Rupiah Ambles Rp 16.000 Per Dolar AS karena Kepanikan Virus Corona

Pebriansyah Ariefana, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 20 Maret 2020 | 15:52 WIB
Rupiah Ambles Rp 16.000 Per Dolar AS karena Kepanikan Virus Corona
Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS melemah menjadi Rp14.608 per dolar AS pada penutupan perdagangan Senin (13/8). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang terus anjlok hingga tembus Rp 16 ribu per dolar Amerika Serikat (AS) merupakan hasil dari sebuah kepanikan atas perisitiwa besar merebaknya virus corona atau Covid-19.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo saat melakukan video teleconference kepada wartawan di Jakarta, Jumat (20/3/2020).

"Yang terjadi saat ini sangat berbeda dengan 98 atau 2008. Sekarang yang terjadi adalah kepanikan seluruh pasar keuangan global, termasuk pemilik modal di seluruh dunia karena begitu cepat merebaknya virus, di Eropa, Inggris, dengan eskalasi yang cepat," kata Perry.

Perry bilang dalam kondisi saat ini investor dan para pelaku pasar global melepas semua asetnya yang mereka miliki baik di saham, obligasi hingga emas dan beralih ke dalam bentuk dolar.

"Sehingga di seluruh dunia terjadi dolar di pasar keuanan global. Dalam konteks itu Indonesia juga terkenda. Kita tidak sendiri seluruh negara mengalami hal sama," katanya.

Untuk bisa meredam dampak agara mata uang garuda tak melemah lagi, Perry mengaku bakal melakukan sejumlah langkah kebijakan strategis seperti halnya menyediakan supply dari dolar.

"Yang terus kami lakukan dengan intervensi baik secara tunai dan spot maupun forward melalui DNDF. Ini untuk menjaga mekanisme pasar dan agar tidak terjadi kepanikan dan memberikan confidence di pasar," ucapnya.

Tak hanya itu kata dia, bank sentral juga telah memborong sekitar Rp 163 triliun Surat Berharga Negara (SBN) yang dilepas oleh investor.

"Dalam emanjaga stabilits nlai tukar rupiah kami berikana SBN yang dilepas investor asing. Tahun ini BI sudah membeli SBN Rp 163 triliun yang dilepas asing. Ini kurangi tekanan pada pasar SBN," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ikuti Imbauan MUI, Ini Alasan Warga Tetap Salat Jumat

Tak Ikuti Imbauan MUI, Ini Alasan Warga Tetap Salat Jumat

Jabar | Jum'at, 20 Maret 2020 | 15:46 WIB

Dampak dari Virus Corona, Omset Penjual Jamu Meningkat

Dampak dari Virus Corona, Omset Penjual Jamu Meningkat

Video | Jum'at, 20 Maret 2020 | 15:46 WIB

Negatif, Hasil Tes Covid-19 Menkominfo Johnny Plate

Negatif, Hasil Tes Covid-19 Menkominfo Johnny Plate

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2020 | 15:45 WIB

Anggota DPR Ditagih Warga: Dulu Cepat Bagi Kaus, Kini Masker Sebiji Gak Ada

Anggota DPR Ditagih Warga: Dulu Cepat Bagi Kaus, Kini Masker Sebiji Gak Ada

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 15:46 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×