Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Ini Tips Bermain Investasi Jangka Pendek supaya Tidak Stres

Arsito Hidayatullah

Kamis, 13 Februari 2020 | 19:45 WIB
Ini Tips Bermain Investasi Jangka Pendek supaya Tidak Stres
Ilustrasi investasi. (Shutterstock)

Suara.com - Terjun ke dunia investasi memang memiliki risiko, di mana Anda bisa saja mengalami kerugian dan kesulitan dalam keuangan ketika menjalankannya. Hal ini pernah dirasakan oleh semua investor, bahkan investor yang sudah lama malang melintang di dunia investasi sekali pun.

Kerugian jangka pendek yang terjadi di dalam investasi merupakan hal yang umum, terutama untuk para investor pemula. Namun nyatanya, hal ini masih kerap jadi kekhawatiran panjang bagi para investor.

Lantaran itu, mereka lantas mengambil berbagai keputusan secara emosional di dalam investasi yang mereka miliki. Lalu, apakah Anda termasuk tipe investor yang seperti ini?

Implikasi negatif di dalam investasi memang perlu dicermati dengan baik, namun bukan berarti Anda harus khawatir secara berlebihan. Kerugian jangka pendek yang terjadi harus disikapi dengan bijak, sehingga bisa diambil berbagai langkah tepat untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Supaya tidak stres, pahami beberapa tips berinvestasi pada instrumen investasi jangka pendek, sebagaimana dikutip dari Cermati.com berikut ini.

1. Jangan Mudah Panik dan Buru-buru Menjual Aset

Saat pasar saham menurun dan berpotensi menimbulkan kerugian, Anda tidak perlu panik dan mengambil keputusan dengan terburu-buru untuk menjualnya. Kondisi ini pada umumnya tidak akan berlangsung lama, dan akan diakhiri dengan kenaikan kembali setelah beberapa waktu.

Sementara, jika Anda menjual saham dengan tujuan memperkecil kerugian secara terburu-buru, maka kondisi pasar yang seperti ini justru bisa menimbulkan kerugian yang lebih besar buat Anda.

2. Selalu Berpikir Positif pada Segala Kemungkinan

baca juga

Saat mengalami kerugian dalam investasi saham, tentu saja Anda akan mulai berpikir bahwa ada yang salah dengan investasi tersebut. Hal ini keliru, sebab pada dasarnya saham tentu akan mengalami penurunan dan juga kenaikan segara bergantian.

Artinya, kerugian jangka pendek seperti ini terjadi akibat siklus yang terjadi di pasar saham itu sendiri. Anda tidak perlu terlalu khawatir dan mengambil keputusan dengan terburu-buru, sebab siklus ini akan berubah seiring dengan kinerja pasar saham.

Cobalah untuk tetap berpikir positif, bahwa tidak selamanya pasar saham turun dan menimbulkan kerugian. Akan ada masanya pasar saham naik dan kembali menghasilkan keuntungan di dalam investasi yang Anda lakukan.

3. Tetap Fokus pada Kinerja Jangka Panjang

Jangan hanya melihat jumlah kerugian jangka pendek saja di dalam investasi saham. Hal seperti itu hanya akan membuat Anda salah dalam mengambil keputusan.

Tetaplah fokus pada kinerja jangka panjang saham, di mana berdasarkan pengalaman, pasar saham mampu memberikan pengembalian rata-rata yang terbilang stabil sekitar 12% setiap tahunnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap, Produk Investasi Reksadana Jiwasraya Dibuat Khusus

Terungkap, Produk Investasi Reksadana Jiwasraya Dibuat Khusus

Bisnis | Senin, 10 Februari 2020 | 20:08 WIB

Ayo Investasi Emas, Harganya Naik Lagi

Ayo Investasi Emas, Harganya Naik Lagi

Bisnis | Jum'at, 07 Februari 2020 | 06:45 WIB

3 Alasan Mengapa Investor Harus Tanamkan Modalnya di Indonesia

3 Alasan Mengapa Investor Harus Tanamkan Modalnya di Indonesia

Bisnis | Rabu, 05 Februari 2020 | 13:45 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB