Selundupan Mobil dan Motor Mewah di Tanjung Priok, Negara Merugi Rp 48 M

Selasa, 17 Desember 2019 | 20:41 WIB
Selundupan Mobil dan Motor Mewah di Tanjung Priok, Negara Merugi Rp 48 M
Barang bukti mobil mewah yang diselundupkan di Pelabuhan Tanjung Priok. (Suara.com/Achmad Fauzi).

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut negara dirugikan akibat penyelundupan motor dan mobil mewah di Pelabuhan Tanjung Priok. Bahkan, potensi kerugiannya bisa mencapai Rp 48 miliar.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, menerangkan nilai kerugian tersebut didapat dari penyelundupan pada 2016 hingga 2019 yang sebanyak 19 unit mobil mewah dan 35 unit motor atau rangka motor atau mesin motor mewah.

"Jadi kalau dilihat dari sepanjang 2016 ke 2019 tahun 2019 itu meningkat luar biasa besar," kata Sri Mulyani di Terminal Peti Koja, Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Menurut Sri Mulyani, selama ini Indonesia memang dijadikan tempat masuk untuk penyelundupan barang. Apalagi, kondisi geografis Indonesia yang kepulauan, sehingga banyak pintu masuk yang bisa dimanfaatkan ole para oknum.

"Ini yang terjadi selama ini, kalau Priok dan kemudian di Surabaya kami perketat mereka masuk ke pelabuhan yang lain. Kalau seluruh Jawa, kami perketat mereka masuk melalui Sumatra," katanya. 

"Jadi memang ini tantangan kami sebagai negara kepulauan untuk bersama-sama berbagai instansi ini, supaya kami bisa menggunakan resources secara bersama karena kalau enggak bakalan over stracht," imbuhnya.

Kendati begitu, Sri Mulyani mempunyai jurus untuk mengantisipasi maraknya penyelundupan tersebut. Salah satunya, bekerja sama dengan Bea dan Cukai Singapura untuk pertukaran data ekspor dan impor.

"Dengan Singapura kami sudah bicara deputi prime minister Menteri Keuangan Singapura untuk melakukan kerja sama erat antara Bea dan Cukai Singapura pertukaran data informasi kami lakukan semakin kuat sehingga cegah kejadian-kejadian seperti ini karena mereka akan berikan lead information ke kami," ucap dia.

Sebelumnya, Menkeu Sri Mulyani kembali membongkar penyelundupan mobil dan sepeda motor mewah lewat Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kali ini, kasus penyelundupan melibatkan sejumlah perusahaan.

Baca Juga: Dianggap Kriminal, Sri Mulyani Minta Polisi hingga KPK Usut Kasus Jiwasraya

Sri Mulyani menjelaskan, modus yang digunakan dalam kasus penyelundupan kali ini adalah dengan memberitahukan barang tidak sesuai dengan isi sebenarnya.

"Jadi mereka (perusahaan penyelundupan) mengaku melakukan impor batu bata," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI