Triwulan I Ekonomi Tumbuh Letoi karena Corona, Ini Kata Pemerintah

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 21 Februari 2020 | 15:46 WIB
Triwulan I Ekonomi Tumbuh Letoi karena Corona, Ini Kata Pemerintah
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Suara.com/Novian).

Suara.com - Bank Indonesia (BI) meramal pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I 2020 hanya akan 4,9 persen. Angka ramalan tersebut tentunya lebih rendah, jika dibanding dengan pertumbuhan ekonomi di periode yang sama tahun lalu sebesar 5,07 persen.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan masih terus memantau dampak Virus Corona terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tapi yang jelas, kata dia, ketika pertumbuhan ekonomi China turun, pasti akan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Kan kita mengatakan bahwa jika China turun 2 persen (pertumbuhan ekonominya) kita bisa kena 0,3 persen yah, tinggal dikurangi saja," kata Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta pada Jumat (21/2/2020).

Meski begitu, pemerintah tetap optimistis perekonomian Indonesia bakal tumbuh lebih baik lagi ditengah-tengah kondisi ekonomi global yang kurang baik ini.

Namun dirinya masih enggan merevisi sejumlah indikator ekonomi sepanjang tahun 2020 yang ditargetkan dalam APBN 2020.

"Corona ajah belum selesai sudah tanya-tanya revisi, yah nanti kita lihat," katanya.

Sebelumnya Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memproyeksikan perekonomian pada triwulan I-2020 hanya tumbuh pada kisaran 4,9 persen, karena terdampak oleh kondisi global yang terpengaruh penyebaran wabah virus corona baru atau COVID-19.

"Terjadinya COVID-19 diperkirakan menekan perekonomian China dan menghambat keberlanjutan pemulihan ekonomi global setidaknya pada triwulan I-2020," kata Perry.

Perry mengatakan perkiraan ekonomi yang tumbuh di bawah lima persen ini memperhitungkan adanya perubahan optimisme pada pasar keuangan global setelah Virus Corona merebak pada Januari 2020.

baca juga

Menurutnya, penyebaran Virus Corona ini dapat mempengaruhi perekonomian Indonesia melalui jalur pariwisata, perdagangan, maupun investasi.

Dari sektor pariwisata, potensi kehilangan devisa dapat mencapai 1,3 miliar dolar AS karena Virus Corona telah mengurangi jumlah kunjungan wisatawan asal China.

"Skenario yang kami lihat seumpama terjadi dampak terhadap penutupan penerbangan selama dua bulan dan penurunan wisatawan mancanegara selama enam bulan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Corona Mulai Gerogoti Ekonomi RI, Airlangga Andalkan Domestic Market

Dampak Corona Mulai Gerogoti Ekonomi RI, Airlangga Andalkan Domestic Market

Bisnis | Jum'at, 21 Februari 2020 | 14:43 WIB

Virus Corona Masih Akan Tekan Pergerakan Nilai Tukar Rupiah

Virus Corona Masih Akan Tekan Pergerakan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Jum'at, 21 Februari 2020 | 09:08 WIB

Luhut Bingung, Menurunnya Kunjungan 2 Juta Turis China Diributkan

Luhut Bingung, Menurunnya Kunjungan 2 Juta Turis China Diributkan

Bisnis | Jum'at, 21 Februari 2020 | 06:44 WIB

Sebut London Siap 'Tampung' Olimpiade 2020, Calwakot Bailey Dikecam

Sebut London Siap 'Tampung' Olimpiade 2020, Calwakot Bailey Dikecam

Sport | Kamis, 20 Februari 2020 | 20:58 WIB

Terkini

Badland Hunters: Ketika Dunia Hancur, Apa yang Membuat Kita Tetap Bertahan?

Badland Hunters: Ketika Dunia Hancur, Apa yang Membuat Kita Tetap Bertahan?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:10 WIB

Daftar Shio yang Ditakdirkan Kaya Raya dan Sukses di Usia Tua

Daftar Shio yang Ditakdirkan Kaya Raya dan Sukses di Usia Tua

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 06:50 WIB

Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel

Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 06:45 WIB

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 06:04 WIB

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

×