Ilusi' APBN 2026: CORE Indonesia Wanti-wanti, Asumsi Makro Pemerintah Berpotensi Gagal Maning!

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 25 Agustus 2025 | 14:44 WIB
Ilusi' APBN 2026: CORE Indonesia Wanti-wanti, Asumsi Makro Pemerintah Berpotensi Gagal Maning!
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya saat Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). [ANTARAFOTO/Dhemas Reviyanto/sgd/YU]

Suara.com - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 yang disusun pemerintah menuai kritik pedas.

Dalam riset terbaru berjudul RAPBN 2026: Ekspansi Fiskal di Atas Fondasi Rapuh, Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia yang dilihat Senin (25/8/2025) memperingatkan bahwa asumsi makro yang digunakan pemerintah terlalu optimistis dan berisiko mengulangi pola kegagalan historis.

Menurut CORE, deviasi antara target dan realisasi asumsi makro bukan sekadar masalah teknis, melainkan sinyal rapuhnya postur fiskal. Jika target pertumbuhan meleset, penerimaan pajak akan tertekan. Jika nilai tukar melemah, beban utang luar negeri membengkak. Pola ini secara historis selalu memaksa pemerintah melakukan penyesuaian di tengah tahun, menggerus kredibilitas perencanaan anggaran.

CORE Indonesia menyoroti enam asumsi makro utama dalam RAPBN 2026 yang dinilai terlalu optimistis:

Pertama, target pertumbuhan ekonomi 5,4%: Angka ini terlalu tinggi. Proyeksi CORE sendiri menunjukkan pertumbuhan 2025 hanya di kisaran 4,7-4,8%. Tantangan terbesar datang dari konsumsi rumah tangga yang belum pulih, pelemahan permintaan ekspor global, dan investasi yang belum konsisten.

Kedua, asumsi inflasi 2,5%: Proyeksi ini berisiko menghadapi volatilitas harga pangan dan tingginya ketergantungan impor komoditas. Pengalaman 2024 menunjukkan inflasi pangan bisa menembus 5% akibat fenomena El Niño. Jika target ini meleset, ruang belanja produktif akan tergerus.

Ketiga, asumsi nilai tukar Rp16.500/USD: Rupiah menghadapi tekanan besar akibat lemahnya efektivitas kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) dan kemungkinan The Fed menunda penurunan suku bunga. Tren depresiasi dua tahun terakhir menunjukkan risiko ini sangat nyata.

Keempat, asumsi Ssku bunga SBN 10 tahun 5,4%: Dengan rasio utang terhadap PDB yang diproyeksikan naik ke 42% pada 2029, risiko premi negara meningkat, yang berpotensi menjaga yield tetap tinggi. Kenaikan yield akan langsung menambah beban bunga utang.

Kelima, proyeksi harga minyak Mentah (ICP) USD70/Barel: Asumsi ini terlalu tinggi. Proyeksi EIA memperkirakan harga Brent global akan turun menjadi USD58/barel pada 2026. Jika ICP meleset, pemerintah menghadapi risiko ganda: harga tinggi meningkatkan beban subsidi, sementara harga rendah memangkas penerimaan negara.

baca juga

Keenam, target lifting migas: Target 610 ribu barel/hari untuk minyak dan 984 RBSMPH untuk gas terancam tidak tercapai. Kinerja historis menunjukkan realisasi selalu di bawah target akibat menurunnya produktivitas kilang dan lambatnya investasi hulu. Jika meleset, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sumber daya alam akan turun drastis.

CORE menyimpulkan, jika pemerintah tidak melakukan penyesuaian yang realistis, RAPBN 2026 berpotensi menjadi 'ilusi' angka yang akan memaksa penyesuaian pahit di tengah jalan, seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut Bantu Ekonomi Nasional, Prabowo Anugerahi Haji Isam Bintang Mahaputera Utama

Disebut Bantu Ekonomi Nasional, Prabowo Anugerahi Haji Isam Bintang Mahaputera Utama

Bisnis | Senin, 25 Agustus 2025 | 13:57 WIB

RAPBN 2026 'Terancam' di Tengah Peringatan 80 Tahun RI, Core Indonesia Soroti Tiga Jebakan Krusial!

RAPBN 2026 'Terancam' di Tengah Peringatan 80 Tahun RI, Core Indonesia Soroti Tiga Jebakan Krusial!

Bisnis | Senin, 25 Agustus 2025 | 13:28 WIB

Suku Bunga BI Berpotensi Turun Lagi, BI Ungkap Syarat untuk Dorong Ekonomi

Suku Bunga BI Berpotensi Turun Lagi, BI Ungkap Syarat untuk Dorong Ekonomi

Bisnis | Minggu, 24 Agustus 2025 | 12:03 WIB

Terkini

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:20 WIB

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:13 WIB

×