Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

KAI Stop Sementara Layanan Pengiriman Binatang

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 27 Maret 2020 | 14:11 WIB
KAI Stop Sementara Layanan Pengiriman Binatang
Ilustrasi binatang peliharaan. (Shutterstock)

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menghentikan sementara layanan pengiriman binatang. Hal ini untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19 atau Virua Corona.

Kendati begitu, layanan pengiriman barang selain binatang tetap berjalan normal.

"Khusus untuk angkutan binatang, sementara ini kami hentikan pelayanannya selama merebaknya Covid-19 untuk mencegah penyebarannya melalui kereta barang," ujar VP Public Relations KAI Yuskal Setiawan dalam keterangannya, Jumat (27/3/2020).

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, KAI melakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh gudang, terminal dan lingkungan kerja unit angkutan barang.

Kegiatan dilakukan secara serentak di seluruh area kerja Angkutan Barang Daop dan Divre pada Kamis, 26 Maret 2020.

"Kegiatan ini berujuan untuk menjamin pasokan logistik melalui kereta barang aman dan lancar, serta tidak terganggu oleh merebaknya wabah Covid-19," jelas Yuskal.

Yuskal menambahkan, hal ini menunjukkan bahwa KAI tak hanya fokus pada pelayanan di Angkutan Penumpang, namun juga pada Angkutan Barang.

KAI secara konsisten menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 di seluruh wilayah kerja KAI.

Area yang dilakukan penyemprotan disinfektan ialah kantor Angkutan Barang, kantor atau loket ekspeditur di stasiun, terminal, gerbong barang, gudang, dan barang-barang yang datang maupun yang akan diangkut.

Selain penyemprotan disinfektan, KAI juga membekali petugas dan ruang kerja dengan masker, sarung tangan, hand sanitizer, thermo gun, dan wastafel portable sehingga kebersihan tetap terjaga.

"Semua protokol yang KAI lakukan tersebut demi pelayanan kepada pelanggan Angkutan Barang dan juga kesehatan pegawai kami di lapangan. Harapannya agar kereta api menjadi tulang punggung angkutan logistik nasional yang aman, tepat waktu, dan terjangkau," pungkas Yuskal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemudik Batal ke Jogja, KAI: Pengembalian Tiket Hingga 100 Persen

Pemudik Batal ke Jogja, KAI: Pengembalian Tiket Hingga 100 Persen

Jogja | Kamis, 26 Maret 2020 | 17:00 WIB

Dampak Corona, Empat Perjalanan Kereta Api di Daop 9 Jember Setop Sementara

Dampak Corona, Empat Perjalanan Kereta Api di Daop 9 Jember Setop Sementara

Jatim | Kamis, 26 Maret 2020 | 11:53 WIB

Ratusan Perjalanan Kereta Dibatalkan, Sudah Refund Tiket?

Ratusan Perjalanan Kereta Dibatalkan, Sudah Refund Tiket?

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2020 | 14:09 WIB

Terkini

Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman

Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:40 WIB

Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram

Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:38 WIB

Kawasan Ini Catat Pertumbuhan Wisatawan Tercepat di RI

Kawasan Ini Catat Pertumbuhan Wisatawan Tercepat di RI

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:35 WIB

Kemenhub Buka Opsi Sanksi untuk Green SM, dari Teguran hingga Cabut Izin

Kemenhub Buka Opsi Sanksi untuk Green SM, dari Teguran hingga Cabut Izin

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:25 WIB

IHSG Tertekan, Rp1,2 T Uang Asing Kabur: Ini Saham-saham Paling Banyak Dilego

IHSG Tertekan, Rp1,2 T Uang Asing Kabur: Ini Saham-saham Paling Banyak Dilego

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:18 WIB

Gen Z Ramai Pakai Fintech, Tapi Minim Literasi

Gen Z Ramai Pakai Fintech, Tapi Minim Literasi

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:17 WIB

Krisis Timur Tengah Alihkan Fokus AS, Dominasi Cina di Laut Cina Selatan Kian Mengancam

Krisis Timur Tengah Alihkan Fokus AS, Dominasi Cina di Laut Cina Selatan Kian Mengancam

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:12 WIB

Wall Street Meloyo Imbas Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi

Wall Street Meloyo Imbas Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:01 WIB

Kemenhub Gali Pelanggaran Green SM, Berpotensi Dapat Sanksi

Kemenhub Gali Pelanggaran Green SM, Berpotensi Dapat Sanksi

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 07:50 WIB

BEI Buka Gembok Dua Emiten Ini, Ada yang Punya Anak Orang Miliarder Indonesia

BEI Buka Gembok Dua Emiten Ini, Ada yang Punya Anak Orang Miliarder Indonesia

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 07:36 WIB