Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

AS-Iran Bergejolak, Maskapai Indonesia Diimbau Hindari Wilayah Udaranya

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 09 Januari 2020 | 13:33 WIB
AS-Iran Bergejolak, Maskapai Indonesia Diimbau Hindari Wilayah Udaranya
Ilustrasi pesawat mendarat (Pixabay/dirkvermeylen)

Suara.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengimbau kepada maskapai penerbangan nasional untuk menghindari jalur udara penerbangan di kawasan Asia Timur seperti Iran dan Irak, imbas konflik yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

"Karena kemarin ada konflik di sekitar wilayah Timur Tengah atau Iran, maka kami mengimbau kepada para maskapai untuk meningkatkan kewaspadaan," kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Polana B. Pramesti di Kantornya, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Polana bahkan memastikan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak AirNav, guna menginstruksikan masalah kewaspadaan dalam aspek penerbangan di kawasan tersebut.

"Kalau dimungkinkan barangkali kami juga akan berkoordinasi dan memberikan instruksi kepada AirNav dan pihak lain yang terkait, supaya me-reroute jalur terbangnya supaya tidak melintasi wilayah tersebut," ujarnya.

Polana memastikan, hingga saat ini diketahui hanya maskapai Garuda Indonesia yang memiliki beberapa rute penerbangan yang melintasi wilayah tersebut, sehingga hal itu pun juga telah dikomunikasikan oleh pihaknya kepada pihak Garuda.

"Karena hanya Garuda yang terbang ke Eropa yang melewati wilayah tersebut. Bahkan kemarin Garuda yang ke Amsterdam juga sudah di reroute," kata Polana.

Mengenai penerbangan para jemaah umrah yang menuju ke Arab Saudi, Polana memastikan jika untuk rute tersebut tetap aman. Sebab, rute penerbangan ke Tanah Suci itu tidak melewati wilayah konflik di sekitar Iran dan Irak.

"Kalau di peta itu kan dari Indonesia ke Saudi penerbangannya tinggal lurus saja, jadi tidak perlu ke wilayah konflik. Kalau ke Eropa memang harus melewati wilayah konflik tersebut. Tapi kalau umroh (ke Arab Saudi) itu tidak," ujarnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Beras di Pedalaman Papua Kini Rp 500 Ribu Berkat Penerbangan Perintis

Harga Beras di Pedalaman Papua Kini Rp 500 Ribu Berkat Penerbangan Perintis

Bisnis | Kamis, 09 Januari 2020 | 13:17 WIB

Kemenhub Gelontorkan Rp 500 Miliar Subsidi Penerbangan Perintis dan Kargo

Kemenhub Gelontorkan Rp 500 Miliar Subsidi Penerbangan Perintis dan Kargo

Bisnis | Kamis, 09 Januari 2020 | 12:55 WIB

Pesawat Boeing Ukraina Jatuh di Iran Tewaskan 63 Warga Kanada

Pesawat Boeing Ukraina Jatuh di Iran Tewaskan 63 Warga Kanada

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 12:45 WIB

Terkini

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:13 WIB

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:02 WIB

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 20:13 WIB

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:47 WIB

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:39 WIB

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:03 WIB

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:43 WIB

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:32 WIB

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:08 WIB

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

×