AS - Iran Diambang Perang, Menlu Retno Minta Vietnam Turun Tangan

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 09 Januari 2020 | 13:03 WIB
AS - Iran Diambang Perang, Menlu Retno Minta Vietnam Turun Tangan
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengaku sudah menghubungi Menteri Luar Negeri Vietnam, Pham Binh Minh untuk membahas mengenai ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Diketahui, saat ini status Vietnam adalah sebagai Presiden Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Jadi tadi pagi, saya bicara telepon beliau (Pham Binh Minh) sudah ada di New York, intinya adalah kita mengharapkan dengan presidensi Vietnam, Vietnam juga dapat terus mengupayakan agar eskalasi tidak terus berlanjut," ujar Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (9/1/2020).

Selain itu, Retno juga sudah berbicara langsung dengan Duta Besar Amerika dan Duta Besar Iran untuk Indonesia di Jakarta. Ia menyampaikan agar ketegangan antara Amerika dengan Iran tidak berlanjut.

"Bahwa kita terus berusaha untuk menyampaikan pesan agar eskalasi tidak berlanjut. Saya sudah menyampaikan pesan ini juga melalui Duta Besar Amerika, Duta Besar Iran di Jakarta," ucap Retno.

Kemudian, yang perlu dipersiapkan pemerintah lebih matang yakni dampak ketegangan terhadap WNI di luar negeri. Kemenlu, kata Retno, terus melakukan komunikasi dengan para kepala perwakilan di negara-negara Timur Tengah.

"Kami terus melakukan komunikasi dengan para kepala perwakilan kita di negara-negara baik di Iran Irak maupun kemungkinan negara-negara yang akan terdampak kalau eskalasi terus berlanjut," ucap dia.

Tak hanya itu, Retno menyatakan sudah menyiapkan rencana cadangan untuk mengantisipasi memburuknya situasi di Timur Tengah. Kemenlu juga sudah mengaktifkan crisis center dalam melakukan langkah antisipasi.

"Jadi kita juga mengeluarkan imbauan kepada WNI jika sewaktu-waktu memerlukan bantuan jangan sungkan-sungkan menghubungi hotline yang ada, di Kementerian Luar Negeri kita juga sudah mengaktifkan crisis center," kata Retno.

baca juga

Ia menyebut lebih dari 400 WNI yang berada di Iran. Namun, angka tersebut kemungkinan bisa bertambah.

"Itu adalah angka resmi yang masuk di kita dalam artian kemungkinan banyak warga negara kita yang tidak melapor pada saat berada di sana dan sebagainya, sehingga kita antisipasi jumlahnya akan lebih dari 400. Sementara yang di Irak itu sekitar 800," ungkapnya.

Ketegangan antara Iran dan AS kembali meningkat setelah komandan Pasukan Quds, sayap Garda Revolusi Iran, Qasem Soleimani terbunuh akibat serangan udara militer AS di Bandara Internasional Baghdad, Irak, pada Jumat (3/1/2020).

Presiden AS Donald Trump, yang memerintahkan serangan udara tersebut, mengancam akan menyerang 52 sasaran termasuk situs budaya di Iran jika negara itu menyerang orang Amerika atau aset AS sebagai balasan atas kematian Soleimani.

Di sisi lain, Iran mengecam tindakan Trump dan menyebutnya sebagai "teroris berdasi". Menyebut pembunuhan Soleimani "sama saja dengan perang", Iran berjanji akan melakukan serangan balasan. Iran juga tidak lagi mematuhi semua pembatasan yang diterapkan dalam kesepakatan nuklir pada 2015.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Rudal Iran ke Pangkalan Militer AS Diklaim Tewaskan 80 Tentara

Serangan Rudal Iran ke Pangkalan Militer AS Diklaim Tewaskan 80 Tentara

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 08:02 WIB

5 Peristiwa Menggegerkan Pasca Kematian Soleimani

5 Peristiwa Menggegerkan Pasca Kematian Soleimani

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 17:46 WIB

Konflik AS - Iran, SBY Cemas Tapi Tak Yakin Terjadi World War 3

Konflik AS - Iran, SBY Cemas Tapi Tak Yakin Terjadi World War 3

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 12:43 WIB

Pangkalan AS Dihujani Rudal, FAA Larang Penerbangan di Irak dan Iran

Pangkalan AS Dihujani Rudal, FAA Larang Penerbangan di Irak dan Iran

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 11:18 WIB

Takut Diserang, Kanada Pindahkan Tentaranya dari Irak ke Kuwait

Takut Diserang, Kanada Pindahkan Tentaranya dari Irak ke Kuwait

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 09:41 WIB

SBY Minta Pemimpin Dunia Tidak Abstain dengan Konflik AS - Iran

SBY Minta Pemimpin Dunia Tidak Abstain dengan Konflik AS - Iran

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 09:08 WIB

NATO Serukan Iran dan AS Saling Menahan Diri

NATO Serukan Iran dan AS Saling Menahan Diri

News | Selasa, 07 Januari 2020 | 13:23 WIB

Hubungan Memanas, Amerika Tahan Puluhan Warga Keturunan Iran

Hubungan Memanas, Amerika Tahan Puluhan Warga Keturunan Iran

News | Selasa, 07 Januari 2020 | 13:12 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×