Banyak Negara Lockdown, Harga Minyak Dunia Terus Turun

Selasa, 17 Maret 2020 | 07:29 WIB
Banyak Negara Lockdown, Harga Minyak Dunia Terus Turun
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia turun pada Senin (16/3/2020) dipicu kekhawatiran pelemahan permintaan terhadap minyak mentah seiring terus merebaknya penyebaran virus Corona (COVID-19) secara global.

Mengutip Reuters, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April 2020 turun 3,03 dolar AS menjadi 28,70 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei 2020 merosot 3,80 dolar AS menjadi 30,05 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Semakin banyak negara melakukan lockdown dalam upaya menekan penyebaran COVID-19, seperti Italia, Spanyol, dan Perancis. Kondisi ini tentunya akan berdampak terhadap permintaan terhadap minyak global.

Harga minyak dunia juga tertekan peningkatan produksi yang dilakukan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Rusia setelah kesepakatan pemangkasan produksi tidak tercapai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI