Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menangkap Peluang Saham Farmasi di Tengah Covid-19

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 06 April 2020 | 12:59 WIB
Menangkap Peluang Saham Farmasi di Tengah Covid-19
Ilustrasi obat-obatan [shutterstock]

Suara.com - Meluasnya wabah virus Covid-19 di Indonesia yang terpantau sudah hampir merata di semua provinsi membuat daya beli masyarakat dalam membeli produk kesehatan tergolong masih tinggi.

Besarnya permintaan produk kesehatan seharusnya berimbas pada harga saham farmasi seperti saham PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF).

Bagaimana peluang saham-saham farmasi seperti KAEF yang di referensikan tim Ellen May Institute Research Team?

Berdasarkan keterbukaan informasi PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) yang dilansir Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, perseroan mencatatkan kenaikan penjualan sepanjang tahun 2019.

Perseroan mengantongi penjualan hingga Rp 9,4 triliun, naik 11,11% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dilihat dari segmennya sebesar 97,97% masih di dominasi oleh penjualan lokal. Sedangkan 2.03% sisanya berasal dari penjualan luar negeri.

Namun, beban pokok penjualan KAEF di 2019 meningkat menjadi Rp 5,9 triliun, sehingga laba bruto perseroan tercatat meningkat tipis menjadi Rp 3,5 triliun. Sementara itu, beban usaha KAEF di sepanjang 2019 meningkat menjadi Rp 3,21 triliun.

Dengan demikian, laba usaha perseroan di 2019 pun mengalami penurunan tajam menjadi Rp 501,66 miliar dari Rp 944,68 miliar pada tahun sebelumnya. Pada 2019, beban keuangan KAEF tercatat sebesar Rp 497,97 miliar atau lebih tinggi dibandingkan pada 2018.

Penurunan laba ini akibat meningkatnya arus kas untuk aktivitas operasi dan investasi yang tidak dibarengi dengan kenaikan signifikan dari pendapatan kas dari aktivitas pendanaan. Pelemahan rupiah juga disinyalir turut menyebabkan laba perseroan menurun.

Saat ini KAEF berada pada EPS -2,27 dengan PER -581,5x dan PBV 0,99x. Dari data tersebut Tim EMTrade tidak mereferensikan saham KAEF untuk investasi.

Guna memerangi wabah Covid-19 di Indonesia, KAEF akan terus mendistribusikan masker sebanyak 4,7 juta potong ke berbagai rumah sakit dan layanan kesehatan lainnya.

KAEF sebagai salah satu anak usaha dari holding BUMN farmasi saat ini juga telah menyelesaikan pembuatan obat chloroquin yaitu obat malaria untuk penanganan wabah corona.

Mentri BUMN Erick Tohir menyatakan bahwa KAEF mampu memproduksi 3 juta chloroquine. Kementerian BUMN juga akan meminta bantuan dari Jepang untuk pengadaan penawar untuk melawan virus Covid-19.

Saham KAEF melesat 10,73% di level Rp 1.290/saham pada Selasa (31/3). Sepekan saham KAEF meroket 55,09% dan sebulan terakhir terbang 95%.

Tim EMtrade mereferensikan saham KAEF sebagai saham swing trading. Bagi Anda yang sudah punya, bisa hold saham ini. Jika Anda belum punya saham ini maka Anda dapat membelinya dengan rentang harga Rp 1160 - Rp 1.300/saham dengan porsi beli maksimal 5% dari portofolio swing trading.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jual Masker Harga Tinggi, Apotek Kimia Farma Diadukan ke Ombudsman

Jual Masker Harga Tinggi, Apotek Kimia Farma Diadukan ke Ombudsman

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 16:18 WIB

Erick Thohir Minta Kimia Farma Tak Digosipkan Miring soal Harga Masker

Erick Thohir Minta Kimia Farma Tak Digosipkan Miring soal Harga Masker

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2020 | 16:14 WIB

Erick Thohir Sebut Harga Masker di Kimia Farma Rp 2.000, Coba Cek

Erick Thohir Sebut Harga Masker di Kimia Farma Rp 2.000, Coba Cek

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2020 | 15:26 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB