Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Penipu Penjual Masker Sering Gunakan GoPay atau OVO untuk Transaksi

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2020 | 03:05 WIB
Penipu Penjual Masker Sering Gunakan GoPay atau OVO untuk Transaksi
Masker yang Direkomendasikan WHO. [Shutterstock]

Suara.com - Langkanya ketersediaan masker di pasaran membuat penjual memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan bahkan melalui media sosial. Akan tetapi kelangkaan masker itu juga turut dimanfatkan oleh orang tidak bertanggung jawab.

Penipuan penjualan masker terjadi di media sosial. Mulai dari tidak mengirimkan masker hingga mengirimkan masker bekas. Fenomena itu diharapkan pakar keamanan siber Pratama Persadha bisa membuat masyarakat semakin waspada.

Pasalnya penipuan dengan modus berjualan masker tersebut akan memanfaatkan masyarakat yang panik di tengah merebaknya pandemi virus Corona (Covid-19). Beragam cara digunakan penipu agar mendapatkan keuntungan, salah satunya iaah dengan menggunakan akun GoPay atau OVO.

"Mereka ini sebagian besar menipu lewat akun media sosial, terutama FB dan Instagram. Memang umumnya mereka memakai rekening bank, namun kini para penipu banyak menggunakan akun GoPay dan OVO," kata Pratama dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/3/2020).

Chairman Lembaga Riset Siber Communication & Information System Security Research Center tersebut menjelaskan penggunaan GoPay dan OVO oleh penipu tersebut beralasan dua hal. Pertama, GoPay dan OVO mudah untuk dibuat hanya dengan mendaftarkan email dan nomor telfon. Sehingga, identitas asli dari penjual pun bisa dipalsukan. Kemudian alasan yang kedua ialah GoPay dan OVO juga saat ini sudah banyak digunakan masyarakat dalam transaksi non tunai.

Lebih parahnya, penipu-penipu itu menggunakan titel sarjana pada namanya agar meyakinkan korban.

Dengan adanya kejadian tersebut, ia berharap pihak GoPay dan OVO bisa membuat fitur khusus bagi korban untuk membuat pelaporan. Selain itu ia juga meminta adanya pengetatan dalam pembuatan akun.

"Pengetatan juga perlu dilakukan, terutama dengan KTP. Memang KTP dibutuhkan saat membuat akun dengan fitur lebih tinggi, namun akun basic hanya email dan nomor telepon saja,” tuturnya.

Pratama juga membagi tips kepada masyarakat agar tidak membeli masker di akun-akun penipu. Pratama mengatakan akun media sosial penipu biasanya menyediakan masker dengan harga yang sangat murah. Ia meminta kepada masyarakat untuk tidak mudah tergiur. Kemudian para penipu juga biasanya menutup kolom komentar dan memiliki sedikit pertemanan.

"Yang paling penting adalah mereka ini akunnya tidak jelas dan sangat sedikit teman dan interaksi kegiatan media sosialnya,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Renan Silva Doakan Wander Luiz Segera Pulih dari Virus Corona

Renan Silva Doakan Wander Luiz Segera Pulih dari Virus Corona

Bola | Senin, 30 Maret 2020 | 21:05 WIB

Pakai Kostum Hantu, Pria di Malaysia Menakuti Warga Agar Isolasi Diri

Pakai Kostum Hantu, Pria di Malaysia Menakuti Warga Agar Isolasi Diri

News | Senin, 30 Maret 2020 | 21:00 WIB

Mulai Besok, Pulau Mentawai Mengisolasi Diri untuk Cegah Wabah Corona

Mulai Besok, Pulau Mentawai Mengisolasi Diri untuk Cegah Wabah Corona

News | Senin, 30 Maret 2020 | 20:54 WIB

Lionel Messi: Saya Ikhlas Gaji Dipangkas, Bahkan Hingga 70 Persen!

Lionel Messi: Saya Ikhlas Gaji Dipangkas, Bahkan Hingga 70 Persen!

Bola | Senin, 30 Maret 2020 | 20:47 WIB

Terkini

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:17 WIB

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:08 WIB

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:58 WIB

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:47 WIB

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:05 WIB

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:00 WIB

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:27 WIB

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:03 WIB

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:02 WIB

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:53 WIB