Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ini Tips Bermain Investasi Jangka Pendek supaya Tidak Stres

Arsito Hidayatullah

Kamis, 13 Februari 2020 | 19:45 WIB
Ini Tips Bermain Investasi Jangka Pendek supaya Tidak Stres
Ilustrasi investasi. (Shutterstock)

Suara.com - Terjun ke dunia investasi memang memiliki risiko, di mana Anda bisa saja mengalami kerugian dan kesulitan dalam keuangan ketika menjalankannya. Hal ini pernah dirasakan oleh semua investor, bahkan investor yang sudah lama malang melintang di dunia investasi sekali pun.

Kerugian jangka pendek yang terjadi di dalam investasi merupakan hal yang umum, terutama untuk para investor pemula. Namun nyatanya, hal ini masih kerap jadi kekhawatiran panjang bagi para investor.

Lantaran itu, mereka lantas mengambil berbagai keputusan secara emosional di dalam investasi yang mereka miliki. Lalu, apakah Anda termasuk tipe investor yang seperti ini?

Implikasi negatif di dalam investasi memang perlu dicermati dengan baik, namun bukan berarti Anda harus khawatir secara berlebihan. Kerugian jangka pendek yang terjadi harus disikapi dengan bijak, sehingga bisa diambil berbagai langkah tepat untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Supaya tidak stres, pahami beberapa tips berinvestasi pada instrumen investasi jangka pendek, sebagaimana dikutip dari Cermati.com berikut ini.

1. Jangan Mudah Panik dan Buru-buru Menjual Aset

Saat pasar saham menurun dan berpotensi menimbulkan kerugian, Anda tidak perlu panik dan mengambil keputusan dengan terburu-buru untuk menjualnya. Kondisi ini pada umumnya tidak akan berlangsung lama, dan akan diakhiri dengan kenaikan kembali setelah beberapa waktu.

Sementara, jika Anda menjual saham dengan tujuan memperkecil kerugian secara terburu-buru, maka kondisi pasar yang seperti ini justru bisa menimbulkan kerugian yang lebih besar buat Anda.

2. Selalu Berpikir Positif pada Segala Kemungkinan

baca juga

Saat mengalami kerugian dalam investasi saham, tentu saja Anda akan mulai berpikir bahwa ada yang salah dengan investasi tersebut. Hal ini keliru, sebab pada dasarnya saham tentu akan mengalami penurunan dan juga kenaikan segara bergantian.

Artinya, kerugian jangka pendek seperti ini terjadi akibat siklus yang terjadi di pasar saham itu sendiri. Anda tidak perlu terlalu khawatir dan mengambil keputusan dengan terburu-buru, sebab siklus ini akan berubah seiring dengan kinerja pasar saham.

Cobalah untuk tetap berpikir positif, bahwa tidak selamanya pasar saham turun dan menimbulkan kerugian. Akan ada masanya pasar saham naik dan kembali menghasilkan keuntungan di dalam investasi yang Anda lakukan.

3. Tetap Fokus pada Kinerja Jangka Panjang

Jangan hanya melihat jumlah kerugian jangka pendek saja di dalam investasi saham. Hal seperti itu hanya akan membuat Anda salah dalam mengambil keputusan.

Tetaplah fokus pada kinerja jangka panjang saham, di mana berdasarkan pengalaman, pasar saham mampu memberikan pengembalian rata-rata yang terbilang stabil sekitar 12% setiap tahunnya.

Artinya, pasar saham sudah melalui banyak kondisi perubahan, termasuk krisis yang sangat berat. Nyatanya, pasar saham hingga saat ini masih bertahan dan mampu memberikan keuntungan minimal sekitar 10% per tahunnya.

Tetaplah memegang prinsip bahwa saham merupakan investasi jangka panjang, dan baru akan memberikan imbal hasil maksimal setelah belasan atau bahkan puluhan tahun yang akan datang.

4. Manfaatkan Penurunan Pasar untuk Tambah Investasi atau Beli Saham

Jika bisa berpikir dan bertindak positif di dalam kondisi yang negatif, Anda akan mendapatkan keuntungan dari hal ini. Alih-alih melepas saham yang dimiliki, Anda justru bisa beruntung dengan cara membeli sejumlah saham baru di saat terjadi penurunan saham.

Harga yang murah bisa Anda manfaatkan untuk membeli lebih banyak unit, serta menjadikannya sebagai investasi yang kelak akan menghasilkan lebih banyak keuntungan di masa mendatang.

5. Atasi Kekhawatiran Anda dengan Langkah Diversifikasi

Tidak selalu mudah dihilangkan memang, karena selalu ada kemungkinan tetap khawatir. Bahkan meski Anda menyadari dengan baik bahwa kerugian jangka pendek tidak begitu berbahaya. Hal ini tentu cukup menganggu dan bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda.

Hindarilah hal itu dengan langkah tepat, yakni melakukan diversifikasi dalam investasi. Anda bisa melepas sebagian saham, lalu mengalokasikan dana tersebut ke dalam instrumen investasi lainnya yang lebih minim risiko.

Langkah ini akan membuat Anda lebih nyaman dan tetap merasa tenang ketika menjalankan investasi. Sebab, jika sudah punya beberapa instrumen investasi, saat salah satu instrumen mengalami risiko Anda masih punya instrumen andalan lainnya yang mungkin tetap aman.

Atasi Kerugian Jangka Pendek dengan Langkah yang Tepat

Kerugian jangka pendek kerap jadi pukulan yang membuat investor khawatir terhadap investasi saham yang mereka lakukan. Kondisi seperti ini harus disikapi dengan bijak, dengan melakukan langkah yang tepat dan menguntungkan. Tetaplah berpandangan bahwa saham merupakan investasi jangka panjang dan siklus pasar saham akan memengaruhi kenaikan dan penurunan saham. Anda harus fokus pada hal tersebut dalam mengambil keputusan.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Mitos-mitos di Pasar Modal yang Perlu Anda Ketahui

Punya Investasi Reksa Dana? Ini Cara Lapor Reksa Dana dalam SPT Pajak

Bagaimana Cara Mewariskan Reksa Dana kepada Ahli Waris?

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap, Produk Investasi Reksadana Jiwasraya Dibuat Khusus

Terungkap, Produk Investasi Reksadana Jiwasraya Dibuat Khusus

Bisnis | Senin, 10 Februari 2020 | 20:08 WIB

Ayo Investasi Emas, Harganya Naik Lagi

Ayo Investasi Emas, Harganya Naik Lagi

Bisnis | Jum'at, 07 Februari 2020 | 06:45 WIB

3 Alasan Mengapa Investor Harus Tanamkan Modalnya di Indonesia

3 Alasan Mengapa Investor Harus Tanamkan Modalnya di Indonesia

Bisnis | Rabu, 05 Februari 2020 | 13:45 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB