Di Tengah Corona, Kemenparekraf Dorong Pekerja Kreatif Tingkatkan Kapasitas

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 16 April 2020 | 10:18 WIB
Di Tengah Corona, Kemenparekraf Dorong Pekerja Kreatif Tingkatkan Kapasitas
Ilustrasi pekerja film. (Dok : Kemenparekraf)

Suara.com - Walaupun dalam kondisi physical distancing untuk meminimalisir penyebaran Virus Corona (Covid-19),  para pekerja kreatif film diharapkan tetap bisa mendapatkan informasi, inspirasi, dan mendapatkan kesempatan sesi tanya jawab dengan para nara sumber ahli di bidangnya. Untuk tujuan tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan terus memberikan pendampingan bagi mereka, agar dapat meningkatkan kemampuan dan kapasitas diri di tengah pandemi.

"Salah satu yang kami lakukan adalah membuat program #CreativeFromHome, dimana para pekerja kreatif film bisa mendapatkan informasi, inspirasi, dan mendapatkan kesempatan sesi tanya jawab dengan para narasumber ahli di bidangnya," kata Direktur Industri Kreatif Film, Televisi, dan Animasi Kemenparekraf, Syaifullah, saat diskusi virtual bertajuk “1 Hari dari Orang Film”, Jakarta, Rabu (15/4/2020).

Ia menjelaskan, di tengah masa sulit seperti ini, Kemenparekraf terus mendorong pekerja kreatif, salah satunya pekerja kreatif film, agar mampu meningkatkan kreativitas dan kapasitas diri. Salah satunya dengan menyiapkan berbagai program yang dapat diikuti para pekerja kreatif film secara daring.

Program tersebut, lanjut Syaifullah, memberikan kiat-kiat kreatif dan tetap produktif di tengah kondisi seperti ini. Pihaknya juga ingin membawa semangat bahwa sebagai insan kreatif akan selalu ada celah untuk tidak terseret pada arus yang masif.

“Kita tahu, saat ini adalah masa yang sulit, namun situasi ini tidak seharusnya membuat kita kehilangan harapan masa depan, terutama di industri film nasional. Saat ini bisa menjadi refleksi diri guntuk peningkatan kapasitas, mencari inovasi baru supaya kita bisa adaptasi dengan situasi baru pasca-pandemi,” katanya.

Terhadap pekerja harian yang mengandalkan pendapatan ketika syuting berjalan, Kemenparekraf sedang berkoordinasi dengan asosiasi terkait dan pihak-pihak terkait untuk mendata pekerja kreatif yang terdampak. Kemenparekraf juga akan terus bersinergi dengan asosiasi dan pelaku film untuk sama-sama mencari jalan terbaik di tengah wabah Covid-19.

Kemenparekraf mendata, sebanyak 189.586 tenaga kerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) dari 34 provinsi terdampak pandemi Covid-19. Mereka menerima bantuan melalui Program Kartu Pra Kerja, dimana pekerja film merupakan salah satu yang terdata dan diusulkan menerima kartu tersebut.

"Bagaimana kita bisa membantu pekerja (harian) film yang terdampak, itu sedang kita pikirkan juga," kata Syaifullah.

Dalam diskusi virtual tersebut hadir pula sebagai nara sumber, Direktur Perfilman, Musik, dan Media Baru Kemendikbud, Ahmad Mahendra, dan Dewi Umaya perwakilan dari Badan Perfilman Indonesia (BPI).

Dewi mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengumpulkan data dan melakukan penggalangan dana untuk dapat membantu para kru film yang terdampak Covid-19, lantaran tidak adanya aktivitas syuting saat ini.

“Kami sedang menggalang dana untuk membantu kru-kru yang produksi filmnya terhenti. Memang banyak film yang sedang persiapan, tapi bisa disetop. Mungkin kerugiannya belum sebesar ketika kita mulai syuting. Ada 10 produksi film yang terhenti, tapi kami memang masih dalam tahap pendataan dan masih berjalan,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jeritan Sopir Ambulans DKI Makamkan Puluhan Jenazah SOP Covid-19 Tiap Hari

Jeritan Sopir Ambulans DKI Makamkan Puluhan Jenazah SOP Covid-19 Tiap Hari

News | Kamis, 16 April 2020 | 09:55 WIB

Sarapan Pagi Aul, Mukbang 2 Liter Salad Buah untuk Tingkatkan Imun Tubuh

Sarapan Pagi Aul, Mukbang 2 Liter Salad Buah untuk Tingkatkan Imun Tubuh

Video | Kamis, 16 April 2020 | 09:35 WIB

Update Corona Covid-19 Global 16 April: Jumlah Kasus Tembus Dua Juta!

Update Corona Covid-19 Global 16 April: Jumlah Kasus Tembus Dua Juta!

Health | Kamis, 16 April 2020 | 09:25 WIB

Bolehkah Keluar Rumah Saat Perintah #DiRumahAja? Begini Aturannya!

Bolehkah Keluar Rumah Saat Perintah #DiRumahAja? Begini Aturannya!

Health | Kamis, 16 April 2020 | 09:57 WIB

Kentut Diduga Bisa Tularkan Virus Corona Covid-19, ini Temuan Ahli!

Kentut Diduga Bisa Tularkan Virus Corona Covid-19, ini Temuan Ahli!

Health | Kamis, 16 April 2020 | 09:19 WIB

Wajib Ditiru, Ini Cara David Beckham Tetap Bugar di Tengah Pandemi Corona

Wajib Ditiru, Ini Cara David Beckham Tetap Bugar di Tengah Pandemi Corona

Lifestyle | Kamis, 16 April 2020 | 08:45 WIB

Terkini

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB