalau memang perlu diturunkan, akan diturunkan. Stance masih longgar," kata Endy.

Sepanjang 2019 Bank Indonesia telah agresif memangkas suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate dengan akumulasi sebesar 100 basis poin (satu persen) menjadi lima persen.

Di tahun ini Bank Indonesia juga mengkombinasikan pelonggaran kebijakan moneter dengan kebijakan makroprudensial, diantaranya dengan menurunkan Giro Wajib Minumum (GWM), memangkas uang muka Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dan menaikkan rasio Pembiayaan terhadap Pendanaan (Loan to Funding Ratio/LFR) untuk menyuntik likuiditas ke perbankan.

Pada 2020, lanjut Endy, Bank Indonesia tetap akan mengandalkan seluruh amunisinya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, selain kebijakan moneter suku bunga acuan.

Kebijakan moneter bukanlah satu-satunya jurus bank sentral dalam menggerakkan roda perekonomian. Bank Indonesia menjamin masih memiliki sejumlah instrumen lain untuk memberikan stimulus terhadap perekonomian.

"Bukan cuma moneter tapi ada di sistem pembayaran, mendorong program Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kemudian ekonomi dan keuangan syariah. Kita tidak hanya bermain di moneter," tegasnya.

Untuk indikator makroekonomi pada 2020, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di rentang 5,1-5,5 persen dengan laju inflasi 2-4 persen, dan defisit transaksi berjalan sebesar 2,5-3 persen dari PDB.

Kemudian intermediasi perbankan akan berjalan dengan pertumbuhan kredit di 10-12 persen, dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 8-10 persen. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi Hadiri Pertemuan Tahunan BI

Presiden Jokowi Hadiri Pertemuan Tahunan BI

Foto | Jum'at, 29 November 2019 | 09:00 WIB

Pergerakan Rupiah Masih Akan Tertekan Dolar AS

Pergerakan Rupiah Masih Akan Tertekan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 29 November 2019 | 08:15 WIB

Bos BI Minta Perbankan Bisa Cepat Turunkan Suku Bunga Kredit

Bos BI Minta Perbankan Bisa Cepat Turunkan Suku Bunga Kredit

Bisnis | Kamis, 28 November 2019 | 23:25 WIB

Terkini

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:20 WIB

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB