Jurang Defisit Makin Lebar, Sri Mulyani Tetap Tenang

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 07 Januari 2020 | 17:02 WIB
Jurang Defisit Makin Lebar, Sri Mulyani Tetap Tenang
Menteri Keuangan Sri Mulyani

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati masih bersikap tenang dengan makin melebarnya jurang defisit anggaran untuk tahun 2019.

Dalam laporan terbaru APBN Kita, Sri Mulyani mengatakan defisit Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) sementara untuk tahun 2019 sebesar Rp 353 triliun atau setara dengan 2,20 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Angka defisit tersebut didapat dari belanja negara sebesar Rp 2.310 triliun, sementara pendapatan hanya mencapai sebesar Rp 1.957 triliun. Padahal target awal defisit hanya sekitar 1,84 persen atau setara Rp 296 triliun.

"Pendapatan negara tertekan, sedangkan belanja negara relatif terjaga. Maka defisit APBN 2019 Rp 353 triliun," kata Sri Mulyani di kantornya, Jakarta pada Selasa (7/1/2020).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut mengakui defisit ini memang meleset dari target awal, tapi dirinya yakin defisit ini masih dalam kondisi yang masih aman menurut pemerintah.

"Realisasi ini memang lebih besar dari target awal yang defisit Rp 296 triliun, naik dari target 1,84 persen terhadap PDB jadi 2,2 persen terhadap PDB," katanya.

Defisit APBN hingga akhir 2019 tersebut didorong realisasi pertumbuhan penerimaan yang lebih rendah dari realisasi pertumbuhan belanja negara. Hal ini dikarenakan adanya tekanan pada penerimaan negara akibat dari pelemahan ekonomi global.

Penerimaan negara tercatat sebesar Rp 1.957, triliun atau 90,4 persen dari target APBN 2019 yang sebesar Rp 2.165,1 triliun. Angka ini hanya tumbuh 0,7 persen dibandingkan periode akhir 2018 sebesar Rp 1.943,7 triliun.

Sedangkan realisasi belanja negara tercatat mencapai Rp 2.310,2 triliun atau sudah 93,9 persen dari pagu APBN 2019 yang sebesar Rp 2.461,1 triliun. Realisasi ini tumbuh sebesar 4,4 persen dibandingkan realisasi APBN pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2.213,1 triliun.

Dengan demikian, untuk realisasi pembiayaan anggaran sepanjang 2019 tercatat sebesar Rp 399,5 triliun atau mencapai 134,9 persen dari pagu APBN 2019 yang sebesar Rp 296 triliun. Pembiayaan ini lebih tinggi 30,7 persen dari periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 305,7 triliun.

Adapun keseimbangan primer sepanjang 2019 tercatat sebesar Rp 77,5 triliun, atau naik dari realisasi periode sama di tahun lalu yang mengalami defisit sebesar Rp20, 6 triliun.

"Realisasi ini sementara masih akan ada angka bergerak sampai satu dua bulan ke depan sampai bener bener menjadi laporan keuangan pemerintah 2019," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Bencana Alam, Pemerintah Anggarkan Rp 5 Triliun dalam APBN 2020

Antisipasi Bencana Alam, Pemerintah Anggarkan Rp 5 Triliun dalam APBN 2020

Bisnis | Selasa, 07 Januari 2020 | 16:04 WIB

Sri Mulyani Gagal Capai Target Penerimaan Pajak di 2019

Sri Mulyani Gagal Capai Target Penerimaan Pajak di 2019

Bisnis | Selasa, 07 Januari 2020 | 12:07 WIB

Bangganya Sri Mulyani Soal Pembangunan Infrastruktur di Era Jokowi

Bangganya Sri Mulyani Soal Pembangunan Infrastruktur di Era Jokowi

Bisnis | Senin, 30 Desember 2019 | 19:32 WIB

Sri Mulyani Mau Gaet Lebih Banyak Investor Asing Garap Proyek Infrastruktur

Sri Mulyani Mau Gaet Lebih Banyak Investor Asing Garap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Kamis, 26 Desember 2019 | 20:36 WIB

Sah! Bandara Komodo Dikelola Konsorsium Asing, Nilai Investasi Rp 1,2 T

Sah! Bandara Komodo Dikelola Konsorsium Asing, Nilai Investasi Rp 1,2 T

Bisnis | Kamis, 26 Desember 2019 | 18:48 WIB

Terkini

Sektor Swasta Ini Diharamkan untuk Ikut WFH oleh Pemerintah

Sektor Swasta Ini Diharamkan untuk Ikut WFH oleh Pemerintah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:22 WIB

Sah! Ini SE Aturan Swasta Terapkan WFH Bagi Karyawannya

Sah! Ini SE Aturan Swasta Terapkan WFH Bagi Karyawannya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:14 WIB

Manfaatkan CNG, PGN Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Arus Mudik

Manfaatkan CNG, PGN Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Arus Mudik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:07 WIB

IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket

IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:03 WIB

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 12:31 WIB

Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka

Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:39 WIB

Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025

Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:35 WIB

Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran

Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:06 WIB

Usai Pengumuman Pembatasan BBM, Harga Bumbu Dapur Hari Ini Naik

Usai Pengumuman Pembatasan BBM, Harga Bumbu Dapur Hari Ini Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 10:45 WIB

Pangkas Anggaran Besar-Besaran, Pemerintah Tetap Salurkan Bansos ke 22 Juta Keluarga

Pangkas Anggaran Besar-Besaran, Pemerintah Tetap Salurkan Bansos ke 22 Juta Keluarga

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 10:30 WIB