Pengusaha Gusar 57,9 Juta Barang Impor Banjiri Indonesia Sepanjang 2019

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 23 Januari 2020 | 17:49 WIB
Pengusaha Gusar 57,9 Juta Barang Impor Banjiri Indonesia Sepanjang 2019
Para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) mengeluhkan masih banjirnya produk impor di dalam negeri. Bahkan, pada tahun 2019 jumlahnya meningkat sangat drastis.

Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani mengungkapkan, sepanjang 2019 jumlah barang impor yang masuk ke Indonesia sebanyak 57,9 juta produk. Jumlah itu naik drastis jika dibandingkan tahun 2017 dan 2018.

"Tahun 2017 impor kita yang terkait dengan kiriman per paket 6,1 juta Consignment Notes (CN). 2018 menjadi 19,5 CN, dan 2019 sebesar 57,9 juta CN," ujar Hariyadi di Kantor Apindo, Gedung Permata Kuningan, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Menurut Hariyadi, dengan banjirnya produk impor akan memberatkan para pengusaha dalam negeri hingga usaha kecil dan menengah (UKM). Karena, tak dapat bersaing dengan produk-produk impor yang lebih murah.

"Ini kita nilai mengganggu industri kami terutama industri kecil. Oleh karena itu kami minta pada pemerintah untuk membuat tingkat kompetisi yang adil," ucap dia.

Hariyadi menambahkan, dengan kehadiran produk tersebut membuat rugi para pengusaha dan penggiat UMKM sebesar 3,75 miliar dolar AS atau setara Rp 52,5 triliun (kurs Rp 14.000 per dolar AS).

"Karena ini lonjakan luar biasa misalnya dari 57,9 persen itu kita bulatkan 58 persen. 58 persen dikurangi pertumbuhan normal tadi, 8 persen, jadi 50 consignment notes. Dikali 7,5 dolar AS, ketemulah 3,75 miliar dolar AS, kalau nggak di under-invoice," jelas dia.

Menurut Hariyadi, pasar tanah air musti diperbanyak produk-produk tanah air juga. Selain bisa mensejahterakan masyarakat lokal, produk-produk Indonesia juga akan semakin dikenal.

"Nah itulah sebetulnya yang harusnya bisa dinikmati oleh industri dalam negeri. Ini yang perlu kita pahami betul. Dari industri sebetulnya mengarahkan pada fairness dari kompetisi," tutup Hariyadi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Curhat, Kangen Jadi Pengusaha Lagi

Erick Thohir Curhat, Kangen Jadi Pengusaha Lagi

Bisnis | Jum'at, 17 Januari 2020 | 11:30 WIB

Jokowi Minta Investor Asing Dikawinkan dengan Pengusaha Muda Tanah Air

Jokowi Minta Investor Asing Dikawinkan dengan Pengusaha Muda Tanah Air

Bisnis | Rabu, 15 Januari 2020 | 16:03 WIB

Jokowi Sapa Sandiaga Uno di Pelantikan HIPMI

Jokowi Sapa Sandiaga Uno di Pelantikan HIPMI

Foto | Rabu, 15 Januari 2020 | 14:55 WIB

Terkini

Dukung Komjen Suyudi Jadi Kapolri, PKB Taruh Harapan Pada Visi Polri Bersama Rakyat

Dukung Komjen Suyudi Jadi Kapolri, PKB Taruh Harapan Pada Visi Polri Bersama Rakyat

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Timnas Indonesia Pernah Kalah, Begini Head to Head dengan Bangladesh

Timnas Indonesia Pernah Kalah, Begini Head to Head dengan Bangladesh

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Jelang Hadapi Bangladesh, Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Fokus dan Kerja Keras

Jelang Hadapi Bangladesh, Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Fokus dan Kerja Keras

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Timnas Ditahan Imbang Malaysia, Erick Thohir Buka Suara Soal Suporter Gaungkan Nama Shin Tae-yong

Timnas Ditahan Imbang Malaysia, Erick Thohir Buka Suara Soal Suporter Gaungkan Nama Shin Tae-yong

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Terungkap di Sidang Korupsi Haji, Jemaah Bisa Berangkat Pakai Kuota Petugas

Terungkap di Sidang Korupsi Haji, Jemaah Bisa Berangkat Pakai Kuota Petugas

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Multi Plot Twist Bikin Dugaan Penonton Meleset, Film Horor "Lobang Buaya" Tayang Hari Ini!

Multi Plot Twist Bikin Dugaan Penonton Meleset, Film Horor "Lobang Buaya" Tayang Hari Ini!

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Jari ke Janji, saat Pena Menjadi Pedang dan Kata Kehilangan Makna

Jari ke Janji, saat Pena Menjadi Pedang dan Kata Kehilangan Makna

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri

Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri

Banten | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Bahlil Ungkap Dapat Amanah Rangkap Jabatan, Jadi Menko dan Menteri ESDM

Bahlil Ungkap Dapat Amanah Rangkap Jabatan, Jadi Menko dan Menteri ESDM

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:28 WIB

Modal Dasar Transjakarta Naik Jadi Rp13,4 Triliun, Bakal Garap Bisnis Transportasi Udara dan Laut!

Modal Dasar Transjakarta Naik Jadi Rp13,4 Triliun, Bakal Garap Bisnis Transportasi Udara dan Laut!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:24 WIB

×