Beri Asuransi, LK2PK Sebut Erick Thohir Perhatikan Nasib Petugas Medis

Pebriansyah Ariefana | Achmad Fauzi
Beri Asuransi, LK2PK Sebut Erick Thohir Perhatikan Nasib Petugas Medis
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Suara.com/Achamad Fauzi)

Mereka adalah garda terdepan dalam melawan Pandemi Covid-19.

Suara.com - Pandemi virus corona (Covid-19) terus memakan korban dan tidak sedikit petugas kesehatan yang akhirnya gugur. Mereka adalah garda terdepan dalam melawan Pandemi Covid-19.

Direktur Eksekutif LK2PK, Lembaga Kajian dan Konsultasi Pembangunan Kesehatan (LK2PK) dr. Ardiansyah Bahar, MKM, menyebut, tenaga kesehatan memang merupakan kelompok yang paling rawan ditulari Covid-19 tersebut. Inilah yang membuat banyak tenaga kesehatan yang positif Covid 19.

Dia mengapresiasi Kementerian BUMN telah melakukan inisiatif dalam rangka penanggulangan penyebaran virus corona. Salah satunya, Bank Mandiri sebagai salah satu BUMN terbesar menyiapkan perlindungan asuransi dengan total pertanggungan hingga Rp 1 triliun bagi tenaga kesehatan.

Asuransi ini diberikan melalui Perusahaan anak AXA Mandiri Financial Services.

"Penyediaan asuransi bagi tenaga kesehatan adalah salah satu bentuk perlindungan kepada tenaga kesehatan yang berjuang," ujar Ardiansyah dalam keterangan persnya, Kamis (2/4/2020).

Menurutnya, Kementerian BUMN telah memperhatikan nasib para tenaga kesehatan yang sedang berjuang melawan Virus Corona di lapangan. Dia berharap langkah ini dapat ditiru oleh instansi lainnya.

"Petugas kesehatan adalah para pahlawan kita yang mempertaruhkan kesehatan dan nyawanya di medan pertempuran pandemi ini. Sepatutnya kita saling bahu membahu untuk memberikan support dalam berbagai bentuk sesuai kemampuan kita. Langkah yang dilakukan Kementerian BUMN tentu patut diapresiasi," imbuh Ardi sapaan akrabnya.

Selain itu, dia juga mengingatkan kepada pemerintah untuk mendeklarasikan perang total kepada virus Corona ini. Langkah-langkah yang harus ditempuh diantaranya, pembatasan sosial berskala besar dengan ketegasan oleh pemerintah serta karantina rumah yang dilakukan secara sukarela oleh masyarakat.

"Selain itu harus ada penerapan tes masif dan menjamin ketersediaan APD bagi petugas medis hingga transparansi data terkait kasus Covid 19," tutup Ardi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS