Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

5 Mitos yang Harus Dipatahkan Saat Mencari Kerja

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 16 Desember 2019 | 11:46 WIB
5 Mitos yang Harus Dipatahkan Saat Mencari Kerja
Interview pekerjaan. (Dok : Glints).

Suara.com - Pengalaman setiap orang dalam mencari kerja tentu berbeda-beda. Kamu mungkin sudah dengar banyak cerita menarik dari pengalaman orang lain. Sayangnya dari cerita-cerita tersebut, bisa saja muncul berbagai macam mitos mencari kerja yang menyesatkan.

Meyakini mitos mencari kerja yang salah bisa bikin kamu patah semangat atau bahkan salah langkah, lho. Padahal, mencari pekerjaan itu seru dan penuh tantangan. Pasalnya, inilah saatnya kamu membuka peluang karier selebarnya sekaligus mengasah kemampuanmu dalam memasarkan diri sendiri.

Karena itu, yuk, ketahui berbagai mitos yang harus dipatahkan saat mencari kerja di bawah ini.

1. Menyebar CV bisa meningkatkan peluang dapat panggilan
Saat berburu pekerjaan, kamu mungkin akan menyebar CV-mu ke banyak perusahaan sekaligus. Harapannya yaitu semakin banyak CV disebar, peluangmu mendapat panggilan wawancara atau tes meningkat.

Strategi ini mungkin bisa membantumu memasukkan CV ke berbagai perusahaan, tapi tidak menjamin CV-mu akan dilihat oleh perekrut atau HR. Ini karena menyebar CV yang sama ke berbagai perusahaan yang berbeda justru akan menyulitkan perekrut untuk menilai kemampuan, latar belakang pendidikan, atau pengalamanmu yang paling sesuai dengan perusahaan tersebut.

Daripada menyebar CV sebanyak-banyaknya saat mencari info lowongan kerja terbaru, fokuslah pada perusahaan atau posisi yang memang sesuai dengan kemampuan dan pengalamanmu. Saat melamar, pastikan CV sudah kamu sesuaikan agar kamu dapat menonjolkan aspek tertentu yang memang sedang dicari oleh perusahaan yang kamu dambakan.

Jadi, kamu mungkin saja punya 5 versi CV dan surat lamaran yang akan dikirimkan ke perusahaan yang berbeda-beda. Melansir dari portal karier Monster, semakin relevan lamaranmu dengan kebutuhan perusahaan tersebut, peluangmu mendapatkan panggilan wawancara atau tes pun jadi lebih besar.  

2. Kalau memang takdir, pasti bakal dapat
Kita memang harus optimis ketika mencari pekerjaan yang terbaik. Akan tetapi, jangan hanya mengandalkan takdir apalagi mitos mencari kerja. Ingat, mencari kerja harus dibarengi dengan usaha.

Dilansir dari The Muse, kamu juga harus bertemu dan kenalan dengan banyak orang di industri yang ingin kamu geluti, rajin follow-up setelah mengirimkan CV atau wawancara, melakukan riset perusahaan atau industri yang kamu incar, hingga meng-update lagi CV dan surat lamaranmu agar tetap relevan dengan perusahaan yang kamu tuju.

baca juga

Jadi, jangan cuma mengirimkan satu lamaran lalu duduk diam menunggu takdir yang bekerja, ya.  

3. Turunkan ekspektasi gaji agar dilirik perusahaan
Salah satu mitos mencari kerja yang masih banyak dipercaya yaitu kamu harus menurunkan ekspektasi gaji kalau belum juga dapat panggilan kerja.

Faktanya, selama kamu masih mematok angka yang wajar untuk industri atau posisi tersebut, tidak perlu menurunkan ekspektasi gajimu ketika ditanya perusahaan. Menurut LiveCareer, kamu malah akan membuatmu terlihat putus asa sehingga perusahaan jadi berpikir-pikir lagi sebelum merekrutmu.

Belum lagi kalau kamu akhirnya diterima, kamu mungkin jadi tidak ikhlas karena gajinya tidak sesuai dengan ekspektasi awalmu.

Jadi, kamu perlu melakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahui berapa rentang yang normal untuk pekerjaan tersebut.

4. Lamaran ditolak pasti karena kurang kualifikasi
Banyak pencari kerja jadi putus asa kalau lamarannya ditolak perusahaan, sampai merasa kecil hati dan sudah pasti kalah saing dengan kandidat lainnya. Padahal, apakah seseorang diterima di suatu perusahaan itu faktornya sangat beragam. Belum tentu alasannya adalah karena kemampuan atau pengalamanmu kurang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Interview: Pernah Dibayar Rp 1,5 Juta, Adipati Dolken Mulai Jadi Sutradara

Interview: Pernah Dibayar Rp 1,5 Juta, Adipati Dolken Mulai Jadi Sutradara

Entertainment | Minggu, 15 Desember 2019 | 09:13 WIB

Interview: Indra Brasco, Si Pengusaha yang Balik ke Dunia Akting

Interview: Indra Brasco, Si Pengusaha yang Balik ke Dunia Akting

Entertainment | Minggu, 08 Desember 2019 | 13:40 WIB

Interview: Metamorfosa Gaya Bermusik Cinta Laura

Interview: Metamorfosa Gaya Bermusik Cinta Laura

Entertainment | Minggu, 01 Desember 2019 | 09:21 WIB

Lowongan Kerja! Perusahaan Ini Cari Orang Perokok Ganja, Gaji Rp 42 Juta

Lowongan Kerja! Perusahaan Ini Cari Orang Perokok Ganja, Gaji Rp 42 Juta

News | Senin, 18 November 2019 | 14:18 WIB

Interview: Nasib Imam Darto Setelah The Comment Dibungkus

Interview: Nasib Imam Darto Setelah The Comment Dibungkus

Entertainment | Minggu, 17 November 2019 | 09:05 WIB

Di Balik Aksi Nekat Kiky Saputri Roasting Fadli Zon

Di Balik Aksi Nekat Kiky Saputri Roasting Fadli Zon

Entertainment | Selasa, 12 November 2019 | 06:45 WIB

Terkini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

×